Posts made by Dzakiyah Khairunnisa _2411011065

Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh, izin saya
Nama : Dzakiyah Khairunnisa Yusfa
NPM : 2411011065
Kelas manajemen A

Izin memberikan tanggapan mengenai materi video yang sudah diberikan pada mata kuliah hati ini, dengan judul
"Pancasila sebagai sistem etika"

Di dalam video dijelaskan bagaimana Pancasila sebagai sistem etika sangat penting dipahami, terutama bagi mahasiswa. Sebagai pedoman hidup bangsa Indonesia, Pancasila bukan hanya sekedar ideologi, tetapi juga panduan moral yang berfungsi membentuk karakter dan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa. Bagi mahasiswa, pemahaman ini penting agar mereka dapat mengembangkan moralitas dan spiritualitas yang tercermin dalam tindakan nyata, baik dalam kehidupan sosial maupun di lingkungan akademik. Dengan memahami Pancasila sebagai sistem etika, mahasiswa diharapkan mampu membuat keputusan yang mempertimbangkan moralitas dan memiliki tanggung jawab sosial sebagai masyarakat.

Pancasila sebagai sistem etika juga mengandung dua konsep penting yaitu etika dan etiket. Etika mengacu pada ilmu yang mempelajari konsep nilai baik dan buruk secara sistematis dan filosofis, sedangkan etiket berkaitan dengan norma sopan santun atau adat istiadat yang diakui oleh masyarakat. Pancasila mengintegrasikan etika sebagai panduan moral yang mendalam dan membentuk perilaku individu, sedangkan etiket menjadi aturan sosial yang membantu menjaga keharmonisan hubungan antarwarga. Dengan memahami perbedaan ini, mahasiswa dapat menilai tindakan mereka bukan hanya dari sudut pandang kesopanan tetapi juga dari sisi moral yang lebih mendasar.

Namun, penerapan Pancasila sebagai sistem etika menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan berbangsa. Pertama, perubahan sosial-budaya yang pesat membawa pengaruh negatif pada generasi muda, seperti pergaulan bebas, penggunaan narkoba, dan kenakalan remaja. Kedua, menurunnya wibawa pemerintah yang berdampak pada apatisme masyarakat terhadap program-program pemerintah. Ketiga, penerapan ekonomi liberal dan kapitalisme yang menimbulkan ketimpangan ekonomi dan keresahan sosial akibat meningkatnya kriminalitas. Keempat, masalah dalam penegakan hukum yang tidak adil, sering kali memunculkan perilaku main hakim sendiri karena ketidakpuasan terhadap sistem peradilan. Kelima, adanya penyalahgunaan teknologi, seperti penipuan online dan cyberbullying, yang menunjukkan penyimpangan nilai-nilai moral dalam masyarakat digital.

Karena adanya berbagai tantangan tersebut, Pancasila sebagai sistem etika harus terus dijadikan tuntunan dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila dapat menjadi panduan untuk menciptakan tatanan masyarakat yang tertib, aman, dan sejahtera. Kita mahasiswa, sebagai generasi penerus, memiliki peran penting dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap keputusan dan tindakan mereka, agar dapat mencerminkan pribadi yang bermoral dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh, izinkan saya
Nama : Dzakiyah Khairunnisa Yusfa
NPM : 2411011065

Menjawab pertanyaan yang di berikan oleh Pak Roy pada Mata Kuliah Pendidikan Pancasila pada hari ini (Pertemuan 10).



Mengapa Pancasila sebagai dasar filsafat negara sangat penting dalam dunia pendidikan? Dan mengapa harus tetap kita pelajari hingga di perguruan tinggi?

Pancasila sebagai filsafat negara memiliki peran yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila memberikan panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta mencerminkan nilai-nilai yang menjadi identitas nasional. Dengan mempelajari Pancasila, mahasiswa dapat memahami serta mengapresiasi keberagaman budaya, agama, dan suku bangsa di Indonesia. Hal ini penting karena, sebagai calon pemimpin masa depan, mahasiswa diharapkan mampu membangun persatuan dalam keberagaman yang menjadi ciri khas Indonesia.

Selain itu, Pancasila juga mengandung pedoman moral dan etika yang diperlukan dalam berbagai aspek kehidupan. Nilai-nilai Pancasila, seperti kemanusiaan, persatuan, dan keadilan, diharapkan menjadi landasan dalam pengambilan keputusan serta sikap yang bermoral. Di perguruan tinggi, mahasiswa dipersiapkan untuk menjadi profesional yang memiliki tanggung jawab etis, sehingga pemahaman akan Pancasila menjadi penting sebagai dasar bagi tindakan yang beretika.

