NPM: 2313031029
menyusun Audit kinerja berbasis risiko untuk mengevaluasi sistem IzinCerdas dapat dilakukan dengan pendekatan sistematis yang meliputi identifikasi dan analisis risiko utama yang menghambat pencapaian tujuan sistem, yaitu percepatan pelayanan, transparansi, dan pengurangan penyalahgunaan wewenang. Prosesnya harus fokus pada pemetaan risiko keterlambatan penerbitan izin, ketidakjelasan status izin, dan potensi penyalahgunaan wewenang, dilanjutkan evaluasi pengendalian risiko dan efisiensi teknologi yang digunakan.Teknologi digital dapat digunakan untuk mendeteksi potensi penyimpangan dan kelemahan sistem e-Government melalui beberapa cara. Pertama, dengan penerapan audit dan pengawasan real-time yang memungkinkan monitoring proses perizinan secara langsung sehingga keterlambatan dan status izin yang tidak jelas bisa segera terdeteksi. Kedua, teknologi big data dan kecerdasan buatan (AI) dapat menganalisis data besar untuk menemukan pola penyalahgunaan wewenang atau indikasi korupsi secara dini. Selain itu, teknologi digital juga mendukung transparansi dan partisipasi publik dengan menyediakan portal pengaduan daring yang terintegrasi, misalnya platform pengaduan yang dipantau lembaga independen seperti Ombudsman. Dengan adanya dashboard pengawasan dan analisis data pengaduan secara prediktif, potensi maladministrasi dan praktik penyimpangan dapat diidentifikasi dan dilaporkan secara lebih efektif. Penggunaan teknologi blockchain juga dapat diaplikasikan untuk memastikan integritas data perizinan agar tidak bisa dimanipulasi, mendukung jejak audit yang transparan dan aman. Secara keseluruhan, kombinasi dari real-time monitoring, analisis big data, partisipasi publik digital, dan teknologi blockchain memberikan fondasi sistematis untuk mendeteksi dan mencegah penyimpangan dalam sistem perizinan usaha dan bangunan secara daring.