Nama: Asnia Sundari
NPM: 2413031040
Aset tak berwujud dicatat dalam laporan keuangan apabila dapat diidentifikasi, memberikan manfaat ekonomi di masa depan, dan biaya perolehannya dapat diukur secara andal. Pada pengakuan awal, aset ini diukur sebesar biaya perolehan, termasuk harga beli dan biaya langsung yang terkait. Setelah pengakuan awal, aset tak berwujud dapat dinilai menggunakan model biaya, yaitu biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan penurunan nilai atau model revaluasi jika tersedia pasar aktif. Aset tak berwujud dengan masa manfaat terbatas diamortisasi selama umur manfaatnya, sedangkan aset dengan masa manfaat tidak terbatas tidak diamortisasi tetapi harus diuji penurunan nilai setiap tahun. Dalam penyajian, aset tak berwujud dicantumkan sebagai aset tidak lancar di laporan posisi keuangan, dengan pengungkapan mengenai nilai tercatat, metode amortisasi, umur manfaat, serta informasi terkait penurunan nilai atau revaluasi jika ada.
NPM: 2413031040
Aset tak berwujud dicatat dalam laporan keuangan apabila dapat diidentifikasi, memberikan manfaat ekonomi di masa depan, dan biaya perolehannya dapat diukur secara andal. Pada pengakuan awal, aset ini diukur sebesar biaya perolehan, termasuk harga beli dan biaya langsung yang terkait. Setelah pengakuan awal, aset tak berwujud dapat dinilai menggunakan model biaya, yaitu biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan penurunan nilai atau model revaluasi jika tersedia pasar aktif. Aset tak berwujud dengan masa manfaat terbatas diamortisasi selama umur manfaatnya, sedangkan aset dengan masa manfaat tidak terbatas tidak diamortisasi tetapi harus diuji penurunan nilai setiap tahun. Dalam penyajian, aset tak berwujud dicantumkan sebagai aset tidak lancar di laporan posisi keuangan, dengan pengungkapan mengenai nilai tercatat, metode amortisasi, umur manfaat, serta informasi terkait penurunan nilai atau revaluasi jika ada.