Pancasila dikaitkan dengan ilmu filsafat karena sifatnya yang mendalam, menyeluruh, dan menjadi dasar berpikir bagi bangsa Indonesia. Sebagai filsafat, Pancasila mengandung nilai-nilai dasar yang berfungsi sebagai pedoman hidup bangsa, mencakup aspek etika, moral, dan tujuan hidup bersama. Filsafat berperan dalam menggali pertanyaan fundamental tentang makna hidup, hakikat manusia, dan tujuan masyarakat—hal-hal yang relevan dengan prinsip Pancasila.
Dalam konteks ini, Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga dijadikan landasan berpikir dan pandangan hidup yang diharapkan mampu membimbing warga negara dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Pancasila membantu bangsa Indonesia menemukan jati diri dan identitasnya yang unik, serta merumuskan cara hidup bersama yang sejalan dengan cita-cita luhur bangsa.
Dalam konteks ini, Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga dijadikan landasan berpikir dan pandangan hidup yang diharapkan mampu membimbing warga negara dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Pancasila membantu bangsa Indonesia menemukan jati diri dan identitasnya yang unik, serta merumuskan cara hidup bersama yang sejalan dengan cita-cita luhur bangsa.