NAMA : ANISA FUTRI
NPM : 2411011119
PRODI : MANAJEMEN
1. Tanggapan terhadap isi artikel dan nilai positif yang dapat diambil
Artikel ini memberikan penjelasan yang mendalam mengenai konflik antarwarga di perbatasan Indonesia-Timor Leste, khususnya di wilayah Timor Tengah Utara dan Oecussi. Konflik tersebut disebabkan oleh klaim wilayah yang tumpang tindih, perbedaan pandangan mengenai zona netral, serta adanya ketegangan sosial dan budaya antara masyarakat kedua negara. Hal positif yang bisa diambil dari artikel ini adalah pentingnya penyelesaian masalah melalui cara damai seperti dialog dan mediasi, serta keterlibatan masyarakat setempat. Selain itu, artikel menyoroti perlunya kejelasan batas wilayah dan penghormatan terhadap nilai-nilai lokal agar hubungan antarnegara tetap harmonis dan stabil.
2. Pendapat dan konsekuensi jika Indonesia tidak menerapkan wawasan nusantara
Jika Indonesia tidak memiliki wawasan nusantara, maka negara ini akan kehilangan landasan penting untuk menjaga persatuan dan keutuhan wilayahnya. Tanpa pandangan yang menyatukan seluruh bangsa, rasa cinta tanah air dan solidaritas antarwarga bisa melemah, sehingga mudah terjadi perpecahan dan konflik internal. Akibatnya, wilayah Indonesia menjadi rentan terhadap disintegrasi dan gangguan dari pihak luar karena tidak ada kesadaran kolektif untuk mempertahankan keutuhan negara serta menghormati keberagaman yang ada.
3. Peran wawasan nusantara dalam mencegah konflik seperti yang terjadi di artikel
Wawasan nusantara berfungsi sebagai prinsip yang memandang wilayah Indonesia secara menyeluruh sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan, baik dari sisi politik, sosial, ekonomi, maupun pertahanan. Melalui wawasan ini, masyarakat dan pemerintah didorong untuk mengutamakan penyelesaian konflik dengan cara musyawarah dan dialog, serta menjaga persatuan bangsa. Wawasan nusantara juga menanamkan nilai toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman, sehingga potensi konflik yang muncul akibat perbedaan latar belakang atau sengketa wilayah dapat diminimalkan. Dengan demikian, wawasan nusantara menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan integritas bangsa Indonesia.
NPM : 2411011119
PRODI : MANAJEMEN
1. Tanggapan terhadap isi artikel dan nilai positif yang dapat diambil
Artikel ini memberikan penjelasan yang mendalam mengenai konflik antarwarga di perbatasan Indonesia-Timor Leste, khususnya di wilayah Timor Tengah Utara dan Oecussi. Konflik tersebut disebabkan oleh klaim wilayah yang tumpang tindih, perbedaan pandangan mengenai zona netral, serta adanya ketegangan sosial dan budaya antara masyarakat kedua negara. Hal positif yang bisa diambil dari artikel ini adalah pentingnya penyelesaian masalah melalui cara damai seperti dialog dan mediasi, serta keterlibatan masyarakat setempat. Selain itu, artikel menyoroti perlunya kejelasan batas wilayah dan penghormatan terhadap nilai-nilai lokal agar hubungan antarnegara tetap harmonis dan stabil.
2. Pendapat dan konsekuensi jika Indonesia tidak menerapkan wawasan nusantara
Jika Indonesia tidak memiliki wawasan nusantara, maka negara ini akan kehilangan landasan penting untuk menjaga persatuan dan keutuhan wilayahnya. Tanpa pandangan yang menyatukan seluruh bangsa, rasa cinta tanah air dan solidaritas antarwarga bisa melemah, sehingga mudah terjadi perpecahan dan konflik internal. Akibatnya, wilayah Indonesia menjadi rentan terhadap disintegrasi dan gangguan dari pihak luar karena tidak ada kesadaran kolektif untuk mempertahankan keutuhan negara serta menghormati keberagaman yang ada.
3. Peran wawasan nusantara dalam mencegah konflik seperti yang terjadi di artikel
Wawasan nusantara berfungsi sebagai prinsip yang memandang wilayah Indonesia secara menyeluruh sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan, baik dari sisi politik, sosial, ekonomi, maupun pertahanan. Melalui wawasan ini, masyarakat dan pemerintah didorong untuk mengutamakan penyelesaian konflik dengan cara musyawarah dan dialog, serta menjaga persatuan bangsa. Wawasan nusantara juga menanamkan nilai toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman, sehingga potensi konflik yang muncul akibat perbedaan latar belakang atau sengketa wilayah dapat diminimalkan. Dengan demikian, wawasan nusantara menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan integritas bangsa Indonesia.