Posts made by Naura Silvania Putri 2411011073

Nama : Naura Silvania Putri
NPM : 2411011073
Kelas : A

Assalamualaikum, Selamat pagi pak Roy dan teman-teman. Izin memberi tanggapan tentang video yang telah diberikan

Video "Ketahanan Ideologi di Era Digital" menunjukkan betapa kompleksnya tantangan dalam menjaga ideologi Pancasila di era teknologi canggih. Isi materi yang dijelaskan menyoroti pentingnya memahami konsep ideologi, mengidentifikasi ancaman ideologi asing, serta strategi yang tepat untuk mempertahankannya.
Mahasiswa dapat menyimpulkan bahwa menjaga ketahanan ideologi Pancasila di era digital memerlukan upaya bersama dari semua elemen masyarakat, terutama generasi milenial, melalui edukasi dan sosialisasi nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa ideologi negara tetap utuh dan relevan dalam menghadapi dinamika perubahan global.

1. Pentingnya Ideologi Pancasila : Pancasila sebagai ideologi negara bukan hanya fondasi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga sebagai panduan moral dan etika dalam menghadapi tantangan zaman. Nilai-nilai Pancasila harus diinternalisasi dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga integritas bangsa.

2. Ancaman Ideologi Asing : Era digital membawa risiko paparan ideologi asing yang dapat mengancam kesadaran ideologis masyarakat Indonesia. Ideologi seperti Liberalisme, Kommunisme, dan Sosialisme Radikalisme semakin mudah diakses melalui internet, sehingga memerlukan kewaspadaan yang tinggi.

3. Peran Generasi Milenial : Generasi milenial merupakan kelompok yang paling rentan terhadap pengaruh informasi dari luar. Oleh karena itu, penting untuk memberikan pendidikan dan sosialisasi yang tepat mengenai nilai-nilai Pancasila agar mereka dapat menyaring informasi dengan bijak.

4. Strategi Ketahanan Ideologi : Untuk menghadapi ancaman ideologi luar, diperlukan strategi yang melibatkan penguatan geostrategis dari pemerintah serta partisipasi aktif masyarakat. Ini termasuk sosialisasi 4 pilar kebangsaan, pembelajaran Pendidikan Pancasila, dan penggunaan media digital untuk memperkuat wawasan kebangsaan.

5. Pendidikan dan Sosialisasi : Edukasi mengenai Pancasila harus dilakukan secara berkelanjutan, terutama melalui platform digital yang banyak digunakan oleh generasi muda. Ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga ideologi negara dalam menghadapi tantangan global.
Nama : Naura Silvania Putri
NPM : 2411011073
Kelas : A

Assalamualaikum, Selamat pagi pak Roy dan teman-teman. Izin memberi tanggapan tentang video yang telah diberikan

Video "Ketahanan Ideologi di Era Digital" menunjukkan betapa kompleksnya tantangan dalam menjaga ideologi Pancasila di era teknologi canggih. Isi materi yang dijelaskan menyoroti pentingnya memahami konsep ideologi, mengidentifikasi ancaman ideologi asing, serta strategi yang tepat untuk mempertahankannya.
Mahasiswa dapat menyimpulkan bahwa menjaga ketahanan ideologi Pancasila di era digital memerlukan upaya bersama dari semua elemen masyarakat, terutama generasi milenial, melalui edukasi dan sosialisasi nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa ideologi negara tetap utuh dan relevan dalam menghadapi dinamika perubahan global.

1. Pentingnya Ideologi Pancasila : Pancasila sebagai ideologi negara bukan hanya fondasi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga sebagai panduan moral dan etika dalam menghadapi tantangan zaman. Nilai-nilai Pancasila harus diinternalisasi dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga integritas bangsa.

2. Ancaman Ideologi Asing : Era digital membawa risiko paparan ideologi asing yang dapat mengancam kesadaran ideologis masyarakat Indonesia. Ideologi seperti Liberalisme, Kommunisme, dan Sosialisme Radikalisme semakin mudah diakses melalui internet, sehingga memerlukan kewaspadaan yang tinggi.

3. Peran Generasi Milenial : Generasi milenial merupakan kelompok yang paling rentan terhadap pengaruh informasi dari luar. Oleh karena itu, penting untuk memberikan pendidikan dan sosialisasi yang tepat mengenai nilai-nilai Pancasila agar mereka dapat menyaring informasi dengan bijak.

4. Strategi Ketahanan Ideologi : Untuk menghadapi ancaman ideologi luar, diperlukan strategi yang melibatkan penguatan geostrategis dari pemerintah serta partisipasi aktif masyarakat. Ini termasuk sosialisasi 4 pilar kebangsaan, pembelajaran Pendidikan Pancasila, dan penggunaan media digital untuk memperkuat wawasan kebangsaan.

