Kiriman dibuat oleh Kanaya Sabila

MKU Pancasila Manajemen A -> Forum Diskusi video Pertemuan 12

oleh Kanaya Sabila -
Nama : Kanaya Sabila
NPM : 2451011033

Assalamualaikum, pak Roy dan teman-teman sekalian izinkan saya memberikan tanggapan terkait video yang telah bapak berikan.

Materi video tersebut menyoroti Pancasila sebagai sistem etika yang berfungsi sebagai pedoman moral bagi siswa dan warga negara Indonesia. Pancasila bukan hanya sekadar slogan, tetapi harus diimplementasikan dalam tindakan sehari-hari. Video ini juga membahas tantangan yang dihadapi Pancasila di era modern, seperti perubahan norma sosial, melemahnya otoritas pemerintah, dan penyalahgunaan teknologi. Dengan memahami nilai-nilai Pancasila, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi positif dalam menghadapi tantangan sosial serta membangun hubungan harmonis antarwarga negara, mendukung pembangunan bangsa dengan menginternalisasi nilai-nilai moral tersebut.

Pancasila sebagai sistem etika di Indonesia merupakan cabang filsafat yang mengatur perilaku masyarakat berdasarkan nilai-nilai dari lima sila Pancasila: ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Sistem etika ini berfungsi sebagai pedoman moral, menilai tindakan baik dan buruk, serta mempromosikan sikap saling menghormati dan keadilan sosial dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Dengan menerapkan Pancasila, masyarakat diharapkan dapat mewujudkan kehidupan yang harmonis dan berkeadilan

MKU Pancasila Manajemen A -> Forum Menjawab Artikel

oleh Kanaya Sabila -
Nama:Kanaya Sabila
NPM:2451011033

Assalamualaikum wr.wb, selamat pagi bapak dan teman teman semua, mohon izin memberi tanggapan terkait artikel yang terdapat dalam pertemuan 10

Ilmu pendidikan memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan dengan menawarkan pendekatan sistematis untuk mengatasi berbagai masalah. Tujuannya adalah memanusiakan manusia dengan cara yang beradab dan bermartabat.

Ilmu pendidikan terbagi menjadi dua corak: teoritis dan praktis. Corak teoritis bersifat normatif, menetapkan standar nilai, sedangkan corak praktis berkaitan dengan implementasi pendidikan. Ilmu pendidikan tidak hanya bertujuan memahami dampak aktivitas pendidik, tetapi juga untuk mengeksplorasi fakta-fakta yang ada, serta memberikan panduan dalam praktik pendidikan.

Sebagai disiplin ilmu, fungsi ilmu pendidikan mencakup analisis teori pendidikan, evaluasi kesesuaian antara teori dan praktik, serta pemahaman fenomena pendidikan. Objek studi ilmu pendidikan dibagi menjadi objek material, yang mencakup individu dalam proses pendidikan, dan objek formal, yang berfokus pada fenomena pendidikan itu sendiri.

Dalam upaya mencapai "ideal manusia" dan mengembangkan "teori ilmiah terpadu tentang pendidikan," diperlukan komitmen dari para ilmuwan pendidikan untuk melakukan kajian yang mendalam, terutama terkait Pancasila.

Filsafat pendidikan juga memainkan peran penting, memberikan pandangan hidup yang sistematis dan mencerminkan nilai-nilai bangsa. Filsafat pendidikan Pancasila menekankan bahwa pendidikan adalah proses pembudayaan yang berlangsung sepanjang hayat, berlandaskan keyakinan dan filosofi Pancasila, yang menjadi tuntutan nasional.