Posts made by Naira Nathania Maida

Nama: Naira Nathania Maida
NPM: 2351011016

Jurnal ini membahas tentang dinamika pemilu serentak 2019 di Indonesia, termasuk dukungan ulama terhadap pasangan calon presiden, kinerja partai politik, politisasi birokrasi, pembelahan sosial, politisasi identitas, kondisi demokrasi dalam 21 tahun terakhir, politisasi agama, dan tantangan dalam memperbaiki sistem politik di Indonesia. Beberapa isu yang muncul antara lain politisasi identitas, seperti polarisasi politik antara kedua kubu pendukung, dan politisasi agama dalam upaya memenangkan suara muslim. Selain itu, kinerja parpol dalam proses kaderisasi juga menjadi perhatian, dengan maraknya pencalonan selebritis sebagai caleg. Politisasi birokrasi juga menjadi isu serius, yang mengancam netralitas dan independensi birokrasi dalam proses pemilu. Dalam konteks ini, pentingnya reformasi birokrasi dan upaya untuk memisahkan politik dari administrasi publik menjadi sorotan utama dalam memperkuat demokrasi Indonesia.
Nama: Naira Nathania Maida
NPM: 2351011016

video tersebut menjelaskan tentang sistem demokrasi yang berisik dan gaduh, kebisingan dan kegaduhan tersebut terjadi karena perbedaan pendapat atau banyaknya orang yang berpendapat, namun banyak pemikiran inilah yang mampu membuat pertahanan, keamanan dan kemakmuran dalam jangka panjang, banyak orang yang terlibat dalam pengambilan keputusan membuat keputusan atau kebijakan yang dikeluarkan lebih relevan. Meskipun demokrasi memungkinkan kebebasan berpendapat dan dapat menyebabkan kegaduhan dalam menyampaikan pendapat, hal ini bukanlah aspek negatif yang harus dihilangkan. Sebaliknya, kebebasan berpendapat yang dimungkinkan oleh sistem demokrasi memungkinkan negara untuk mencapai keputusan yang adil dan terbaik untuk kepentingan bersama.

MKU PKN Manajemen 2024 -> ANALISIS KASUS

by Naira Nathania Maida -
Nama: Naira Nathania Maida
NPM: 2351011016
Kelas: Manajemen Genap

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi dari berita tersebut? Hal positif apa yang bisa anda ambil dari kejadian tersebut?
Jawab:
Berita tersebut berisikan tentang mahasiswa yang melakukan unjuk rasa menolak Undang-Undang cipta kerja pada Oktober 2020 yang berdampak penyebaran virus covid-19.
Dampak positif yang dapat diambil adalah pentingnya untuk mematuhi protokol kesehatan selama pandemi covid-19.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai tata cara mengemukakan pendapat di tempat umum seperti  demonstran yang merusak fasilitas umum saat menyampaikan orasinya tetapi merasa tidak bersalah meskipun telah jelas-jelas merusak dan bagaimanakah cara menyalurkan aspirasi yang lebih baik di tengah pandemi covid-19?
Jawab:
Mengemukakan pendapat di tempat umum merupakan hak yang dilindungi dalam banyak negara demokratis. Namun, penting untuk diingat bahwa hak ini juga harus dilakukan dengan tanggung jawab. Para demonstrasi atau oknum yang merusak fasilitas umum atau properti publik saat menyampaikan pendapat tidak dapat dibenarkan, karena itu bentuk rasa tidak tanggung jawab yang mereka berikan, meskipun tujuannya adalah untuk menarik perhatian atau memprotes sesuatu.
Untuk menyalurkan aspirasi dengan lebih baik di tengah pandemi covid-19 bisa dengan menggunakan beberapa cara seperti menyuarakan aspirasinya melalui media sosial atau melalui platform online, melakukan konferensi atau kampanye dengan damai dan mematuhi protokol kesehatan yang ada.

3. Bagaimanakah solusimu mengenai permasalahan benturan kepentingan antara pengusaha dan buruh dalam konteks tetap mengedepankan antara hak dan kewajiban yang seimbang?
Jawab:
Memastikan bahwa garis komunikasi antara pengusaha dan buruh terbuka dan jelas. Dengan adanya transparansi dalam kebijakan perusahaan, upah, dan kondisi kerja, kedua belah pihak dapat lebih memahami perspektif masing-masing. Memberikan pelatihan kepada kedua belah pihak tentang hak dan kewajiban mereka dalam konteks hukum tenaga kerja dapat membantu mengurangi ketegangan serta meningkatkan pemahaman tentang perspektif lawan. Memberikan kesempatan bagi perwakilan buruh untuk turut serta dalam proses pengambilan keputusan perusahaan dapat membantu memastikan bahwa suara buruh didengar dan dipertimbangkan.

4. Jelaskan hal yang perlu diperbaiki dalam rangka menjunjung tinggi hak dan kewajiban antara negara dan warga negara sehingga mewujudkan kehidupan yang harmoni dalam konsep bermasyarakat, berbangsa dan bernegara?
Jawab:
Dalam menjunjung tinggi hak dan kewajiban antara negara dan warga negara guna mewujudkan kehidupan yang harmonis dalam konsep bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki seperti penegakan hukum yang adil, kesadaran hukum, perlindungan hak asasi manusia, transparansi pemerintah, dan lain lain.