Posts made by Antin Mutia Putri

Nama : Antin Mutia Putri
NPM : 2313053213

"PENANAMAN NILAI-NILAI MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI LAMPEUNEURUT"

Jurnal tersebut membahas penelitian tentang penanaman nilai-nilai moral di SD Negeri Lampeuneurut, yang diinisiasi oleh guru sebagai bagian dari tanggung jawab mereka dalam mendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana nilai-nilai moral ditanamkan kepada siswa, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap 10 guru dan observasi non-partisipatif. Data yang dikumpulkan diolah melalui tahapan analisis kualitatif, seperti reduksi dan verifikasi kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa guru menyisipkan sepuluh nilai moral, seperti kejujuran dan tanggung jawab, ke dalam semua mata pelajaran, yang berkontribusi pada perilaku baik siswa, termasuk hubungan positif antar teman. Meskipun sebagian besar guru berhasil menanamkan nilai-nilai ini, ada beberapa yang kurang memahami nilai-nilai yang perlu diajarkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanaman nilai-nilai moral sudah baik, didukung oleh peran guru, kerjasama dengan orang tua, dan lingkungan sekolah, yang membantu siswa memahami dan menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
Nama : Antin Mutia Putri
NPM : 2313053213

Pada video dibahas mengenai pentingnya pendidikan moral dan tanggung jawab diri dalam keluarga seperti mendengarkan nasehat ayah, mebantu ibu, menemani dan menjaga adik. Didalam video juga menjelaskan tentang pentingnya tanggung jawab diri yang mana tanggung jawab diri dapat mempererat hubungan keluarga, keselamatan keluarga lebih terjamin dan meringankan tugas keluarga.
Nama : Antin Mutia Putri
NPM : 2313053213
Pada video ini membahas mengenai Metode Pengembangan Moral dan Nilai-nilai Agama menunjukkan pentingnya pembentukan karakter anak sejak usia dini. Masa kanak-kanak dianggap sebagai periode krusial untuk menanamkan nilai-nilai positif yang akan menjadi dasar moral bagi perilaku anak di masyarakat. Dalam video, dijelaskan bahwa pengajaran moral tidak hanya berkisar pada penyampaian aturan, tetapi juga melibatkan penanaman nilai-nilai agama yang esensial bagi pembentukan etika dan moralitas.

Contoh yang ditampilkan oleh pendidik menggarisbawahi peran penting mereka dalam proses ini. Pendidik tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berfungsi sebagai teladan yang menunjukkan penerapan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, pendidik mengajarkan tata krama kepada anak dalam berinteraksi dengan orang yang lebih tua, baik dalam cara bertanya maupun berkomunikasi dengan sopan. Ini menunjukkan betapa pentingnya memberikan arahan yang jelas dan contoh konkret agar anak-anak memahami norma sosial. Penanaman nilai-nilai moral dan agama sejak dini juga berkontribusi pada pengembangan empati, toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan, membentuk kepribadian yang kuat dan berintegritas. Dengan demikian, pengajaran moral di usia dini sangat penting untuk perkembangan individu anak serta untuk menciptakan generasi dengan landasan moral yang kokoh dalam kehidupan sosial dan keagamaan mereka.
Nama : Antin Mutia Putri
NPM : 2313053213
Pada video membahas tentang aktivitas marketplace, yang merupakan model pembelajaran interaktif yang mengadaptasi konsep pasar tradisional ke dalam kelas, di mana siswa terlibat dalam proses jual beli informasi. Model ini terdiri dari lima langkah utama:

1. Pembentukan Kelompok
Guru menggunakan kartu berwarna untuk secara acak dan adil membagi siswa ke dalam kelompok.
2. Kreasi Produk
Setiap kelompok diminta untuk membuat poster informatif yang merangkum teks sumber dalam 15 kata atau simbol, yang melatih siswa dalam merangkum dan menyajikan informasi secara visual.
3. Transaksi Informasi
Di sini, satu anggota kelompok bertugas sebagai penjaga stand, sementara anggota lainnya berfungsi sebagai pembeli informasi. Penjaga stand menjelaskan poster kepada pengunjung dalam waktu yang terbatas, menciptakan suasana yang mirip pasar.
4. Berbagi Informasi
Setelah transaksi, pembeli kembali ke kelompok mereka untuk mendiskusikan informasi yang didapat, yang memperkuat keterampilan komunikasi dan kerja sama.
5. Konfirmasi dan Penguatan
Guru kemudian memverifikasi informasi yang telah diperoleh oleh setiap kelompok, memberikan umpan balik dan membantu siswa menarik kesimpulan untuk memastikan pemahaman yang mendalam.

Model ini terbukti efektif karena mendorong keterlibatan aktif, meningkatkan keterampilan komunikasi, dan menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan menyenangkan.
Nama : Antin Mutia Putri
NPM : 2313053213
Jurnal ini meneliti pengembangan moral anak-anak di TK PKK Sosrowijayan, Yogyakarta, yang berlokasi di area pasar kembang. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi pengajaran moral melalui materi, metode, dan evaluasi yang diterapkan. Temuan utama menunjukkan bahwa materi pendidikan moral sesuai dengan Permendiknas nomor 58 tahun 2009, mencakup nilai-nilai seperti kecintaan kepada Tuhan, kejujuran, tanggung jawab, dan kerjasama. Selain itu, para pendidik berfungsi sebagai teladan dengan menunjukkan perilaku moral yang baik, seperti kesopanan dan kerjasama dengan orang tua, diharapkan tidak hanya mendidik tetapi juga menjadi contoh yang bisa ditiru oleh siswa.

Metode pembelajaran moral mencakup cerita, lagu, teladan, dan pembiasaan, seperti berdoa sebelum makan dan berbagi, dengan cerita yang mengandung pesan moral. Evaluasi dilakukan melalui observasi sehari-hari, meskipun jurnal ini mengkritisi kurangnya objektivitas dan fokus pada hasil akhir. Penelitian juga mencatat tantangan dari lingkungan sekitar yang dapat berdampak negatif pada perkembangan moral anak. Meskipun anak-anak tidak berinteraksi langsung, guru berusaha menjelaskan fenomena yang mereka lihat dengan cara sederhana. Kesimpulannya, meski pendidikan moral di TK PKK Sosrowijayan telah berjalan baik, masih ada ruang untuk perbaikan dalam metode pengajaran dan evaluasi, serta rekomendasi untuk memindahkan sekolah ke lingkungan yang lebih mendukung perkembangan moral anak.