Posts made by Dini Hanifa

AKM B2025 -> Diskusi

by Dini Hanifa -
Assalamualaikum Wr.Wb
Nama: Dini Hanifa
NPM: 2413031055

Dengan Mengembangkan kerangka kerja definisional untuk unsur-unsur dasar akuntansi sangat diperlukan karena dapat menjamin konsistensi dan standarisasi dalam pencatatan serta pelaporan keuangan, menjadi pedoman yang jelas dalam mengklasifikasikan transaksi, serta memudahkan komunikasi antar pemangku kepentingan dengan menggunakan bahasa akuntansi yang sama. Selain itu, kerangka kerja ini mampu meningkatkan kualitas informasi akuntansi agar lebih relevan, andal, dapat dibandingkan, dan mudah dipahami, sehingga laporan keuangan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang sesungguhnya. Tidak hanya itu, kerangka kerja definisional juga menjadi landasan penting bagi penyusunan maupun pengembangan standar akuntansi baru dalam menghadapi kompleksitas transaksi modern, sehingga praktik akuntansi tetap terarah, transparan, dan bermanfaat sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi.

TA B 2025 -> ACTIVITY: RESUME

by Dini Hanifa -
Assalamualaikum Wr.Wb
Nama: Dini Hanifa
NPM: 2413031055
Izin meresume E-journal ibu

Jurnal ini membahas elemen, struktur, dan kerangka konseptual teori akuntansi serta penekanan bahwa teori akuntansi hanya berguna jika diterapkan secara nyata dalam praktik pelaporan keuangan Studi ini menggunakan data sekunder dari jurnal dan literatur sebagai metode penelitian.
Jurnal ini juga menguraikan elemen-elemen penting teori akuntansi, yaitu usefulness (kegunaan), relevansi, reliabilitas, keterbandingan, konsistensi, serta empat asumsi dasar yakni entitas usaha, periodisasi, going concern, dan uang sebagai satuan ukur. Selain itu, struktur teori akuntansi terdiri dari postulat, konsep, dan prinsip yang digunakan sebagai pedoman penyusunan laporan keuangan. Penulis menegaskan bahwa meskipun terdapat perbedaan istilah dan interpretasi, elemen-elemen tersebut tetap menjadi dasar yang harus dipegang dalam praktik akuntansi.
Jurnal ini membahas pula kerangka konseptual pelaporan keuangan (conceptual framework) yang disusun oleh badan standar akuntansi seperti IASB dan IFRS. Kerangka ini berfungsi untuk menyelaraskan standar, mengurangi perbedaan perlakuan akuntansi, serta membantu auditor, penyusun laporan, dan pengguna laporan dalam memahami informasi keuangan. Tujuan akhirnya adalah agar laporan keuangan dapat memenuhi kebutuhan para pengguna seperti investor, karyawan, kreditur, pemerintah, hingga masyarakat umum.