Kiriman dibuat oleh Allya Septia Faradina

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal 1

oleh Allya Septia Faradina -
Nama: Allya Septia Faradina
NPM: 2313053181
Kelas: 3F

Jurnal yang berjudul "Pengembangan Moral Anak di Lingkungan Lokalisasi Pasar Kembang TK PKK Sosrowijayan Yogyakarta" ditulis oleh Muhammad Syafe’i dan Rukiyati. Jurnal ini dipublikasikan pada April 2017 dalam Jurnal Pendidikan karakter, nomor 1. Dalam abstrak, penulis membahas mengenai tujuan penelitian yang ingin mengungkapkan pengembangan moral anak di Taman Kanak-Kanak PKK Sosrowijayan, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan melibatkan subjek yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan anak didik.

Pada bagian pendahuluan, penulis menjelaskan pentingnya pengembangan moral anak, terutama dalam konteks pendidikan anak usia dini. Penulis menekankan bahwa pendidikan moral merupakan aspek krusial yang harus diperhatikan. Pendidikan moral anak usia dini terdiri dari beberapa aspek, yaitu materi, pendidik, metode, dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah anak-anak kelompok B di TK PKK Sosrowijayan yang berlokasi di lokalisasi Pasar Kembang, Yogyakarta. Penulis juga menyebutkan bahwa data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Pada bagian hasil dan pembahasan, penulis menjelaskan bahwa pendidikan moral anak di TK PKK Sosrowijayan dikembangkan secara formal. Terdapat beberapa metode pembelajaran yang digunakan dalam menerapkan pendidikan moral di TK PKK Sosrowijayan, seperti pembiasaan, keteladanan, bercerita, dan menyanyi. Meskipun terdapat upaya dalam pengembangan moral, peneliti menemukan bahwa pengembangan tersebut kurang optimal karena tidak memiliki ruang khusus untuk pengembangan moral. Evaluasi yang dilakukan oleh guru lebih mengutamakan hasil daripada proses. Dalam penutup penulis menyimpulkan bahwa pengembangan pendidikan moral di Taman Kanak-Kanak PKK Sosrowijayan telah berjalan dengan baik dari segi materi, metode, dan evaluasi. Namun, penulis juga menyoroti bahwa guru-guru lebih memprioritaskan hasil daripada proses belajar anak.

PGSD_PIPSSD_F_2024/2025 -> FORUM DISKUSI KELOMPOK 8

oleh Allya Septia Faradina -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Perkenalkan, saya Allya Septia dengan NPM 2313053181.
Izin bertanya, dalam makalah tersebut, disebutkan pentingnya memilih media yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, lalu bagaimana kalian akan menganalisis kesesuaian media yang kalian pilih dengan karakteristik siswa dan kompleksitas materi yang diajarkan dalam pembelajaran IPS? Berikan contoh konkret dari media yang dapat kalian gunakan dan alasan memilih media tersebut.
Sekian pertanyaan dari saya, terima kasih.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal 2

oleh Allya Septia Faradina -
Nama: Allya Septia Faradina
NPM: 2313053181
Kelas: 3F

Jurnal yang berjudul "Pentingnya Pendidikan Nilai di Era Globalisasi" ditulis oleh Hidayat. Jurnal ini dipublikasikan pada September 2008 dalam Jurnal Dinamika Pendidikan No. 2. Abstrak pada jurnal ini ditulis dalam bahasa Inggris yang membahas tentang pentingnya pendidikan di era globalisasi. Penulis memulai bagian pendahuluan dengan menyoroti krisis multidimensi yang dialami bangsa Indonesia. Penulis mengutip beberapa sumber untuk membahas kegagalan sistem pendidikan dalam membentuk karakter dan moral siswa yang baik. Pendahuluan ini membangun argumen kuat tentang pentingnya memperbaiki pendidikan nilai moral di Indonesia, terutama dalam menghadapi era globalisasi.

Pada bagian pembahasan, penulis menekankan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan menghasilkan individu yang cerdas dan terampil, tetapi juga pribadi yang berbudi pekerti luhur. Pendidikan nilai dianggap sebagai bagian dari kegiatan pendidikan yang melibatkan pembentukan sikap dan kepribadian siswa. Penulis menguraikan dampak positif dan negatif globalisasi terhadap nilai-nilai dan moral. Globalisasi dapat membuka peluang untuk meniru pola berpikir dari bangsa maju dan dapat juga menghilangkan identitas nasional. Selain itu, jurnal ini juga menyoroti tantangan dalam dunia pendidikan, seperti praktik kecurangan dalam ujian nasional yang mencerminkan degradasi moral. Penulis berpendapat bahwa pendidik perlu mencermati kerusakan nilai-nilai moral dan berupaya menanamkan nilai-nilai luhur pada siswa.

