Shakila Yuliandini
2411011006
Assalamualaikum wr wb. Selamat pagi Bapak Roy dan teman-teman semua. Ijin kan Saya memberikan pendapat terkait video materi tentang "Pancasila Sebagai Sistem Etika".
Materi video diatas memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya Pancasila sebagai sistem etika bagi warga negara Indonesia, terutama bagi mahasiswa. Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar ideologi negara, tetapi juga sebagai panduan moral yang diharapkan dapat membentuk perilaku baik pada setiap individu. Mahasiswa, sebagai generasi penerus bangsa dan masyarakat ilmiah akademik, sangat perlu memahami Pancasila sebagai pedoman hidup agar mampu mengambil keputusan berdasarkan moralitas yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Penjelasan tentang etika dan etiket dalam materi ini juga penting. Etika lebih berkaitan dengan filsafat moral, yaitu kajian kritis tentang nilai baik dan buruk, sedangkan etiket berfokus pada norma sosial yang mengatur perilaku dalam masyarakat. Mahasiswa diharapkan untuk tidak hanya memahami sopan santun (etiket) tetapi juga memiliki landasan moral (etika) dalam bertindak.
Lima tantangan bagi Pancasila sebagai sistem etika juga dikemukakan, yakni:
1. Perubahan sosial dan budaya yang membawa dampak negatif bagi generasi muda.
2. Lunturnya wibawa pemerintah, yang dapat menyebabkan apatisme masyarakat.
3. Ekonomi liberal dan kapitalisme yang menyebabkan ketimpangan sosial.
4. Penegakan hukum yang lemah, yang dapat menimbulkan ketidakpercayaan pada sistem hukum.
5. Penyalahgunaan teknologi yang berdampak negatif bagi masyarakat.
Setiap tantangan ini menunjukkan pentingnya menguatkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dalam menghadapi perubahan zaman, Pancasila seharusnya menjadi panduan dalam memaknai tindakan dan mengambil keputusan, baik secara individu maupun kolektif.
Materi ini sangat relevan, mengingat situasi saat ini yang memerlukan generasi muda untuk lebih bijaksana, bermoral, dan berkomitmen pada prinsip-prinsip yang baik demi kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis.