Kiriman dibuat oleh Nia Cahyani

PEMBELAJARAN PKN SD PGSD 4B -> forum diskusi

oleh Nia Cahyani -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi bapak
Nama : Nia Cahyani
NPM : 2313053060

Izin menjawab bapak,
Menurut pendapat saya, model pembelajaran tematik digunakan di sekolah dasar saat ini karena dianggap lebih sesuai dengan perkembangan kognitif anak-anak yang masih dalam tahap konkret-operasional. Anak-anak usia sekolah dasar cenderung lebih mudah memahami konsep yang terhubung dengan kehidupan sehari-hari mereka. Dengan menggabungkan beberapa mata pelajaran dalam satu tema, pembelajaran tematik membantu siswa melihat hubungan antar ilmu pengetahuan secara lebih menyeluruh dan tidak terpisah-pisah. Hal ini membuat pembelajaran lebih bermakna dan menarik bagi siswa.

Keunggulan dari model pembelajaran tematik adalah siswa dapat belajar secara lebih menyeluruh karena materi pelajaran disajikan dalam konteks yang relevan dengan kehidupan nyata. Selain itu, model ini juga mendorong kreativitas dan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Guru dapat merancang kegiatan yang lebih variatif, seperti proyek atau eksperimen, yang membuat siswa lebih antusias. Namun, kekurangannya adalah model ini membutuhkan perencanaan yang matang dari guru karena harus mengintegrasikan beberapa mata pelajaran dalam satu tema. Jika tidak dilakukan dengan baik, ada risiko materi pelajaran menjadi kurang mendalam atau tidak tercover secara maksimal. Selain itu, bagi siswa yang lebih suka belajar secara terstruktur dan terpisah, model ini mungkin terasa kurang jelas.

Sekian terimakasih,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

PEMBELAJARAN PKN SD PGSD 4B -> Aktivitas 1

oleh Nia Cahyani -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Nama : Nia Cahyani
NPM : 2313053060
Kelas : 4B

Izin menjawab pak,
Metode pembelajaran yang tepat bagi peserta didik SD pada pembelajaran PKN (Pendidikan Kewarganegaraan) sesuai dengan Kurikulum 2013 adalah metode yang berpusat pada siswa (student-centered) dan mengutamakan proses belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Kurikulum 2013 menekankan pendekatan saintifik (5M), yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Dalam pembelajaran PKN, metode seperti diskusi kelompok, bermain peran (role play), dan pembelajaran berbasis proyek sangat efektif karena membantu siswa memahami nilai-nilai pancasila, kebangsaan, dan kewarganegaraan melalui pengalaman langsung. Selain itu, metode pembelajaran kontekstual juga penting, di mana materi pelajaran dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti contoh kasus sederhana tentang kejujuran, toleransi, atau tanggung jawab. Guru dapat menggunakan media visual seperti gambar, video, atau permainan edukatif untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan mudah dipahami. Dengan metode ini, siswa tidak hanya menghafal teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan nyata.

Terimakasih, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.