Di era globalisasi, di mana berbagai ideologi asing dapat masuk dengan mudah, Pancasila juga berperan sebagai benteng yang melindungi bangsa dari ancaman perpecahan. Memahami dan menginternalisasi Pancasila membantu mahasiswa untuk lebih kritis terhadap pengaruh luar yang tidak sejalan dengan nilai-nilai bangsa Indonesia. Dengan demikian, Pancasila membantu memperkuat rasa nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan mahasiswa.

Pancasila juga menjadi sumber inspirasi dalam menghadapi berbagai masalah bangsa, baik dalam bidang sosial, ekonomi, maupun politik. Sebagai filsafat negara, Pancasila mengajarkan nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam menyelesaikan persoalan kompleks secara bijak dan berkeadilan. Oleh karena itu, mempelajari Pancasila hingga perguruan tinggi bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan langkah penting dalam membentuk generasi muda yang memahami dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan demi kemajuan dan keutuhan bangsa Indonesia.

Mungkin sekian jawaban dari saya. Mohon dimaafkan apabila ada kesalahan dalam pengetikan, atau tata bahasa yang kurang berkenan.
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh, selamat pagi pak roy dan teman teman, izinkan saya :
Nama : Dzakiyah Khairunnisa Yusfa
NPM : 2411011065
Untuk memberikan tanggapan mengenai artikel yang diberikan pada kelas hari ini.

Artikel dengan judul FUNGSI FILSAFAT PANCASILA DALAM ILMU PENDIDIKAN DI INDONESIA. Karya dari Indra Gunawan, dan Ayu Vinlandari Wahyudi.
Artikel ini mengulas secara mendalam mengenai peran penting Pancasila sebagai dasar filsafat dalam pendidikan di Indonesia. Penulis mampu menggambarkan bagaimana nilai-nilai Pancasila, seperti Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan, dapat menjadi pondasi yang kokoh dalam pembentukan karakter siswa yang berakhlak mulia. Hal ini menunjukkan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi landasan kehidupan bernegara, tetapi juga bisa diintegrasikan ke dalam pendidikan untuk membentuk generasi berkarakter.

Meski artikel ini telah menjelaskan konsep Pancasila dalam pendidikan, saya merasa perlu ada penekanan lebih lanjut pada penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum dan aktivitas belajar sehari-hari. Implementasi ini bisa dilakukan dengan berbagai cara di setiap mata pelajaran, sehingga siswa dapat merasakan nilai-nilai tersebut dalam berbagai situasi dan konteks.

Sebagai contoh, guru dapat mengintegrasikan nilai Ketuhanan melalui pelajaran agama, dengan menanamkan pemahaman tentang pentingnya toleransi antaragama. Nilai Kemanusiaan bisa ditekankan dalam pelajaran sosial atau sosiologi dengan membahas isu-isu kemanusiaan dan sikap kepedulian terhadap sesama. Dalam pelajaran sejarah, guru bisa mengedepankan nilai Persatuan melalui kisah perjuangan para pahlawan dalam mempersatukan bangsa. Nilai Kerakyatan dapat diimplementasikan dalam kegiatan diskusi kelas yang mengajarkan siswa untuk menghargai pendapat teman-temannya. Sementara itu, nilai Keadilan dapat diajarkan melalui pelajaran hukum atau etika yang membiasakan siswa bersikap adil dan bijaksana.

Selain itu, artikel ini akan semakin mendalam jika dilengkapi dengan studi kasus dari sekolah-sekolah yang sukses menerapkan nilai-nilai Pancasila dengan baik. Contohnya, sekolah-sekolah yang memiliki program-program atau kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai Pancasila, seperti program gotong royong atau kegiatan layanan masyarakat. Dengan adanya contoh konkret ini, pembaca dapat memahami implementasi nyata Pancasila dalam pendidikan serta mengetahui bagaimana sekolah-sekolah tersebut mengatasi tantangan yang mungkin muncul.

Dengan tambahan tersebut, artikel ini tidak hanya memberikan pemahaman teoretis tentang pentingnya Pancasila, tetapi juga dapat menunjukkan langkah-langkah nyata yang bisa dilakukan para pendidik untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan sehari-hari.