Posts made by Yesi Novia Pitriani

AUDITING A2026 -> Diskusi

by Yesi Novia Pitriani -
Nama: Yesi Novia Pitriani
NPM: 2313031006

Pemeriksaan persediaan merupakan area audit yang sangat krusial karena persediaan sering menjadi salah satu aset terbesar sekaligus paling berisiko dalam perusahaan. Dari sudut pandang saya, audit persediaan tidak hanya sekadar memastikan jumlah barang secara fisik, tetapi juga menilai apakah sistem pengendalian internal perusahaan sudah mampu mencegah kecurangan, kesalahan pencatatan, dan penyimpangan dalam pengelolaan persediaan. Urgensinya sangat tinggi karena kesalahan dalam persediaan akan berdampak langsung pada laporan keuangan, terutama pada aktiva lancar, harga pokok penjualan, dan laba. Jika persediaan akhir salah, maka laba yang dilaporkan juga bisa menyesatkan, yang pada akhirnya memengaruhi pengambilan keputusan manajemen, investor, hingga penentuan pajak. Selain itu, persediaan juga rentan terhadap risiko seperti pencurian, kerusakan, atau keusangan, sehingga perlu pengawasan dan pemeriksaan yang ketat. Dengan demikian, pemeriksaan persediaan penting untuk memastikan keandalan laporan keuangan, meningkatkan efisiensi operasional, serta meminimalkan risiko kecurangan. Audit yang baik juga membantu perusahaan memperbaiki sistem pengendalian internal sehingga pengelolaan persediaan menjadi lebih efektif dan akuntabel.

AUDITING A2026 -> Diskusi

by Yesi Novia Pitriani -
Nama: Yesi Novia Pitriani
NPM: 2313031006

Mekanisme pemeriksaan surat berharga dan investasi dimulai dengan evaluasi pengendalian internal atas pembelian, penjualan, dan penyimpanan surat berharga, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik surat berharga untuk memastikan keberadaan, serta rekonsiliasi saldo antara catatan perusahaan dengan bukti kepemilikan. Pengujian substantif mencakup analisis rasio keuangan terkait investasi, verifikasi transaksi pembelian dan penjualan dengan dokumen pendukung seperti perjanjian, bukti transfer, dan konfirmasi dari broker, verifikasi pendapatan investasi berupa dividen atau bunga, penilaian investasi sesuai standar akuntansi berdasarkan persentase kepemilikan saham, serta memastikan penyajian dan pengungkapan sesuai standar akuntansi. Investasi diklasifikasikan dengan metode biaya untuk kepemilikan dengan persentase kecil, metode ekuiti untuk kepemilikan dengan persentase menengah yang menunjukkan pengaruh signifikan, dan metode ekuiti dengan konsolidasi untuk kepemilikan dengan persentase besar yang mengendalikan perusahaan. Untuk entitas yang memiliki varian cukup banyak dalam kepemilikan surat berharga dan investasi, auditor harus memperhatikan klasifikasi investasi sebagai aktiva lancar atau tidak lancar berdasarkan jangka waktu, kategori apakah untuk diperdagangkan, dimiliki hingga jatuh tempo, atau tersedia untuk dijual, penilaian dengan nilai wajar untuk investasi yang memiliki pasar aktif, amortisasi premi atau diskonto untuk efek utang, pengendalian internal yang mencakup pemisahan tanggung jawab antara pihak yang mengambil keputusan investasi, melakukan transaksi, menyimpan surat berharga, dan mencatat, penyimpanan surat berharga yang aman dalam safe deposit box atau bank kustodian, serta pengungkapan lengkap dalam catatan atas laporan keuangan termasuk nilai wajar agregat, laba dan rugi belum direalisasi, biaya perolehan, dan tanggal jatuh tempo untuk efek utang yang dikelompokkan berdasarkan periode. Auditor juga perlu memeriksa bahwa pembelian dan penjualan efek untuk trading tercatat dalam arus kas operasi sedangkan untuk tersedia untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo tercatat dalam arus kas investasi, serta memastikan laporan konsolidasian dibuat untuk investasi dengan kepemilikan yang mengendalikan perusahaan.

AUDITING A2026 -> Diskusi

by Yesi Novia Pitriani -
Nama: Yesi Novia Pitriani
NPM: 2313031006

Pemeriksaan kas dan setara kas merupakan proses audit yang sangat penting karena kas adalah aset paling likuid dengan risiko bawaan yang sangat tinggi. Prosedur pemeriksaan dimulai dengan evaluasi pengendalian internal atas kas, pembuatan top schedule, pelaksanaan kas opname (cash count) untuk memastikan kecocokan antara catatan dan kondisi fisik, serta konfirmasi kepada seluruh rekening bank yang dimiliki perusahaan. Auditor juga harus memeriksa rekonsiliasi bank, review pembatasan penggunaan dana, memeriksa transfer antar bank untuk mendeteksi praktik kitting, serta mengecek transaksi sesudah tanggal neraca untuk memastikan kelengkapan pencatatan. Dalam audit kas dan setara kas, terdapat delapan pertimbangan utama yang harus diperhatikan yaitu kecukupan pengendalian internal, keberadaan dan kepemilikan saldo kas yang sebenarnya, keakuratan pencatatan transaksi, kelengkapan pencatatan, timing yang tepat, tidak ada pembatasan penggunaan dana, konversi mata uang asing yang benar, serta penyajian yang sesuai standar akuntansi. Ada kaitan erat antara pemeriksaan kas dengan pemeriksaan piutang karena piutang yang tertagih akan menjadi penerimaan kas, sehingga auditor perlu memverifikasi bahwa pelunasan piutang benar masuk ke kas dan memeriksa transaksi kas sesudah tanggal neraca untuk memastikan piutang dapat tertagih.