Menurut jurnal tersebut, kegagalan sistem pendidikan saat ini yang terlalu menekankan aspek kognitif dan mengabaikan pengembangan nilai-nilai moral. Akibatnya, banyak siswa kurang memiliki kecerdasan emosional dan spiritual yang memadai. Penulis menekankan perlunya mengintegrasikan nilai-nilai ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran di semua mata pelajaran. Pada bagian penutup, penulis menyimpulkan bahwa pendidikan nilai yang efektif membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, melibatkan akal dan hati, untuk membantu siswa mengembangkan karakter yang kuat dalam menghadapi tantangan era global.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Video 1

oleh Allya Septia Faradina -
Nama: Allya Septia Faradina
NPM: 2313053181
Kelas: 3F

Dalam video tersebut, membahas tentang dilema moral yang dikenal sebagai trolley problem. Masalah ini menghadapkan kita pada situasi sulit di mana kita harus memilih antara mengorbankan satu orang untuk menyelamatkan lima orang, atau membiarkan lima orang meninggal. Video tersebut menjelaskan dua skenario berbeda dan menunjukkan bahwa kebanyakan orang akan membuat pilihan yang berbeda dalam setiap skenario. Mereka menunjukkan bagaimana prinsip mengorbankan sedikit untuk kebaikan yang lebih besar sering digunakan untuk membenarkan tindakan yang sebenarnya tidak etis, seperti perang, diskriminasi, atau pengrusakan lingkungan.

Video ini juga mengaitkan masalah moral dengan kehidupan sehari-hari, seperti bagaimana orang tua memperlakukan anak-anak mereka atau bagaimana masyarakat memperlakukan kelompok minoritas. Penulis mendorong pembaca untuk memikirkan masalah ini dari sudut pandang yang berbeda, terutama dari posisi orang yang akan dikorbankan. Berdasarkan video tersebut dapat disimpulkan bahwa moralitas sering kali bersifat subjektif dan dipengaruhi oleh kepentingan pribadi atau kelompok. Isi video mengajak penonton untuk memikirkan kembali apa yang mereka anggap sebagai tindakan "bermoral" dan mempertimbangkan apakah itu benar-benar bermoral atau hanya pembenaran untuk tindakan yang menguntungkan diri sendiri atau kelompok tertentu.

Dalam menghadapi dilema moral seperti itu, tidak ada solusi yang benar-benar sempurna. Namun, ada beberapa pendekatan yang dapat dipertimbangkan untuk mengatasi situasi tersebut dan dilema moral serupa dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, penting untuk mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang etika dan moral. Ini dapat membantu kita membuat keputusan yang lebih berprinsip dan konsisten ketika menghadapi dilema moral. Kedua, kita perlu mengasah kemampuan berpikir kritis dan analitis untuk melihat situasi dari berbagai sudut pandang. Ketiga, penting untuk mengembangkan empati dan mencoba memahami dampak keputusan kita terhadap semua pihak yang terlibat, terutama kelompok minoritas.

Penting untuk selalu mengevaluasi kembali asumsi moral kita sendiri. Mungkin saja pandangan kita dipengaruhi oleh kepentingan pribadi. Dengan pendekatan yang lebih kritis terhadap dilema moral, kita dapat berupaya untuk membuat pilihan yang lebih etis dan bertanggung jawab, bahkan dalam situasi yang sangat sulit.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal-2

oleh Allya Septia Faradina -
Nama: Allya Septia Faradina
NPM: 2313053181
Kelas: 3F

Jurnal yang berjudul "Membina Nilai Moral Sosial Budaya Indonesia di Kalangan Remaja" ditulis oleh H. Wanto Rivaie. Jurnal ini dipublikasikan pada April 2010 dalam Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora. Pada bagian abstrak, penulis menyajikan ringkasan mengenai pembentukan nilai moral dan sosial budaya di kalangan anak-anak dan remaja. Penulis juga menekankan pentingnya kerja sama antara orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan karakter dan moral anak. Pendahuluan pada jurnal ini menyebutkan pentingnya nilai-nilai agama sebagai landasan dalam pendidikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis peran lingkungan keluarga sekolah, dan masyarakat dalam membina nilai moral dan budaya.

Pada bagian pembahasan, penulis menguraikan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kerja sama antara orang tua, sekolah, dan masyarakat masih belum optimal yang disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kurangnya komunikasi dan koordinasi. Penulis juga membahas pentingnya nilai-nilai agama dan budaya untuk membentuk karakter yang baik. Selain itu, penulis juga menjelaskan tentang faktor-faktor yang memengaruhi tindakan manusia, yaitu aspek biologis dan aspek sosiopsikologis.

Penulis menyimpulkan dan menekankan kembali bahwa pembentukan nilai moral sosial budaya Indonesia di kalangan anak-anak dan remaja merupakan tanggung jawab orang tua, masyarakat dan pemerintah. Namun, ketiganya belum melakukan sinergitas yang optimal. Ketiga lingkungan pendidikan tersebut perlu meningkatkan kerja sama yang kuat dan saling bahu-membahu dalam bingkai nilai kekeluargaan yang sesuai dengan nilai-nilai agama.