Kiriman dibuat oleh Aulya Syifa Zulkarnaen

ASP A2025 -> Diskusi

oleh Aulya Syifa Zulkarnaen -
Nama : Aulya Syifa Zulkarnaen
NPM : 2313031009

Paradigma anggaran tradisional ditandai dengan pendekatan incremental, di mana anggaran dibuat dengan menambah atau mengurangi dana dari tahun sebelumnya tanpa evaluasi mendalam, menggunakan struktur line-item, bersifat sentralistik, dan fokus pada input tanpa mempertimbangkan hasil (output/outcome). Kelemahannya adalah kurangnya hubungan anggaran dengan perencanaan jangka panjang dan ketidakmampuan untuk mengevaluasi efektivitas pengeluaran secara menyeluruh. Sedangkan paradigma anggaran berbasis New Public Management (NPM) menekankan orientasi pada kinerja dan hasil, desentralisasi pengambilan keputusan, fokus pada outcome dan efisiensi biaya, serta mendorong kompetisi dan inovasi dalam pelayanan publik. NPM mengubah peran pemerintah menjadi katalisator, hal ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan akuntabilitas serta transparansi dalam penggunaan dana publik.

Zero Based Budgeting (ZBB) mengatasi kelemahan kedua paradigma tersebut dengan menuntut setiap unit penganggaran mengembangkan paket keputusan berdasarkan kebutuhan aktual, bukan hanya mengikuti pola pengeluaran lama. ZBB melakukan evaluasi dan peringkat paket berdasarkan manfaat yang diharapkan sehingga alokasi sumber daya menjadi lebih efektif, fleksibel, dan transparan, serta meningkatkan kinerja dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik. Dengan demikian, ZBB menjadi jembatan yang memperbaiki kelemahan anggaran tradisional sekaligus meningkatkan efektivitas penganggaran berbasis NPM dalam sektor publik.

ASP A2025 -> Diskusi

oleh Aulya Syifa Zulkarnaen -
Nama : Aulya Syifa Zulkarnaen
NPM : 2313031009

Sistem manajemen sektor publik di era digital ditandai oleh penggunaan teknologi informasi untuk membuat layanan pemerintah lebih efisien, meningkatkan transparansi layanan pemerintah, dan mudah diakses masyarakat. Contohnya adalah penerapan e-government, pengurusan e-KTP melalui Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), layanan kesehatan menggunakan Mobile JKN dari BPJS Kesehatan yang memudahkan warga mengakses layanan publik dalam satu aplikasi.Transformasi ini membantu pemerintah dalam pengambilan keputusan berbasis data, mempercepat proses pelayanan, serta meningkatkan akuntabilitas karena setiap proses bisa dilacak secara digital.