Posts made by IRFAN A SUKI

EKO PUBLIK A26 -> Aktivitas Diskusi Mahasiswa

by IRFAN A SUKI -
Nama : Irfan A Suki
NPM : 2313031013

1. Kasus tersebut lebih tepat disebut kegagalan pemerintah, karena subsidi yang seharusnya diberikan kepada masyarakat berpendapatan rendah juga dinikmati oleh masyarakat yang mampu.

2. Tujuan subsidi adalah mengurangi beban masyarakat, menjaga daya beli, dan meningkatkan kesejahteraan, terutama bagi kelompok berpendapatan rendah.

3. Subsidi dapat tidak tepat sasaran karena data penerima kurang akurat atau belum diperbarui, sehingga masyarakat mampu masih bisa menerima subsidi.

4. Dampaknya adalah anggaran menjadi kurang efisien dan pemerataan kesejahteraan tidak tercapai secara maksimal.

5. Menurut saya, bantuan langsung kepada kelompok sasaran lebih tepat untuk program yang memang ditujukan kepada masyarakat berpendapatan rendah karena penerimanya dapat ditentukan dengan lebih jelas.

6. Data yang diperlukan antara lain data penerima, pendapatan masyarakat, tingkat kemiskinan, jumlah bantuan, dan perubahan kondisi ekonomi sebelum dan sesudah kebijakan.

EKONDUS A26 -> e-journal

by IRFAN A SUKI -
Nama : Irfan A Suki
NPM : 2313031013

Menurut saya, inti dari artikel ini adalah bahwa peraturan atau regulasi dapat memengaruhi perkembangan dan kinerja suatu sektor. Regulasi yang baik, jelas, dan mudah diterapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung kegiatan usaha, meningkatkan investasi, serta membantu suatu sektor berkembang dengan lebih efektif. Artikel ini membahas berbagai penelitian mengenai hubungan antara regulasi dan kinerja sektor. Beberapa sektor yang banyak dibahas adalah telekomunikasi, energi, dan keuangan. Dari pembahasan tersebut dapat dipahami bahwa regulasi tidak hanya menjadi aturan bagi pelaku usaha, tetapi juga dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung peningkatan kinerja dan perkembangan suatu sektor.

EKONDUS A26 -> DISKUSI

by IRFAN A SUKI -
Nama : Irfan A Suki
NPM : 2313031013

Setelah menyimak video tersebut, saya memahami bahwa Revolusi Industri 4.0 menuntut sumber daya manusia untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi seperti robotika, otomatisasi, kecerdasan buatan, dan Internet of Things. Menurut saya, pendidikan dan pelatihan keterampilan digital sangat penting agar tenaga kerja Indonesia mampu memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang. Persiapan ini juga diperlukan untuk menghadapi bonus demografi sehingga jumlah tenaga kerja produktif yang besar dapat menjadi peluang bagi Indonesia di masa depan.

EKONDUS A26 -> CASE STUDY

by IRFAN A SUKI -
Nama : Irfan A Suki
NPM : 2313031013

1. Tantangan PT NusantaraTech, menghadapi tantangan berupa teknologi produksi yang masih konvensional, keterbatasan tenaga kerja yang menguasai teknologi digital, serta biaya investasi yang cukup besar untuk menerapkan IoT, AI, dan otomatisasi. Selain itu, perusahaan harus menghadapi persaingan dari perusahaan global yang lebih cepat dalam melakukan inovasi. Hal ini menunjukkan bahwa bisnis saat ini harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan konsumen.

2. Strategi yang Dapat Dilakukan, Menurut saya, NusantaraTech perlu melakukan transformasi digital secara bertahap, misalnya dengan menerapkan otomatisasi pada bagian tertentu dan mulai mengembangkan produk berbasis IoT. Tenaga kerja juga perlu diberikan pelatihan agar memiliki keterampilan digital. Kerja sama dengan perusahaan internasional dapat dilakukan untuk memperoleh teknologi dan pengetahuan baru. Dengan demikian, teknologi dapat membantu meningkatkan kemampuan pekerja, bukan hanya menggantikan tenaga kerja.

3. Perbandingan dengan Samsung, Dibandingkan NusantaraTech, Samsung lebih maju dalam memanfaatkan teknologi AI dan IoT serta mengembangkan ekosistem produk digital. NusantaraTech dapat belajar dari Samsung dalam hal inovasi, pengembangan teknologi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, penerapannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi perusahaan dan kebutuhan konsumen Indonesia.