གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Shalsabila Azahra Putri Cahyanti_2411011016

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Selamat siang pak Roy dan teman teman, izin menanggapi terkait materi yang diberikan pada pertemuan ke 14 MKU Pancasila hari ini.

Tanggapan Terhadap Isi Materi:
Video ini menekankan bahwa di era digital, ancaman ideologi asing seperti liberalisme, komunisme, dan radikalisme dapat mempengaruhi masyarakat. Oleh karena itu, ketahanan ideologi Pancasila menjadi sangat penting untuk menjaga identitas dan persatuan bangsa. Materi ini juga mengajak pemuda untuk berperan aktif dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila dan menjadi garda terdepan dalam melawan misinformasi dan propaganda negatif. selain itu juga, menyarankan perlunya penguatan pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan melalui berbagai metode, termasuk sosialisasi empat pilar kebangsaan. Ini menunjukkan bahwa pendidikan adalah kunci untuk membangun kesadaran ideologis yang kuat.

adapun masalah yang dibahas dalam video adalah:

1.Video ini mengidentifikasi bahwa dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia, ancaman ideologi asing menjadi lebih nyata. Hal ini dapat menyebabkan adiksi ideologi yang merusak kehidupan berbangsa.
2.Krisis Identitas: Dengan banyaknya informasi yang beredar, masyarakat bisa mengalami krisis identitas, terutama generasi muda yang mungkin lebih mudah terpengaruh oleh ideologi asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai lokal.
3.Kebutuhan untuk Beradaptasi: Masyarakat perlu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitas nasionalnya. Penting untuk menemukan cara efektif dalam menyampaikan nilai-nilai Pancasila di era digital agar tetap relevan bagi generasi muda.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Selamat siang pak Roy dan teman teman, izin menanggapi terkait materi yang diberikan pada pertemuan ke 14 MKU Pancasila hari ini.

Tanggapan Terhadap Isi Materi:
Video ini menekankan bahwa di era digital, ancaman ideologi asing seperti liberalisme, komunisme, dan radikalisme dapat mempengaruhi masyarakat. Oleh karena itu, ketahanan ideologi Pancasila menjadi sangat penting untuk menjaga identitas dan persatuan bangsa. Materi ini juga mengajak pemuda untuk berperan aktif dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila dan menjadi garda terdepan dalam melawan misinformasi dan propaganda negatif. selain itu juga, menyarankan perlunya penguatan pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan melalui berbagai metode, termasuk sosialisasi empat pilar kebangsaan. Ini menunjukkan bahwa pendidikan adalah kunci untuk membangun kesadaran ideologis yang kuat.

adapun masalah yang dibahas dalam video adalah:

1.Video ini mengidentifikasi bahwa dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia, ancaman ideologi asing menjadi lebih nyata. Hal ini dapat menyebabkan adiksi ideologi yang merusak kehidupan berbangsa.
2.Krisis Identitas: Dengan banyaknya informasi yang beredar, masyarakat bisa mengalami krisis identitas, terutama generasi muda yang mungkin lebih mudah terpengaruh oleh ideologi asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai lokal.
3.Kebutuhan untuk Beradaptasi: Masyarakat perlu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitas nasionalnya. Penting untuk menemukan cara efektif dalam menyampaikan nilai-nilai Pancasila di era digital agar tetap relevan bagi generasi muda.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Selamat siang pak Roy dan teman teman. izin menanngapi terkait materi yang diberikan pada pertemuan ke 14 MKU Pancasila pada hari ini.

Materi tersebut membahas kasus Jaksa Jovi Andre, yang melaporkan dugaan kriminalisasi, perbuatan sewenang-wenang, dan upaya pemberhentiannya ke Komisi III DPR.

Jaksa jovi menyatakan bahwa nella marsela menggunakan mobil dinas kajari tapanuli selatan untuk berpacaran. Dalam pernyataannya itu, beliau menghimbau nella untuk tidak menggunakan mobil dinas kajari untuk kepentingan pribadinya. Namun, kejaksaan agung menilai dirinya telah menuduh nella menggunakan kendaraan dinas untuk berhubungan badan. Pada akhirnya, kritikan itu dilaporkan oleh nella ke polres tapanuli selatan.

Kritikan jaksa jovi awalnya tampak sebagai upaya mengungkapkan pendapatnya, namun interpretasi yang salah dapat berujung pada proses hukum yang Panjang. Karena kasus ini viral di media sosial, menimbulkan banyak reaksi dari masyarakat. Reaksi ini memberikan gambaran tentang betapa sensitifnya topik-topik tertentu dalam masyarakat, terutama terkait dengan profesionalisme pejabat. jaksa jovi memiliki tanggung jawab untuk menjaga reputasi institusi tempai beliau bekerja. Penyampaian kritik di media sosial juga harus dipertimbangkan secara matang agar tidak merusak citra institusi dan menimbulkan konflik yang lebih besar.

Berdasarkan video yang diberikan, Konten yang dibagikan dimedia sosial pada era perkembangan teknologi harus sesuai dengan nilai Pancasila, seperti:
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Konten yang dibagikan harus menghormati HAM dan tidak merugikan orang lain. Selain itu juga pada sila ketiga pancasila yaitu Persatuan Indonesia, Media sosial seharusnya digunakan untuk memperkuat persatuan, bukan untuk memecah belah masyarakat. Serta pengguna media sosial harus bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi.