Nama : Aulya Syifa Zulkarnaen
NPM : 2313031009
Paradigma anggaran tradisional ditandai dengan pendekatan incremental, di mana anggaran dibuat dengan menambah atau mengurangi dana dari tahun sebelumnya tanpa evaluasi mendalam, menggunakan struktur line-item, bersifat sentralistik, dan fokus pada input tanpa mempertimbangkan hasil (output/outcome). Kelemahannya adalah kurangnya hubungan anggaran dengan perencanaan jangka panjang dan ketidakmampuan untuk mengevaluasi efektivitas pengeluaran secara menyeluruh. Sedangkan paradigma anggaran berbasis New Public Management (NPM) menekankan orientasi pada kinerja dan hasil, desentralisasi pengambilan keputusan, fokus pada outcome dan efisiensi biaya, serta mendorong kompetisi dan inovasi dalam pelayanan publik. NPM mengubah peran pemerintah menjadi katalisator, hal ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan akuntabilitas serta transparansi dalam penggunaan dana publik.
Zero Based Budgeting (ZBB) mengatasi kelemahan kedua paradigma tersebut dengan menuntut setiap unit penganggaran mengembangkan paket keputusan berdasarkan kebutuhan aktual, bukan hanya mengikuti pola pengeluaran lama. ZBB melakukan evaluasi dan peringkat paket berdasarkan manfaat yang diharapkan sehingga alokasi sumber daya menjadi lebih efektif, fleksibel, dan transparan, serta meningkatkan kinerja dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik. Dengan demikian, ZBB menjadi jembatan yang memperbaiki kelemahan anggaran tradisional sekaligus meningkatkan efektivitas penganggaran berbasis NPM dalam sektor publik.