Nama : Salwa Ulfazria
NPM : 2413031062
Jurnal ini membahas perdebatan antara pengukuran biaya historis dan fair value dalam akuntansi keuangan. Dua titik penting pengukuran adalah saat pengakuan awal aset/kewajiban dan pada tanggal laporan keuangan. Saat ini IFRS semakin mendorong penggunaan fair value karena dianggap lebih relevan dan menggambarkan kondisi ekonomi terkini. Namun, penerapan fair value terutama pada aset non-keuangan membawa risiko karena nilainya sering tidak dapat diverifikasi secara objektif.
Fair value berpotensi menimbulkan pengakuan laba belum terealisasi, yang dapat mengancam pemeliharaan modal fisik dan menciptakan volatilitas pelaporan. khususnya saat pasar tidak stabil seperti ketika terjadi krisis keuangan. Jurnal ini menekankan perlunya kombinasi metode pengukuran: fair value cocok untuk instrumen keuangan, sedangkan biaya historis atau pengukuran berbasis entitas bisa lebih tepat untuk aset non-keuangan.