Kiriman dibuat oleh Martsha Afifah Putri _2451011017

Nama : Martsha Afifah Putri
NPM : 2451011017

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi pak Roy , saya izin memberi tanggapan.

Pada video membahas tentang dinamika dan tantangan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Berikut adalah poin-poin utama dari materi pada video tersebut:

1. Kondisi Pengembangan Ilmu di Indonesia
• Pancasila belum secara eksplisit dijadikan dasar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi oleh penyelenggara negara.
• Ilmu pengetahuan di Indonesia saat ini lebih berorientasi pada kebutuhan pasar, sehingga program studi yang populer adalah yang memiliki peluang besar di dunia kerja.
• Pengembangan ilmu di Indonesia belum berakar pada nilai-nilai budaya bangsa.

2. Tantangan Pancasila dalam Pengembangan Ilmu
• Kapitalisasi
Kapitalisasi menjadikan ekonomi global dikuasai oleh pasar bebas, sehingga penerapan nilai-nilai Pancasila dalam ilmu pengetahuan menjadi terbatas.
• Globalisasi
Globalisasi melemahkan daya saing Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, menjadikan Indonesia lebih sebagai konsumen daripada produsen.
• Konsumerisme
Konsumerisme menjadikan Indonesia pasar bagi produk teknologi negara-negara maju.
• Pragmatisme
Pragmatisme menekankan pada efisiensi kerja, kepuasan, dan hasil, sehingga orientasi ilmu pengetahuan menjadi kurang berakar pada nilai-nilai ideologi bangsa.

3. Pentingnya Pancasila sebagai Dasar Pengembangan Ilmu
• Pancasila harus dijadikan landasan pengembangan ilmu agar ilmu memiliki arah dan orientasi yang jelas, sesuai dengan akar budaya dan religi bangsa Indonesia.
• Ilmu yang tidak berakar pada nilai-nilai Pancasila cenderung berkembang tanpa arah yang jelas, dan berisiko kehilangan identitas.

4. Peran Ilmuwan dan Warga Negara
• Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama terhadap negara.
• Ilmuwan diharapkan dapat memberikan kontribusi melalui ilmu pengetahuan yang dikembangkan berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Kesimpulan
Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia harus berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila agar dapat menghadapi tantangan kapitalisasi, globalisasi, konsumerisme, dan pragmatisme. Pancasila perlu diimplementasikan secara nyata dalam kebijakan pengembangan ilmu untuk memastikan bahwa ilmu tersebut berkontribusi pada kemajuan bangsa.
Nama : Martsha Afifah Putri
NPM : 2451011017

Mohon izin pak Roy untuk menanggapi video tersebut.

Video tersebut membahas
pentingnya menjaga ketahanan ideologi Pancasila di era digital sebagai langkah menghadapi tantangan globalisasi dan ancaman ideologi asing seperti liberalisme, komunisme, sosialisme, serta radikalisme. Dengan jumlah pengguna internet yang besar di Indonesia, masyarakat, terutama generasi muda, menjadi rentan terhadap pengaruh ideologi asing yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Isi Utama
1. Pentingnya Pancasila sebagai Landasan Ideologi Bangsa
Pancasila dirumuskan untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang majemuk.
Ir. Soekarno menegaskan Pancasila sebagai dasar ideologi yang mampu menjaga keutuhan bangsa.

2. Strategi Memperkuat Ketahanan Ideologi
Penanaman nilai-nilai Pancasila melalui sosialisasi, pendidikan, pelatihan, dan kegiatan kreatif.

Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila.

3. Peran Generasi Muda
Generasi muda sebagai pengguna internet terbesar memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga persatuan dan identitas nasional.

Diharapkan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Relevansi dengan Nilai-Nilai Pancasila
1. Ketuhanan Yang Maha Esa:
Menanamkan nilai-nilai religius sebagai landasan moral untuk menghadapi pengaruh negatif ideologi asing.

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab:
Mengakses dan menyebarkan informasi secara bijak dan menghormati perbedaan.

3. Persatuan Indonesia:
Memperkuat persatuan dalam menghadapi ancaman yang dapat memecah belah bangsa.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan:
Menjaga nilai-nilai demokrasi yang berbasis musyawarah dalam mengatasi konflik.

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia:
Mewujudkan keadilan dalam akses teknologi dan informasi untuk semua lapisan masyarakat.

Kesimpulan
Ketahanan ideologi Pancasila di era digital adalah tanggung jawab bersama untuk melindungi bangsa dari ancaman globalisasi dan ideologi asing. Penanaman nilai-nilai Pancasila menjadi solusi utama untuk memperkuat identitas nasional, menjaga persatuan, dan membangun Indonesia yang berintegritas di tengah arus globalisasi.