Kelompok 2
1. Igha Mawardhani_2313031043
2. Intan Romala sari_2313031051
Kelompok 2
1. Igha Mawardhani_2313031043
2. Intan Romala sari_2313031051
Nama : Igha Mawardhani
NPM : 2313031043
Nama : Igha Mawardhani
NPM : 2313031043
Audit kinerja berbasis risiko untuk sistem IzinCerdas dapat diawali dengan mengidentifikasi masalah utama yang dilaporkan, seperti keterlambatan penerbitan izin, ketidakjelasan status dalam sistem, serta masih adanya penyalahgunaan wewenang. Dari sini, auditor menelaah faktor penyebabnya, apakah terkait kendala teknis, alur proses yang belum efektif, atau kurangnya disiplin dan pemahaman petugas terhadap sistem digital.
Selanjutnya, auditor memeriksa efektivitas pengendalian internal dalam IzinCerdas. Ini meliputi peninjauan terhadap fitur pelacakan permohonan, sistem verifikasi, serta rekaman aktivitas (audit trail) yang seharusnya mendukung transparansi. Tahap ini penting untuk memastikan bahwa sistem digital memang digunakan sebagaimana tujuannya, bukan hanya sebagai tampilan modern tanpa fungsi yang kuat.
Dalam mendeteksi potensi penyimpangan, auditor dapat memanfaatkan teknologi seperti analisis data untuk mencari pola tidak normal, misalnya lonjakan perubahan data, aktivitas user yang tidak wajar, atau titik proses yang paling sering macet. Log sistem juga dianalisis untuk melihat jejak tindakan setiap pengguna. Berdasarkan temuan tersebut, auditor dapat memberikan rekomendasi perbaikan yang terarah, seperti penyempurnaan fitur, penguatan kontrol keamanan, serta peningkatan pelatihan bagi petugas agar IzinCerdas dapat berjalan lebih cepat, jelas, dan minim penyimpangan.
1. Penyebab Rendahnya Efektivitas SehatMandiri
Rendahnya efektivitas SehatMandiri disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, banyak petugas belum mahir menggunakan sistem sehingga proses digital dan manual bercampur. Kedua, integrasi data antar fasilitas belum stabil sehingga data pasien sering tidak cocok. Ketiga, kurangnya monitoring setelah peluncuran membuat masalah teknis tidak cepat ditangani. Keempat, sosialisasi ke masyarakat masih minim sehingga penggunaan aplikasi belum maksimal.
2. Pentingnya Audit Kinerja Berbasis Data
Audit berbasis data dibutuhkan untuk mengetahui masalah secara lebih akurat. Audit ini membantu melihat apakah hambatan berasal dari SDM, sistem, atau prosedur layanan. Dengan data, pemerintah dapat memahami pola penggunaan aplikasi, titik yang kurang optimal, serta bagian yang perlu diperbaiki secara prioritas.
3. Langkah Audit Berbasis Data yang Disarankan
Langkah audit dimulai dengan mengumpulkan data pemakaian aplikasi, seperti jumlah penggunaan fitur dan unit yang belum aktif. Selanjutnya dilakukan audit kualitas data untuk melihat duplikasi atau ketidaksinkronan. Auditor juga perlu menganalisis proses pelayanan, membandingkan kinerja sebelum dan sesudah digitalisasi. Selain itu, dilakukan pengecekan infrastruktur, serta survei kepada petugas dan masyarakat untuk mengetahui kendala langsung di lapangan.
4. Arah Rekomendasi Perbaikan
Rekomendasi perbaikan dapat berupa pelatihan lanjutan bagi petugas, peningkatan integrasi data, serta penyeragaman alur layanan digital. Pemerintah juga perlu memperkuat sosialisasi kepada masyarakat agar layanan online lebih dimanfaatkan. Dengan langkah ini, SehatMandiri dapat berfungsi lebih efektif dan benar-benar mendukung peningkatan pelayanan kesehatan.