Penanaman sikap civic participation di lingkungan sekolah dasar perlu dilaksanakan melalui pembelajaran yang aktif, melibatkan siswa secara langsung, dan berbasis pengalaman nyata. Hal ini penting karena anak usia SD masih berada pada tahap berpikir operasional konkret, sehingga nilai-nilai kewarganegaraan akan lebih mudah dipahami apabila dipraktikkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, guru dapat mengajak siswa mengikuti musyawarah kelas untuk melatih keberanian mengemukakan pendapat, belajar mendengarkan orang lain, serta menerima keputusan bersama. Selain itu, keterlibatan dalam kegiatan seperti kerja bakti atau proyek sosial di sekolah juga dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian, dan kesadaran akan peran mereka sebagai bagian dari masyarakat. Dengan cara tersebut, siswa tidak hanya memahami konsep kewarganegaraan secara teori, tetapi juga menghayatinya melalui tindakan nyata.
Kiriman dibuat oleh Dian Dinanti
P.pknsd26a -> Absensi Pertemuan 2
oleh Dian Dinanti -
Nama : Dian Dinanti
Npm. : 2413053015
Npm. : 2413053015
P.pknsd26a -> Absensi Pertemuan 1
oleh Dian Dinanti -
PknA'25 -> ABSENSI
oleh Dian Dinanti -
Nama : Dian dinanti
Npm. : 2413053015
Kelas. : 2A
Npm. : 2413053015
Kelas. : 2A
PknA'25 -> ABSENSI
oleh Dian Dinanti -
Nama : Dian Dinanti
Npm. : 2413053015
Lokasi : Rumah (Pringsewu)
Npm. : 2413053015
Lokasi : Rumah (Pringsewu)