Nama : Lulu Tauziah Putri
Kelas : MANDIRI A
Npm : 2456031038
1. Tanggapan saya terhadap berita mengenai 123 mahasiswa yang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah mengikuti demonstrasi menolak UU Cipta kerja, hal positif yang bisa diambil adalah kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan dalam situasi pandemi. Kejadian demo tersebut menekankan perlunya cara menemukan cara lain untuk mengemukakan pendapat, seperti diskusi akademis atau kajian intelektual tanpa membuat kerumunan yang dapat mengakibatkan tersebarnya virus.
2. Kasus perusakan fasilitas yang dilakukan oleh para demonstran merupakan bentuk kekeselan dan amarah yang tercuat dikarenakan para demontsran tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, walaupun sebenarnya hal tersebut merupakan hal yang salah dan tidak bisa dibenarkan, kembali lagi kita sebagai mahasiswa tidak seharusnya melakuka perusakan terhadap fasilitas karna urgensi yang kita miliki adalah untuk mendapatkan keadilan, bukan justru menimbulkan masalah baru. Cara penyampaian aspirasi yang lebih baik di tengah pandemi covid menurut saya adalah untuk tidak berkerumun saat demo, mungkin dengan memanfaatkan teknologi yang ada, membuat petisi online, sampai menaikan tagar atau hashtag di sosial media, atau bisa mengirimkan surel sebagai bentuk protes lngsung ke instansi terkait (walaupun hal seperti ini sepertinya akan mustahil untuk ditanggapi oleh pemerintah).
3. Solusi untuk benturan kepentingan antara pengusaha dan buruh harus melibatkan dialog terbuka dan mediasi antara dua pihak. Keduanya perlu memahami hak dan kewajiban yanh dimiliki masing-masing sehingga dapat tercapainya keseimbangan dalam hubungan kerja. Penerapan peraturan yang adil dan transparan juga penting untuk menghindari adanya konflik.
4. Untuk menjunjung tinggi hak dan kewajiban antara negara dan warga negara, memerlukan adanya komunikasi dan saling paham antara pemerintah dan masyarakat. Negara harus mampu untuk hadir dan mendengarkan aspirasi dari pada tiap akyatnya, sementara tiap warga negara juga perlu memahami tantangan apa saja yang dihadapi pemerintah. Melalui dialog konstruktif, dan adanya transparansi antara pemerintah dalam membuat kebijakan sehingga dapat terjadinya hubungan masyarakat dan negara yang dinamis dan bahagia.