Nama : Aulya Syifa Zulkarnaen
NPM : 2313031009
Platform SehatMandiri mengalami rendahnya efektivitas karena beberapa faktor utama yang muncul dalam digitalisasi layanan kesehatan di Indonesia. Pertama, rendahnya literasi digital dan kompetensi tenaga kesehatan di Puskesmas menyebabkan banyak fasilitas belum menggunakan sistem secara penuh, ditambah dengan resistensi terhadap perubahan dari prosedur manual. Kedua, masalah sinkronisasi data timbul dari kurangnya standar interoperabilitas antar fasilitas, infrastruktur internet yang lemah, dan koordinasi antar-instansi yang minim, sehingga data tidak selaras. Ketiga, keterlambatan pelayanan meningkat karena investasi infrastruktur tidak memadai dan kurangnya pelatihan.
Pendekatan audit berbasis data SehatMandiri dimulai dengan analisis tingkat penggunaan platform per Puskesmas/Klinik (persentase layanan digital vs manual) untuk identifikasi unit kurang optimal, uji data matching rekam medis guna deteksi ketidaksinkronan (dari input petugas, jaringan, atau integrasi lemah), serta pemetaan pengaduan terhadap waktu tunggu dan antrian digital untuk telusuri penyebab keterlambatan (verifikasi sistem, kelalaian petugas, atau alur non-digital); hasilnya direkomendasikan sebagai pelatihan wajib, penyempurnaan database, dan otomatisasi verifikasi demi tingkatkan efektivitas pelayanan.
NPM : 2313031009
Platform SehatMandiri mengalami rendahnya efektivitas karena beberapa faktor utama yang muncul dalam digitalisasi layanan kesehatan di Indonesia. Pertama, rendahnya literasi digital dan kompetensi tenaga kesehatan di Puskesmas menyebabkan banyak fasilitas belum menggunakan sistem secara penuh, ditambah dengan resistensi terhadap perubahan dari prosedur manual. Kedua, masalah sinkronisasi data timbul dari kurangnya standar interoperabilitas antar fasilitas, infrastruktur internet yang lemah, dan koordinasi antar-instansi yang minim, sehingga data tidak selaras. Ketiga, keterlambatan pelayanan meningkat karena investasi infrastruktur tidak memadai dan kurangnya pelatihan.
Pendekatan audit berbasis data SehatMandiri dimulai dengan analisis tingkat penggunaan platform per Puskesmas/Klinik (persentase layanan digital vs manual) untuk identifikasi unit kurang optimal, uji data matching rekam medis guna deteksi ketidaksinkronan (dari input petugas, jaringan, atau integrasi lemah), serta pemetaan pengaduan terhadap waktu tunggu dan antrian digital untuk telusuri penyebab keterlambatan (verifikasi sistem, kelalaian petugas, atau alur non-digital); hasilnya direkomendasikan sebagai pelatihan wajib, penyempurnaan database, dan otomatisasi verifikasi demi tingkatkan efektivitas pelayanan.