Nama: Dita Silviana Putri
NPM : 313031057
Menurut saya, artikel jurnal ini memberikan pemahaman yang jelas mengenai pentingnya peran audit internal dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal suatu organisasi, khususnya pada sektor perbankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Sukabumi. Hal ini membuktikan bahwa semakin baik pelaksanaan audit internal, maka semakin efektif pula sistem pengendalian internal perusahaan.
Saya sependapat dengan penulis bahwa audit internal tidak hanya berfungsi untuk menemukan kesalahan atau kecurangan, tetapi juga berperan sebagai alat evaluasi dan pemberi rekomendasi bagi manajemen dalam memperbaiki sistem pengendalian. Dalam dunia bisnis yang semakin kompleks, keberadaan auditor internal sangat penting untuk membantu perusahaan mengidentifikasi risiko, menjaga kepatuhan terhadap peraturan, serta melindungi aset perusahaan dari penyalahgunaan.
Selain itu, kasus fraud yang diangkat dalam artikel menunjukkan bahwa lemahnya pengendalian internal dapat menimbulkan kerugian besar bagi perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan bahwa fungsi audit internal berjalan secara independen, objektif, dan profesional agar mampu mendeteksi serta mencegah terjadinya penyimpangan sejak dini.
Namun demikian, saya juga melihat adanya keterbatasan dalam penelitian ini. Nilai koefisien determinasi sebesar 34,6% menunjukkan bahwa efektivitas pengendalian internal tidak hanya dipengaruhi oleh audit internal, tetapi juga oleh faktor lain seperti kompetensi sumber daya manusia, manajemen risiko, budaya organisasi, penerapan teknologi informasi, serta komitmen manajemen. Oleh karena itu, perusahaan tidak dapat hanya mengandalkan audit internal untuk menciptakan sistem pengendalian yang efektif.
Secara keseluruhan, artikel ini memberikan kontribusi yang baik dalam menunjukkan hubungan antara audit internal dan efektivitas pengendalian internal. Penelitian ini juga relevan dengan kondisi perusahaan saat ini yang menghadapi berbagai risiko operasional dan keuangan. Oleh karena itu, saya berpendapat bahwa perusahaan perlu terus memperkuat fungsi audit internal sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.
NPM : 313031057
Menurut saya, artikel jurnal ini memberikan pemahaman yang jelas mengenai pentingnya peran audit internal dalam meningkatkan efektivitas pengendalian internal suatu organisasi, khususnya pada sektor perbankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Sukabumi. Hal ini membuktikan bahwa semakin baik pelaksanaan audit internal, maka semakin efektif pula sistem pengendalian internal perusahaan.
Saya sependapat dengan penulis bahwa audit internal tidak hanya berfungsi untuk menemukan kesalahan atau kecurangan, tetapi juga berperan sebagai alat evaluasi dan pemberi rekomendasi bagi manajemen dalam memperbaiki sistem pengendalian. Dalam dunia bisnis yang semakin kompleks, keberadaan auditor internal sangat penting untuk membantu perusahaan mengidentifikasi risiko, menjaga kepatuhan terhadap peraturan, serta melindungi aset perusahaan dari penyalahgunaan.
Selain itu, kasus fraud yang diangkat dalam artikel menunjukkan bahwa lemahnya pengendalian internal dapat menimbulkan kerugian besar bagi perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memastikan bahwa fungsi audit internal berjalan secara independen, objektif, dan profesional agar mampu mendeteksi serta mencegah terjadinya penyimpangan sejak dini.
Namun demikian, saya juga melihat adanya keterbatasan dalam penelitian ini. Nilai koefisien determinasi sebesar 34,6% menunjukkan bahwa efektivitas pengendalian internal tidak hanya dipengaruhi oleh audit internal, tetapi juga oleh faktor lain seperti kompetensi sumber daya manusia, manajemen risiko, budaya organisasi, penerapan teknologi informasi, serta komitmen manajemen. Oleh karena itu, perusahaan tidak dapat hanya mengandalkan audit internal untuk menciptakan sistem pengendalian yang efektif.
Secara keseluruhan, artikel ini memberikan kontribusi yang baik dalam menunjukkan hubungan antara audit internal dan efektivitas pengendalian internal. Penelitian ini juga relevan dengan kondisi perusahaan saat ini yang menghadapi berbagai risiko operasional dan keuangan. Oleh karena itu, saya berpendapat bahwa perusahaan perlu terus memperkuat fungsi audit internal sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.