NPM : 2413031039
Jurnal dengan judul “Understanding and Applying Research Paradigms in Educational Contexts” membahas pentingnya paradigma penelitian dalam membantu peneliti menentukan cara pandang, metode, serta proses penelitian. Paradigma dipahami sebagai worldview atau cara pandang peneliti yang memengaruhi bagaimana masalah penelitian dipahami, data dikumpulkan, dianalisis, dan ditafsirkan. Dalam penelitian terdapat empat unsur utama paradigma, yaitu epistemologi, ontologi, metodologi, dan aksiologi. Epistemologi berkaitan dengan bagaimana pengetahuan diperoleh, ontologi membahas hakikat realitas yang diteliti, metodologi menjelaskan proses atau cara penelitian dilakukan, sedangkan aksiologi berkaitan dengan nilai dan etika dalam penelitian.
Jurnal tersebut menjelaskan empat paradigma utama dalam penelitian pendidikan, yaitu positivist, interpretivist, critical, dan pragmatic. Paradigma positivist menekankan fakta yang dapat diamati dan diukur serta banyak menggunakan penelitian kuantitatif. Paradigma ini sesuai dengan penelitian eksperimen, quasi-experiment, korelasional, dan survei. Sementara itu, paradigma interpretivist berfokus pada pemahaman pengalaman dan makna yang dibentuk oleh individu. Penelitian dalam paradigma ini umumnya menggunakan pendekatan kualitatif seperti studi kasus, fenomenologi, etnografi, dan grounded theory. Paradigma critical lebih menekankan persoalan kekuasaan, ketidakadilan, dan perubahan sosial, sedangkan paradigma pragmatic menggunakan metode yang dianggap paling sesuai dengan tujuan penelitian dan dapat menggabungkan pendekatan kuantitatif serta kualitatif.
Pada akhirnya, jurnal tersebut menegaskan bahwa pemilihan paradigma sangat berpengaruh terhadap metodologi, pemilihan peserta, instrumen, pengumpulan data, dan analisis data. Oleh karena itu, peneliti perlu memilih paradigma dan metode yang sesuai dengan tujuan serta pertanyaan penelitian.