Nama : Rieke Nindita Sari
NPM : 2313031019
Penelitian Ilmiah
Menurut Yusuf (2016) penelitian dimulai atau diawali dengan rasa ingin tahu yang mendalam dari manusia tentang sesuatu atau masalah. Penelitian ilmiah merupakan penyelidikan sistematis, terkontrol, empiris dan kritis dari proposisi hipotesis tentang hubungan tertentu antara fenomena. Oleh karena itu, penelitian adalah keingintahuan manusia akan pengetahuan melalui penggunaan metode atau metode ilmiah dalam situasi ini.
Secara teori ada beberapa pertimbangan bagi seorang peneliti dalam memilih masalah penelitian, yaitu:
1. Pertimbangan Workability
2. Pertimbangan Critical Mass
3. Pertimbangan Interest
4. Pertimbangan Theoretical Value
5. Pertimbangan Practical Value
Metode Penelitian Ilmiah
Metode penelitian yang benar adalah metode yang dapat menjawab pertanyaan penelitian dengan baik.
1. Penelitian Dasar (Basic/ Pure Research)
Penelitian dasar adalah kegiatan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan pengujian sudah atau belum dilakukan sebelumnya dan membuktikan hipotesis dan konsep yang secara abstrak untuk diuji oleh peneliti (Gay, 1977).
2. Penelitian Terapan (Applied Research)
Penelitian terapan adalah penelitian untuk memecahkan masalah yang terjadi di masyarakat dalam kaitannya dengan masalah dan masalah sosial, sosial, ekonomi, dan masalah lainnya.
Metode Penelitian berdasarkan “Tujuan”
1. Metode Eksplorasi (explorative method)
2. Metode Deskriptif (descriptive method)
3. Metode Verifikatif (verificative method)
Metode Penelitian berdasarkan “Sifat”
1. Studi kasus
2. Studi sejarah
3. Penelitian eksperimental
4. Studi
5. Studi Banding
Langkah-langkah atau Prosedur dalam Melakukan Penelitian
Ada langkah-langkah yang harus dilaksanakan dalam melakukan penelitian kuantitatif, yaitu:
1. Mengidentifikasi, memilih, dan merumuskan masalah
2. Menyusun kerangka pemikiran
3. Merumuskan hipotesis
Langkah-langkah dalam penelitian metode kualitatif dimulai dengan identifikasi masalah, tinjauan pustaka, kejelasan tujuan penelitian, pengumpulan data, observasi, sampel, wawancara, masalah etis, dan analisis data.
1. Identifikasi masalah
2. Tinjauan pustaka
3. Tujuan penelitian
4. Pengumpulan data
5. Observasi
6. Sampel
7. Wawancara
8. Analisis data
Manfaat Penelitian
1. Manfaat teoritis
Manfaat teoritis adalah fungsi penelitian pengembangan ilmiah. Manfaat teoritis didasarkan pada tujuan verifikatif, yaitu untuk menguji teori-teori yang ada.
2. Manfaat praktis
Manfaat praktis adalah dampak langsung dari hasil penelitian, dan masyarakat dapat menggunakannya untuk memecahkan berbagai jenis rumusan masalah praktis.
NPM : 2313031019
Penelitian Ilmiah
Menurut Yusuf (2016) penelitian dimulai atau diawali dengan rasa ingin tahu yang mendalam dari manusia tentang sesuatu atau masalah. Penelitian ilmiah merupakan penyelidikan sistematis, terkontrol, empiris dan kritis dari proposisi hipotesis tentang hubungan tertentu antara fenomena. Oleh karena itu, penelitian adalah keingintahuan manusia akan pengetahuan melalui penggunaan metode atau metode ilmiah dalam situasi ini.
Secara teori ada beberapa pertimbangan bagi seorang peneliti dalam memilih masalah penelitian, yaitu:
1. Pertimbangan Workability
2. Pertimbangan Critical Mass
3. Pertimbangan Interest
4. Pertimbangan Theoretical Value
5. Pertimbangan Practical Value
Metode Penelitian Ilmiah
Metode penelitian yang benar adalah metode yang dapat menjawab pertanyaan penelitian dengan baik.
1. Penelitian Dasar (Basic/ Pure Research)
Penelitian dasar adalah kegiatan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan pengujian sudah atau belum dilakukan sebelumnya dan membuktikan hipotesis dan konsep yang secara abstrak untuk diuji oleh peneliti (Gay, 1977).
2. Penelitian Terapan (Applied Research)
Penelitian terapan adalah penelitian untuk memecahkan masalah yang terjadi di masyarakat dalam kaitannya dengan masalah dan masalah sosial, sosial, ekonomi, dan masalah lainnya.
Metode Penelitian berdasarkan “Tujuan”
1. Metode Eksplorasi (explorative method)
2. Metode Deskriptif (descriptive method)
3. Metode Verifikatif (verificative method)
Metode Penelitian berdasarkan “Sifat”
1. Studi kasus
2. Studi sejarah
3. Penelitian eksperimental
4. Studi
5. Studi Banding
Langkah-langkah atau Prosedur dalam Melakukan Penelitian
Ada langkah-langkah yang harus dilaksanakan dalam melakukan penelitian kuantitatif, yaitu:
1. Mengidentifikasi, memilih, dan merumuskan masalah
2. Menyusun kerangka pemikiran
3. Merumuskan hipotesis
Langkah-langkah dalam penelitian metode kualitatif dimulai dengan identifikasi masalah, tinjauan pustaka, kejelasan tujuan penelitian, pengumpulan data, observasi, sampel, wawancara, masalah etis, dan analisis data.
1. Identifikasi masalah
2. Tinjauan pustaka
3. Tujuan penelitian
4. Pengumpulan data
5. Observasi
6. Sampel
7. Wawancara
8. Analisis data
Manfaat Penelitian
1. Manfaat teoritis
Manfaat teoritis adalah fungsi penelitian pengembangan ilmiah. Manfaat teoritis didasarkan pada tujuan verifikatif, yaitu untuk menguji teori-teori yang ada.
2. Manfaat praktis
Manfaat praktis adalah dampak langsung dari hasil penelitian, dan masyarakat dapat menggunakannya untuk memecahkan berbagai jenis rumusan masalah praktis.