Kiriman dibuat oleh Tria Meilisma

ASP A2025 -> Diskusi

oleh Tria Meilisma -

Nama: Tria Meilisma

NPM: 2313031029

Langkah-langkah dalam mengembangkan laporan audit kinerja sektor publik meliputi:

1.Perencanaan audit kinerja, yang mencakup pemahaman objek audit, identifikasi area kunci, penetapan tujuan dan ruang lingkup audit, penentuan kriteria, dan penyusunan program audit

2.Pelaksanaan audit kinerja yang melibatkan pengujian dan pengumpulan bukti

3. Penyusunan laporan audit yang mencakup penyusunan tema temuan dan konsep laporan, serta penyampaian laporan hasil audit kepada auditan.

ASP A2025 -> Diskusi

oleh Tria Meilisma -

Nama: Tria Meilisma

NPM: 2313031029

1.Laporan Realisasi Anggaran (LRA): Menyajikan perbandingan antara anggaran yang disetujui dan realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan dalam suatu periode pelaporan.

2.Neraca: Menyajikan aset, kewajiban, dan ekuitas entitas publik pada suatu waktu tertentu.

3.Laporan Kinerja Keuangan:Menampilkan surplus atau defisit serta perubahan dalam ekuitas netto yang mencerminkan hasil operasi dalam periode tertentu

4.Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LP SAL):Menyajikan perubahan saldo anggaran lebih dari satu periode ke periode lain sebagai indikasi dana yang tersedia untuk pembiayaan kegiatan masa depan

5. Laporan Arus Kas:  Menyajikan arus masuk dan keluar kas berdasarkan aktivitas operasi, investasi, dan pembiayaan

6.Catatan atas Laporan Keuangan (CALK): Penjelasan detail mengenai laporan keuangan dan prinsip yang digunakan dalam penyusunannya.

ASP A2025 -> Diskusi

oleh Tria Meilisma -
Nama: Tria Meilisma 
NPM: 2313031029

Memilih teknik akuntansi di sektor publik harus mempertimbangkan beberapa hal penting agar laporan keuangan relevan, andal, dan transparan. Pertama, teknik yang digunakan harus mematuhi standar akuntansi, seperti SAP di Indonesia atau IPSAS internasional, untuk memastikan konsistensi dan kredibilitas. Kedua, karakteristik entitas publik memengaruhi metode yang tepat, karena kompleksitas transaksi berbeda antar instansi (LKPP 2021, Kemenkeu RI). Ketiga, tujuan pelaporan menentukan pilihan antara akuntansi berbasis kas atau akrual, sesuai kebutuhan informasi pengambilan keputusan dan pertanggungjawaban, eempat, ketersediaan sistem dan sumber daya penting, karena metode seperti akrual memerlukan SDM dan sistem informasi memadai, Selain itu, teknik akuntansi harus akurat, andal, dan transparan agar mudah dipahami publik,serta mendukung pengambilan keputusan fiskal dan alokasi sumber daya secara efektif.

Referensi:

IPSAS Board. (2022). International Public Sector Accounting Standards. London: IFAC.

Mardiasmo, D. (2019). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.

Bastian, I. (2014). Akuntansi Sektor Publik: Teori dan Praktik di Indonesia. Jakarta: Salemba Empat.

International Monetary Fund (IMF). (2014). Government Finance Statistics Manual 2014. Washington, D.C.: IMF.