Posts made by Suci Tri Wahyuni 2313031012

AUDITING A2026 -> Brainstorming

by Suci Tri Wahyuni 2313031012 -
Nama : Suci Tri Wahyuni
Npm : 2313031012

Menurut saya, kertas kerja pemeriksaan sangat penting (urgent) dalam auditing karena menjadi dasar utama yang mendukung seluruh proses audit hingga terbentuknya opini auditor. Kertas kerja ini berisi dokumentasi lengkap mengenai prosedur audit, bukti yang diperoleh, serta kesimpulan yang dibuat, sehingga auditor dapat membuktikan bahwa pemeriksaan telah dilakukan sesuai standar yang berlaku.
Selain itu, kertas kerja juga berfungsi sebagai penghubung antara data dari klien dengan laporan audit yang dihasilkan, sehingga tanpa adanya kertas kerja, auditor akan kesulitan mempertanggungjawabkan hasil pemeriksaannya. Dengan adanya dokumentasi ini, proses audit menjadi lebih transparan, sistematis, dan dapat ditinjau kembali oleh pihak lain jika diperlukan.
Jadi, menurut saya urgensi kertas kerja pemeriksaan terletak pada fungsinya sebagai bukti, alat kontrol kualitas, dan dasar penyusunan opini audit, sehingga keberadaannya tidak bisa dipisahkan dari proses auditing itu sendiri.

AUDITING A2026 -> Summary

by Suci Tri Wahyuni 2313031012 -
Nama : Suci Tri Wahyuni
Npm : 2313031012

Menurut saya, tes transaksi dalam auditing merupakan langkah yang dilakukan auditor untuk mengecek apakah transaksi yang dicatat perusahaan sudah benar dan dapat dipercaya. Dalam hal ini, auditor tidak hanya melihat angka, tetapi juga menelusuri bukti pendukung seperti faktur, nota, atau dokumen lainnya untuk memastikan bahwa transaksi tersebut memang terjadi, dicatat dengan jumlah yang tepat, dan dimasukkan ke akun yang sesuai. Selain itu, tes transaksi juga membantu auditor menilai apakah prosedur dan pengendalian internal perusahaan berjalan dengan baik. Dengan adanya tes ini, auditor dapat lebih yakin bahwa laporan keuangan yang disusun tidak mengandung kesalahan atau penyimpangan yang dapat merugikan pihak-pihak yang berkepentingan.

AUDITING A2026 -> Brainstorming

by Suci Tri Wahyuni 2313031012 -
Nama : Suci Tri Wahyuni
Npm : 2313031012

Menurut saya, tes transaksi sangat penting dipahami oleh auditor karena tes ini digunakan untuk memastikan bahwa setiap transaksi yang dicatat dalam laporan keuangan benar-benar terjadi, diproses dengan benar, dan tidak mengandung kesalahan material. Dengan memahami tes transaksi, auditor dapat mendeteksi adanya kesalahan pencatatan atau kecurangan sejak awal sebelum berdampak lebih besar pada laporan keuangan. Selain itu, tes transaksi juga membantu auditor menilai apakah sistem pengendalian internal perusahaan sudah berjalan dengan baik.

Aspek yang Harus Diperhatikan dalam Tes Transaksi

Dalam melakukan tes transaksi, menurut saya ada beberapa aspek penting yang harus diperhatikan, yaitu:
1. Kelengkapan (completeness) → apakah semua transaksi sudah dicatat
2. Keberadaan (occurrence) → apakah transaksi benar-benar terjadi
3. Keakuratan (accuracy) → apakah jumlah dan perhitungan sudah benar
4. Klasifikasi (classification) → apakah transaksi dicatat pada akun yang tepat
5. Waktu pencatatan (timing) → apakah transaksi dicatat pada periode yang benar
6. Posting dan peringkasan (posting & summarization) → apakah sudah dipindahkan ke buku besar dengan benar

Selain itu, auditor juga perlu memperhatikan bukti pendukung, otorisasi, dan prosedur pencatatan untuk memastikan transaksi sesuai dengan sistem yang berlaku.

Kesimpulan

Jadi, tes transaksi penting karena menjadi dasar bagi auditor untuk menilai keandalan laporan keuangan. Tanpa pemahaman yang baik tentang tes ini, auditor bisa saja melewatkan kesalahan atau kecurangan yang berdampak besar.

