Kiriman dibuat oleh Steven Nataniel Kasim

MKU Pancasila TI A -> Forum Diskusi

oleh Steven Nataniel Kasim -
Pancasila dikaitkan dengan ilmu filsafat karena sifatnya yang mendalam, menyeluruh, dan menjadi dasar berpikir bagi bangsa Indonesia. Sebagai filsafat, Pancasila mengandung nilai-nilai dasar yang berfungsi sebagai pedoman hidup bangsa, mencakup aspek etika, moral, dan tujuan hidup bersama. Filsafat berperan dalam menggali pertanyaan fundamental tentang makna hidup, hakikat manusia, dan tujuan masyarakat—hal-hal yang relevan dengan prinsip Pancasila.

Dalam konteks ini, Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga dijadikan landasan berpikir dan pandangan hidup yang diharapkan mampu membimbing warga negara dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Pancasila membantu bangsa Indonesia menemukan jati diri dan identitasnya yang unik, serta merumuskan cara hidup bersama yang sejalan dengan cita-cita luhur bangsa.

MKU Pancasila TI A -> Forum Diskusi Artikel 1

oleh Steven Nataniel Kasim -
Nama: Steven Nataniel Kasim
NPM: 2415061093
Kelas: PSTI B

Artikel ini mengkaji Pancasila sebagai dasar pemikiran ideologi negara dan pandangan hidup bangsa. Pancasila mencerminkan hubungan manusia dengan Tuhan, diri sendiri, dan masyarakat, yang membedakannya dari filsafat lain seperti liberalisme atau komunisme. Untuk menganalisis nilai-nilainya, digunakan pendekatan deduktif dan induktif.

Salah satu masalah utama adalah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai hubungan antar sila, yang dapat mengakibatkan interpretasi yang keliru, seperti ketidakadilan sosial yang mencerminkan lemahnya internalisasi sila "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia." Tantangan pasca-reformasi meliputi kebebasan politik yang membuka peluang bagi ideologi yang bertentangan, serta pengaruh budaya asing dan teknologi yang mengancam nilai-nilai Pancasila.

Pendidikan Pancasila perlu beradaptasi dengan perkembangan global dan melibatkan semua pihak—keluarga, pendidik, pemerintah, dan masyarakat—secara holistik. Kurikulum harus disesuaikan agar tetap relevan bagi generasi muda. Tanpa penguatan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Pancasila, ada risiko Pancasila terpinggirkan. Pengaktualisasian pendidikan Pancasila merupakan investasi yang penting untuk masa depan bangsa yang berkelanjutan dan inklusif.

MKU Pancasila TI A -> Forum Diskusi

oleh Steven Nataniel Kasim -
Nama: Steven Nataniel Kasim
NPM: 2415061093
Kelas: PSTI-B

1. Dinamika dan Tantangan Pancasila sebagai Ideologi Negara Indonesia
Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara mencakup penyesuaian nilai-nilai Pancasila dalam konteks masyarakat yang terus berkembang. Di era modern ini, Pancasila harus mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan sosial, politik, dan teknologi. Sebagai contoh, media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperkuat nilai-nilai persatuan dan toleransi. Namun, tantangan yang dihadapi adalah meluasnya praktik korupsi dalam pemerintahan, yang bertentangan dengan sila keempat Pancasila. Hal ini mengakibatkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Teori fungsionalisme menjelaskan bahwa Pancasila berperan dalam menyatukan masyarakat yang beragam dan menjaga stabilitas sosial di tengah arus paham-paham materialis seperti liberalisme dan kapitalisme.

2. Konsep dan Urgensi Pancasila sebagai Sistem Filsafat
Konsep Pancasila sebagai sistem filsafat memberikan kerangka berpikir dan pedoman moral yang mendasari perilaku masyarakat. Pancasila bukan hanya sekadar kumpulan norma, tetapi juga memberikan dasar etika dan moral yang harus diikuti oleh masyarakat dan pemerintah. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah ketidakadilan dalam penegakan hukum, di mana pejabat tinggi sering kali menerima hukuman yang lebih ringan dibandingkan dengan kasus-kasus kecil yang dilakukan oleh masyarakat biasa. Situasi ini mencerminkan pelanggaran terhadap sila kedua dan kelima Pancasila. Teori keadilan oleh John Rawls menekankan pentingnya keadilan yang berlaku sama untuk semua, yang seharusnya diterapkan dalam penegakan hukum di Indonesia agar setiap individu diperlakukan setara di depan hukum.

MKU Pancasila TI A -> Forum Diskusi

oleh Steven Nataniel Kasim -
Nama: Steven Nataniel Kasim
NPM: 2415061093
Kelas: PSTI B

Pancasila sebagai sistem pemikiran merupakan dasar ideologis yang fundamental bagi Indonesia, hasil dari refleksi para pendiri bangsa. Pancasila mengandung nilai-nilai inti yang menjadi sumber hukum utama, dengan lima sila: Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial yang saling berkaitan.

Sebagai pedoman hidup dan etika, Pancasila tetap relevan dalam menghadapi dinamika zaman. Pembahasan mengenai Pancasila dapat dilakukan dengan pendekatan deduktif atau induktif, yang mencakup penelusuran esensinya dan pengamatan terhadap fenomena sosial. Filsafat, sebagai upaya untuk menemukan kebenaran, menjadikan Pancasila penting tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga secara global.