གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Asnia Sundari

TA B 2025 -> e-journal

Asnia Sundari གིས-
Assalamualaiku, Pak/Bu.
Izin memperkenalkan diri
Nama: Asnia Sundari
NPM: 2413031040

Artikel ini membahas bagaimana sistem energi global harus bertransformasi menuju model yang lebih berkelanjutan, dengan fokus pada transisi dari energi fosil ke energi terbarukan. Esensi utamanya adalah bahwa keberlanjutan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kebijakan, perilaku sosial, dan desain sistem industri. Penelitian ini menekankan bahwa pendekatan life-cycle thinking dan sustainability assessment diperlukan untuk menilai dampak lingkungan secara menyeluruh, termasuk emisi, limbah, dan konsumsi sumber daya. Di sisi lain, integrasi energi terbarukan juga menghadapi hambatan seperti intermittency, kebutuhan material yang besar, serta tantangan ekonomi dan kebijakan. Artikel ini menyoroti bahwa transisi energi harus memadukan inovasi teknologi, circular economy, efisiensi sumber daya, serta mekanisme regulasi yang kuat agar dapat mencapai target global seperti net-zero emissions. So, the paper highlights that a successful transition requires “balanced solutions” kombinasi antara teknologi bersih, perubahan perilaku, dan sistem industri yang lebih sirkular untuk memastikan energi masa depan yang truly sustainable.
Sekian, terimakasih Pak/Bu.

TA B 2025 -> DISKUSI

Asnia Sundari གིས-
Assalamualaikum, Bu/Pak.
Izin memperkenalkan diri
Nama: Asnia Sundari
NPM: 2413031040

Sebelumnya terima kasih atas video yang Bapak/Ibu lampirkan. Video tersebut dari Askel Sustainability Solutions membahas pentingnya 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) bagi dunia bisnis. Saya semakin memahami tentang SDGs, yang dicanangkan PBB pada 2015, mencakup isu krusial seperti kemiskinan, kelaparan nol, kesehatan baik, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, energi bersih, pekerjaan layak, inovasi industri, ketidaksetaraan, kota berkelanjutan, konsumsi bertanggung jawab, aksi iklim, kehidupan di bawah air, kehidupan di darat, perdamaian, kemitraan, dan implementasi tujuan.

Bagi perusahaan, SDGs bukan sekadar tren, tapi alat strategis untuk berkontribusi pada masyarakat sambil mendorong pertumbuhan bisnis. Video menjelaskan cara mengintegrasikan SDGs mulai dari identifikasi tujuan yang relevan dengan operasi perusahaan, seperti mengurangi emisi karbon untuk SDG 13 (Aksi Iklim) atau mendukung pendidikan karyawan untuk SDG 4. Kemudian, lapor secara transparan melalui laporan keberlanjutan, menggunakan framework seperti GRI atau UN Global Compact. Manfaat utamanya yaitu meningkatkan reputasi merek, menarik investor ESG (Environmental, Social, Governance), mengurangi risiko regulasi, dan membuka peluang pasar baru. Contoh, perusahaan yang fokus SDG 7 (Energi Bersih) bisa hemat biaya operasional lewat efisiensi energi. Video menekankan bahwa pelaporan SDGs membantu perusahaan mengukur dampak nyata, membangun kepercayaan stakeholder, dan berkontribusi pada agenda global 2030.
Sekian, terima kasih, Bu/Pak.

AKM B2025 -> Diskusi

Asnia Sundari གིས-
Nama: Asnia Sundari
NPM: 2413031040

Aset tak berwujud dicatat dalam laporan keuangan apabila dapat diidentifikasi, memberikan manfaat ekonomi di masa depan, dan biaya perolehannya dapat diukur secara andal. Pada pengakuan awal, aset ini diukur sebesar biaya perolehan, termasuk harga beli dan biaya langsung yang terkait. Setelah pengakuan awal, aset tak berwujud dapat dinilai menggunakan model biaya, yaitu biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan penurunan nilai atau model revaluasi jika tersedia pasar aktif. Aset tak berwujud dengan masa manfaat terbatas diamortisasi selama umur manfaatnya, sedangkan aset dengan masa manfaat tidak terbatas tidak diamortisasi tetapi harus diuji penurunan nilai setiap tahun. Dalam penyajian, aset tak berwujud dicantumkan sebagai aset tidak lancar di laporan posisi keuangan, dengan pengungkapan mengenai nilai tercatat, metode amortisasi, umur manfaat, serta informasi terkait penurunan nilai atau revaluasi jika ada.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu.
Izin mengumpulkan notulensi dan rekap post tes
Kelompok 1 Akuntansi Keuangan Menengah

Anggota Kelompok 1:

1. Inaya Salwa Iasya 2413031036

2. Asnia Sundari 2413031040

3. Anindia Maharani 2413031042

4. Najwa Denita Syafitri 2413031065

Terima kasih, Bu.