Kiriman dibuat oleh Muhammad Ma'wa Nurrahman

Nama : Muhammad Ma'wa Nurrahman
Npm : 2451011037

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Pak Roy
Izinkan Saya memberikan tanggapan terkait video yang telah dikirimkan.

Didalam video tersebut membahas tentang "Pancasila sebagai sistem etika".
Pancasila sebagai dasar negara Indonesia juga merupakan sistem etika yang mengatur nilai-nilai moral dan perilaku warga negara. Selain sebagai "way of life" bagi bangsa indonesia, Pancasila juga memberikan tuntunan kepada warga negara indonesia terutama mahasiswa pada umumnya dalam bersikap dan bertingkah laku. Harapannya adalah mahasiswa tersebut mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan pertimbangan moralitasnya, maka dari itu mahasiswa tidak hanya memahami pancasila sebagai jargon, akan tetapi pancasila lebih dari itu yang dimana pancasila merupakan moral guidance(panduan moral) yang harus diaktualisasikan dalam tindakan nyata ke dalam keputusan tindakan sehingga mampu mencerminkan pribadi yang sholeh, utuh, dan berwawasan akademik.

Dinamika pancasila sebagai sistem etika akan terus mengalami berbagai tantangan, berikut tantangan bagi pancasila sebagai sistem etika.
1. Berubahnya Tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
Perubahan sosial dan budaya yang cepat, seperti globalisasi, kemajuan teknologi, dan arus informasi, dapat memunculkan nilai-nilai baru yang berbeda dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini bisa menyebabkan konflik nilai dan mempertanyakan relevansi Pancasila dalam kehidupan modern. Contoh: pergaulan bebas, penggunaan obat-obatan terlarang dan lain sebagainya.

2. Lunturnya wibawa pemerintahan.
Jika pemerintahan tidak menjalankan nilai-nilai Pancasila dengan baik, seperti korupsi, ketidakadilan, dan ketidaktransparanan, maka kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan menurun. Hal ini dapat memicu ketidakpercayaan terhadap sistem dan nilai-nilai yang diusungnya.

3. Munculnya konsep ekonomi Liberal dan Kapitalisme.
Konsep ekonomi liberal dan kapitalisme yang menekankan individualisme, persaingan bebas, dan keuntungan pribadi dapat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, keadilan sosial, dan kesejahteraan bersama, yang berakibatkan dapat meningkatkan kriminalitas dan kejahatan lainnya.

4. Penegakan Hukum yang Tidak Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Keadilan.
Jika hukum tidak adil dan tidak berdasarkan nilai-nilai Pancasila, seperti diskriminasi, ketidakadilan, dan penegakan hukum yang tidak konsisten, maka sistem etika Pancasila akan dipandang sebelah mata dan memunculkan perilaku main hakim sendiri.

5. Pemanfaatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif.
Perkembangan teknologi yang tidak diimbangi dengan etika dan moral dapat memunculkan masalah baru yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Contoh: bullying di media sosial, saling hujat/saling mengejek, penipuan yang dilakukan di media sosial dan lain sebagainya.

Kesimpulan:
Pancasila sebagai sistem etika merupakan fondasi moral bagi bangsa Indonesia. Penting untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta melakukan upaya untuk mengatasi tantangan yang dihadapi agar Pancasila tetap menjadi dasar moral dan etika bangsa Indonesia.
Nama : Muhammad Ma'wa Nurrahman
Npm : 2451011037

Assalamualaikum Pak Roy
Izin ingin memberikan pendapat terkait artikel yang telah diberikan


Artikel tersebut membahas tentang fungsi filsafat pancasila dalam ilmu pendidikan di Indonesia. Betapa pentingnya pendidikan pancasila itu dipelajari didalam dunia pendidikan, Filsafat pendidikan nasional Indonesia sendiri berakar pada nilai-nilai budaya nasional yang terkandung pada Pancasila, karena Pancasila merupakan ideologi yang paling cocok untuk masyarakat Indonesia yang majemuk.

Akan tetapi masih berhadapan dengan berbagai tantangan, bahkan ancaman. Mulai dari persoalan merosotnya etos dan etika kolektif kita yang tergambar mulai dari fenomena harian seperti peningkatan angka kenakalan remaja, kriminalitas, instrumentasi kekerasan, hingga maraknya korupsi, kejahatan korporasi, dan lain sebagainya.

Semua permasalahan tersebut dapat di antisipasi dengan proses pembelajaran yang baik dan optimal. Revitalisasi nilai-nilai karakter serta nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan dapat mengatasi berbagai macam persoalan sosial yang terjadi. Oleh karena itu, dunia pendidikan perlu dipandang secara prospektif, yaitu sebagai sebuah utilisasi masa lampau sebagai sebuah sumber dalam pengembangan masa depan.

Artikel tersebut juga membahas persoalan-persoalan yang muncul dari aplikasi fondasi-fondasi pendidikan dan ajaran-ajaran pendidikan yang dapat dijawab dalam koherensi konseptual sistematik dan konteks korespondensi aktual ilmu pendidikan, yang tetap mengacu pada pencapaian tujuan sistem pendidikan. Sebagaimana yang telah dipaparkan di artikel tersebut, bahwa penyusunan ilmu pendidikan berawal dari filsafat pendidikan yang dianut oleh suatu bangsa, maka ilmu pendidikan di Indonesia mesti bernuansa dan dikembangkan berdasarkan filsafat Pancasila. Tujuan ilmu pendidikan adalah
bukan pada pengaruh aktivitas
pendidik, melainkan lebih kepada
upaya untuk mendapatkan suatu
pemahaman mengenai fakta-fakta.
Sedangkan tujuan suatu "practical
theory" adalah memberikan bimbingan tindakan terhadap praksis.

Kesimpulan: 
Dengan dikembangkannya ilmu pendidikan yang didasari oleh nilai-nilai luhur pancasila, maka diharapkan dapat menggugah manusia-manusia Indonesia untuk kembali setia dan konsisten meresapi dan mengamalkan nilai-nilai dari Pancasila. Hal tersebutlah yang dapat menjadi pengingat bahwa Pancasila bukan hanya sekadar alat persatuan, namun juga harus menjadi praksis-ideologis yang memiliki kekuatan riil dalam melakukan perombakan mendasar pada ranah material-mental politikal sebagai katalis bagi perwujudan keadilan sosial dan pembangunan bangsa.
Nama : Muhammad Ma'wa Nurrahman 
Npm.  : 2451011037

1. Jelaskan seberap penting pancasila sebagai filsafat negara?
Filsafat adalah proses berfikir
secara mendalam dan sungguh-sungguh untuk mencari kebenaran tentang sesuatu. Di Indonesia sendiri, Indonesia memiliki filsafat negara tersendiri, yaitu Pancasila. Pancasila sebagai filsafat hidup bangsa Indonesia, dimana nilai-nilai dasar dalam sosial budaya Indonesia telah hidup dan berkembang sejak awal peradaban bangsa Indonesia. Pancasila mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang menjadi acuan dalam bertindak bagi seluruh elemen bangsa. Pancasila juga menjadi dasar dalam penyelenggaraan negara dan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

2. Mengapa pancasila menjadi filsafat negara yang harus kita pelajari hingga saat ini sampai di perguruan tinggi?
Pancasila harus dipelajari hingga saat ini sampai di perguruan tinggi karena dapat membina/membentuk watak dan kepribadian serta martabat pancasila dalam subjek pribadi manusia Indonesia seutuhnya. Dengan begitu kita bisa terhindar dari perilaku yang buruk, seperti korupsi, kriminalitas, instrumentasi kekerasan dan lain sebagainya.