NPM : 2313031025
Menurut saya, tes transaksi dalam auditing adalah cara auditor untuk membuktikan apakah transaksi-transaksi yang dicatat oleh perusahaan benar-benar mencerminkan kejadian yang sesungguhnya. Ini adalah tahap yang tidak bisa dianggap remeh, karena di sinilah auditor mulai menggali lebih dalam ke dalam catatan keuangan kliennya. Auditor tidak hanya sekadar melihat angka, tapi juga mempertanyakan apakah transaksi itu benar-benar terjadi, sudah diotorisasi dengan benar, dicatat di periode yang tepat, dan diklasifikasikan ke akun yang sesuai. Kalau salah satu aspek ini terlewat, besar kemungkinan ada salah saji yang lolos begitu saja tanpa terdeteksi (kesalahan dalam laporan keuangan yang tidak diketahui oleh auditor). Oleh karena itu, pemahaman yang kuat tentang tes transaksi menjadi bekal penting bagi seorang auditor agar hasil auditnya bisa benar-benar dipertanggungjawabkan.