AUDITING A2026 -> Brainstorming

by Suci Tri Wahyuni 2313031012 -
Nama : Suci Tri Wahyuni
Npm : 2313031012

1) Apa yang anda ketahui tentang pengendalian intern?
Menurut saya, pengendalian intern adalah suatu sistem atau proses yang dibuat oleh manajemen dalam sebuah organisasi untuk mengatur dan mengawasi kegiatan operasional agar berjalan sesuai tujuan. Pengendalian ini mencakup kebijakan dan prosedur yang bertujuan untuk menjaga aset, memastikan data akurat, serta memastikan kegiatan sesuai aturan yang berlaku.
Selain itu, pengendalian intern juga memberikan keyakinan bahwa perusahaan dapat mencapai tujuan secara efektif, efisien, dan sesuai hukum.

2) Mengapa penting pengendalian intern bagi sebuah entitas?
Pengendalian intern sangat penting karena:
• Dapat melindungi aset perusahaan dari kecurangan atau penyalahgunaan
• Membantu menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan dapat dipercaya
• Meningkatkan efisiensi operasional perusahaan
• Memastikan kepatuhan terhadap kebijakan dan peraturan
• Mengurangi risiko kesalahan maupun fraud
Dengan adanya pengendalian intern yang baik, perusahaan bisa berjalan lebih terarah dan terhindar dari kerugian.

3) Apa kaitannya pengendalian intern dengan auditing?
Menurut saya, pengendalian intern sangat berkaitan erat dengan auditing karena:
• Auditor akan menilai apakah sistem pengendalian intern dalam perusahaan sudah berjalan dengan baik atau belum
• Jika pengendalian intern kuat, maka proses audit bisa lebih mudah dan efisien
• Sebaliknya, jika pengendalian intern lemah, auditor harus melakukan pemeriksaan lebih mendalam
Jadi, pengendalian intern menjadi dasar bagi auditor dalam menentukan prosedur audit dan tingkat risiko yang ada.

4) Bedakan Audit Internal dengan Audit Eksternal!
Perbedaan audit internal dan eksternal menurut pemahaman saya adalah:
Audit Internal
• Dilakukan oleh pihak dalam perusahaan
• Tujuannya untuk membantu manajemen memperbaiki sistem dan kinerja
• Bersifat berkelanjutan (tidak hanya sekali)
• Fokus pada evaluasi internal dan peningkatan operasional

Audit Eksternal
• Dilakukan oleh pihak luar (akuntan publik independen)
• Tujuannya memberikan opini atas laporan keuangan
• Dilakukan secara periodik (biasanya tahunan)
• Lebih fokus pada kewajaran laporan keuangan

Kesimpulan
Menurut saya, pengendalian intern itu seperti “sistem pengaman” dalam perusahaan. Tanpa itu, perusahaan akan lebih mudah mengalami kesalahan, kecurangan, dan ketidakteraturan. Sedangkan auditing berperan sebagai pihak yang mengecek apakah sistem pengamanan tersebut sudah berjalan dengan baik atau belum.

AUDITING A2026 -> Telaah jurnal

by Suci Tri Wahyuni 2313031012 -
Nama : Suci Tri Wahyuni
NPM : 2313031012

Menurut saya, isi jurnal tersebut menunjukkan bahwa pemeriksaan internal (audit intern) memang punya peran penting dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal di perusahaan, khususnya di perbankan. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang menyatakan bahwa audit internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian internal, dengan kontribusi sebesar 34,6% . Menurut saya, angka ini cukup menunjukkan bahwa audit internal itu penting, walaupun bukan satu-satunya faktor yang menentukan.
Selain itu, saya juga setuju dengan pendapat dalam jurnal bahwa pengendalian internal dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kecurangan atau penyalahgunaan aset. Contoh kasus fraud di bank yang disebutkan dalam jurnal membuktikan bahwa lemahnya pengendalian internal bisa berdampak besar bagi perusahaan . Jadi, audit internal seharusnya benar-benar dijalankan dengan baik, bukan hanya sekadar formalitas.
Menurut pendapat saya, salah satu hal yang paling penting dari audit internal adalah sikap independen dari auditor itu sendiri. Kalau auditor tidak independen, maka hasil pemeriksaan bisa saja tidak objektif dan justru menutupi kesalahan yang ada. Hal ini bisa membuat pengendalian internal jadi tidak efektif.
Namun, saya juga melihat bahwa penelitian ini masih terbatas karena hanya melihat satu faktor saja, yaitu audit internal. Padahal, dalam kenyataannya masih banyak faktor lain yang memengaruhi efektivitas pengendalian internal, seperti kualitas sumber daya manusia, sistem manajemen, dan teknologi yang digunakan.
Kesimpulannya, menurut saya audit internal memang sangat berpengaruh terhadap efektivitas pengendalian internal, tetapi perusahaan juga perlu memperhatikan faktor lain agar sistem pengendalian internal bisa berjalan dengan lebih optimal.