Nama: Refan Alvaro Putra
NPM: 2411011076
1. Analisis pertumbuhan popularitas tim dalam organisasi.
Jawab: Pertumbuhan popularitas tim dalam organisasi bisa terjadi karena tim mampu memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan kerja individu semata. Suatu tim bisa populer karena adanya pembagian peran yang jelas, kolaborasi keterampilan yang saling melengkapi, serta penyatuan berbagai sudut pandang dalam menyelesaikan masalah. Bekerja dalam tim bisa membuat keputusan yang diambil cenderung lebih matang karena dipengaruhi oleh beragam ide dan pengalaman anggota. Hal inilah yang bisa menyebabkan suatu tim populer dalam organisasi.
2. Bandingkan kelompok dengan tim.
Jawab: Kelompok adalah sekumpulan orang yang saling merangkul dan bergerak bersama, sehingga ketika satu anggota terkena masalah maka dampaknya juga dirasakan oleh seluruh kelompok. Sebaliknya, tim lebih bersifat individual dalam arti setiap anggota memiliki pembagian tugas yang jelas sesuai perannya, sehingga tanggung jawab lebih terfokus pada kontribusi masing-masing terhadap tujuan bersama.
3. Bandingkan 5 tipe tim.
Jawab: 1)Tim Pemecahan Masalah
-Terdiri dari karyawan dari departemen yang sama.
-Fokus mengidentifikasi masalah dan memberikan saran perbaikan.
2) Tim Mandiri
-Anggota mengatur diri sendiri tanpa pengawasan langsung.
-Bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.
3) Tim Fungsional Silang
-Berasal dari berbagai departemen atau keahlian berbeda.
-Bertujuan menyelesaikan masalah kompleks atau mengembangkan inovasi.
4) Tim Virtual
-Anggota bekerja secara online tanpa harus bertemu fisik.
-Didukung teknologi komunikasi.
5) Tim Kerja Proyek
-Dibentuk sementara untuk tujuan khusus.
-Dibubarkan setelah tujuan tercapai
4. Identifikasi karakteristik dari tim yang efektif.
Jawab: Tim efektif adalah tim dengan tujuan yang jelas dan dipahami bersama oleh seluruh anggota serta peran yang terdefinisi dengan baik. Selain itu, komunikasi yang terbuka antar anggota, kepercayaan, dan komitmen tinggi juga menjadi faktor penting. Tim yang efektif juga harus ada kepemimpinan yang mendukung agar tim semakin efektif.
5. Bagaimana organisasi dapat menciptakan para pemain Tim.
Jawab: Organisasi dapat menciptakan pemain tim melalui pelatihan keterampilan sosial seperti komunikasi, koordinasi, dan motivasi yang terbukti penting bagi efektivitas kerja sama. Selain itu, memberikan kepercayaan dalam pekerjaan dapat meningkatkan keterlibatan anggota tim. Pemilihan karyawan juga sebaiknya mempertimbangkan kemampuan interpersonal dan kesediaan bekerja sama, bukan hanya keahlian teknis agar tercipta kordinasi tim yang baik.
6. Jelaskan Kapan menggunakan para individual dan bukannya tim.
Jawab: Tidak semua pekerjaan membutuhkan tim, karena ada kondisi tertentu yang lebih efektif dikerjakan oleh individu. Tugas sederhana atau rutin lebih tepat dikerjakan sendiri karena biaya koordinasi tim justru memperlambat pekerjaan. Demikian pula ketika keputusan harus diambil cepat, hasil mudah diukur secara personal, atau pekerjaan menuntut keahlian teknis khusus yang tidak bisa dibagi, individu lebih unggul. Penelitian juga menunjukkan bahwa individu cenderung lebih efektif dalam tugas sederhana, sedangkan tim lebih bermanfaat ketika menghadapi masalah kompleks yang memerlukan koordinasi dan ide beragam.