5. Pendidikan dan Sosialisasi : Edukasi mengenai Pancasila harus dilakukan secara berkelanjutan, terutama melalui platform digital yang banyak digunakan oleh generasi muda. Ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga ideologi negara dalam menghadapi tantangan global.
Nama : Naura Silvania Putri
NPM : 2411011073
Kelas : A

Assalamualaikum, Selamat Pagi pak Roy dan Teman-teman. Izin memberi tanggapan tentang video yang telah diberikan.

Video yang membahas kasus Jaksa Jovi ini menarik perhatian karena menyentuh tema yang sangat relevan di era digital saat ini. Dalam video tersebut, Jaksa Jovi mengkritik rekannya, Nella Marsela, terkait penggunaan mobil dinas untuk kepentingan pribadi. Kritik tersebut bukan hanya menjadi viral, tetapi juga menimbulkan konsekuensi hukum bagi Jovi. Hal ini menunjukkan betapa kompleksnya interaksi di media sosial dan bagaimana kritik dapat berujung pada masalah hukum.

Masalah yang Dihadapi :
1. Kritik di Media Sosial : Salah satu isu utama adalah bagaimana kritik yang disampaikan di platform media sosial dapat menimbulkan reaksi berantai. Dalam kasus ini, meskipun kritik tersebut mungkin memiliki niat baik untuk mengingatkan, cara penyampaiannya yang terbuka di publik bisa dianggap sebagai pelanggaran etika atau bahkan hukum.

2. Dampak Hukum : Kasus ini juga menunjukkan bahwa tindakan di media sosial tidak terlepas dari konsekuensi hukum. Jaksa Jovi mengalami masalah hukum akibat pernyataannya, yang mengingatkan kita bahwa pengguna media sosial harus berhati-hati dalam menyampaikan pendapat.

3. Etika dan Tanggung Jawab : Video ini menggarisbawahi pentingnya etika dalam berkomunikasi di media sosial. Pengguna harus mempertimbangkan dampak dari setiap konten yang mereka bagikan dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi orang lain.

Relevansi dengan Nilai-Nilai Pancasila
1. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab : Dalam konteks media sosial, hal ini berarti menghormati martabat orang lain dalam setiap interaksi. Kritik harus disampaikan dengan cara yang tidak merendahkan atau menghina.

2. Persatuan Indonesia : Media sosial seharusnya menjadi sarana untuk memperkuat persatuan, bukan memecah belah. Menggunakan platform ini untuk dialog konstruktif dan saling menghargai merupakan cerminan dari nilai persatuan.

3. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia : Setiap kritik atau pendapat harus disampaikan dengan tujuan untuk mencapai keadilan sosial, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Ini mencakup tanggung jawab untuk memastikan bahwa suara-suara yang terpinggirkan juga didengar.
Nama : Naura Silvania Putri
NPM : 2411011073
Kelas : A

Assalamualaikum, Selamat pagi Pak Roy dan teman-teman. Izinkan saya memberi tanggapan tentang materi (video youtube) yang telah diberikan.

Sebagai mahasiswa, saya merasa video "Pancasila Sebagai Sistem Etika" sangat memberikan wawasan yang berharga tentang bagaimana Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai panduan etika yang komprehensif. Berikut adalah beberapa poin penting yang saya ambil dari video tersebut :
1. Pancasila sebagai Way of Life :
Video ini menekankan bahwa Pancasila bukan hanya sekedar ideologi politik, tetapi juga merupakan panduan hidup yang mencakup nilai-nilai moral dan etika. Pancasila memberikan kerangka kerja bagi masyarakat Indonesia untuk hidup berdampingan. Sebagai mahasiswa, saya melihat pentingnya memahami Pancasila sebagai landasan dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam konteks akademis maupun sosial.

2. Struktur Pemikiran Pancasila :
Video ini menjelaskan bagaimana Pancasila disusun untuk memberikan tuntunan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengambilan keputusan yang etis. Lima sila dalam Pancasila mencakup prinsip-prinsip dasar yang dapat diterapkan dalam situasi sehari-hari. Misalnya, sila pertama tentang Ketuhanan Yang Maha Esa mengajarkan pentingnya spiritualitas dan moralitas dalam kehidupan pribadi dan sosial.

3. Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari :
Nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan harmonis. Video ini memberikan contoh konkret bagaimana setiap sila dapat diimplementasikan dalam tindakan nyata. Sebagai mahasiswa, saya merasa penting untuk menerapkan nilai-nilai ini dalam interaksi saya dengan teman-teman, dosen, dan masyarakat luas. Misalnya, sila kedua tentang Kemanusiaan yang Adil dan Beradab mengajarkan kita untuk selalu menghormati hak asasi manusia dan memperlakukan orang lain dengan adil.

4. Pentingnya Pendidikan Pancasila :
Video ini menekankan pentingnya pendidikan Pancasila dalam membentuk karakter dan moral bangsa Indonesia. Pendidikan Pancasila harus dimulai sejak dini agar nilai-nilai ini tertanam kuat dalam diri setiap individu. Sebagai mahasiswa, saya merasa bertanggung jawab untuk terus mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta menyebarkan pemahaman ini kepada orang lain.