Nama : Igha Mawardhani
NPM : 2313031043
1. Teori yang Relevan sebagai Landasan Teori
Untuk meneliti pengaruh pembelajaran daring terhadap hasil belajar mahasiswa, beberapa teori yang relevan antara lain:
- Teori Belajar Konstruktivisme
Teori ini menjelaskan bahwa mahasiswa membangun pemahaman melalui pengalaman belajar aktif. Dalam pembelajaran daring, mahasiswa dituntut lebih mandiri, aktif mencari informasi, dan mengelola proses belajarnya sendiri. - Teori Pembelajaran Daring
(E-learning Theory)
Teori ini membahas karakteristik pembelajaran berbasis teknologi, seperti fleksibilitas waktu dan tempat, penggunaan media digital, serta interaksi melalui platform online yang dapat memengaruhi efektivitas belajar. - Teori Motivasi Belajar
Teori ini penting karena pembelajaran daring sangat bergantung pada motivasi internal mahasiswa. Tingkat motivasi dapat memengaruhi keseriusan mahasiswa mengikuti perkuliahan dan berdampak pada hasil belajar.
Teori-teori tersebut membantu menjelaskan bagaimana pembelajaran daring dapat memengaruhi proses dan hasil belajar mahasiswa.
2. Kerangka Pikir Penelitian
Kerangka pikir dalam penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
Pembelajaran daring yang diterapkan pada masa pascapandemi memiliki karakteristik tertentu, seperti penggunaan platform digital, fleksibilitas waktu belajar, dan metode penyampaian materi secara online. Cara pembelajaran ini akan memengaruhi proses belajar mahasiswa, seperti tingkat partisipasi, pemahaman materi, dan motivasi belajar. Selanjutnya, proses belajar tersebut akan berdampak pada hasil belajar mahasiswa, yang dapat dilihat dari nilai, pemahaman konsep, atau capaian akademik lainnya.
Dengan demikian, pembelajaran daring dipandang sebagai faktor yang diduga berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa.
3. Hipotesis Penelitian
Berdasarkan kerangka pikir tersebut, hipotesis yang dapat dirumuskan adalah:
Hipotesis
kerja (H₁):
Pembelajaran daring berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa di masa
pascapandemi COVID-19.
Hipotesis
nol (H₀):
Pembelajaran daring tidak berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa di masa
pascapandemi COVID-19.
Hipotesis ini bersifat dapat diuji secara ilmiah melalui pengumpulan dan analisis data, sehingga dapat diketahui apakah pembelajaran daring benar-benar berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa.