གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ IRFAN A SUKI

ASP A2025 -> CASE STUDY

IRFAN A SUKI གིས-
Nama:Irfan A Suki
Npm:2313031013

Rendahnya efektivitas program SehatMandiri disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: kurangnya kesiapan infrastruktur dan SDM di Puskesmas, lemahnya integrasi data antar sistem, minimnya sosialisasi serta monitoring, dan rendahnya manajemen perubahan sehingga banyak pegawai belum sepenuhnya beradaptasi. Selain itu, kendala teknis seperti server lambat dan tampilan aplikasi yang kurang ramah pengguna turut menurunkan minat pemakaian.
Untuk menilai dan memperbaiki kinerja sistem, audit berbasis data dapat dilakukan dengan tahapan:

1.Perencanaan – menentukan indikator kinerja dan area risiko.
2.Pengumpulan data – menganalisis log sistem, survei pengguna, dan laporan pengaduan.
3.Analisis data – menilai tingkat penggunaan, efisiensi pelayanan, dan kepuasan pasien.
4.Evaluasi 3E (Economy, Efficiency, Effectiveness) – membandingkan hasil dengan target.
5.Rekomendasi – meningkatkan pelatihan SDM, integrasi sistem, dan kinerja teknis platform.

Dengan pendekatan ini, audit dapat memberikan gambaran objektif untuk meningkatkan efektivitas digitalisasi layanan kesehatan di Kota Mandiri.

ASP A2025 -> Diskusi

IRFAN A SUKI གིས-
Nama:Irfan A Suki
Npm:2313031013

Langkah-langkah Pengembangan Laporan Audit Kinerja Sektor Publik

A.Perencanaan Audit – Menentukan tujuan, ruang lingkup, objek, dan rencana kerja audit.
B.Pengumpulan Data – Mengumpulkan dan menganalisis bukti melalui wawancara, observasi, dan dokumen.
C.Evaluasi Kinerja – Menilai efisiensi, efektivitas, dan ekonomis program berdasarkan indikator kinerja.
D.Temuan & Kesimpulan – Menyusun hasil audit, penyebab masalah, dan dampaknya.
E.Rekomendasi – Memberikan saran perbaikan yang dapat diterapkan.
F.Penyusunan Laporan – Menyajikan hasil, kesimpulan, dan rekomendasi secara objektif.
G.Tindak Lanjut – Memantau pelaksanaan rekomendasi oleh instansi terkait.

ASP A2025 -> Diskusi

IRFAN A SUKI གིས-
Nama:Irfan A Suki
Npm:2313031013

Audit value for money berfungsi memastikan penggunaan dana publik berjalan ekonomis, efisien, dan efektif (3E). Audit ini menilai apakah program pemerintah memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara. Hasilnya menjadi dasar perbaikan kinerja dan efisiensi anggaran guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

ASP A2025 -> Diskusi

IRFAN A SUKI གིས-
nama:Irfan A Suki
npm:2313031013



Dalam memilih teknik akuntansi sektor publik, beberapa pertimbangan penting perlu diperhatikan, yaitu:
1.Tujuan pelaporan keuangan, agar informasi yang dihasilkan relevan dan andal bagi pengambilan keputusan publik.
2.Karakteristik entitas dan transaksi, karena sektor publik memiliki transaksi non-komersial yang berbeda dari sektor swasta.
3.Ketersediaan sumber daya, baik SDM maupun sistem informasi akuntansi yang memadai.
4.Kepatuhan terhadap regulasi, seperti penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (PP No. 71 Tahun 2010).
5.Tingkat transparansi dan akuntabilitas, untuk mendukung prinsip good governance.

Dengan mempertimbangkan aspek-aspek tersebut, pemerintah dapat memilih teknik akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi organisasinya.

Referensi:
Mardiasmo (2018); Mahmudi (2019); Halim & Kusufi (2020); Bastian (2020); PP No. 71 Tahun 2010.