Nama : Dea Permata Sari
Npm : 2311011131
Kelas : Ganjil
Prodi : S1 Manajemen
Analisis isu terkait HAM di Indonesia
Artikel tersebutmembahas buruknya kinerja HAM di Indonesia sepanjang tahun 2019, menjelang peringatan Hari Hak Asasi Manusia sedunia pada 10 Desember. Berikut inti poin yang dibahas:
1. Penilaian Umum: Komnas HAM dan LBH Jakarta mencatat banyak pelanggaran HAM, dengan penekanan pada pelanggaran berat di masa lalu dan konflik sumber daya alam. LBH Jakarta juga menyebut mundurnya demokrasi dan munculnya kembali otoritarianisme.
2. Pandangan Usman Hamid (Amnesty International Indonesia):
- Kemunduran HAM: 2019 dianggap tahun kelam dengan kemacetan agenda HAM dan serangan terhadap pembela HAM.
Masalah Utama:
- Tidak ada akuntabilitas atas pelanggaran oleh aparat keamanan.
- Pembatasan kebebasan berekspresi dan beragama.
- Diskriminasi gender dan pelanggaran hak perempuan.
- Kegagalan menyelesaikan pelanggaran HAM masa lalu.
- Pelanggaran HAM di Papua meningkat.
- Hukuman kejam seperti vonis mati dan eksekusi di luar pengadilan.
- Harapan: Ada beberapa langkah reformasi dan ratifikasi perjanjian internasional yang menunjukkan komitmen Indonesia terhadap HAM. Gerakan mahasiswa dan masyarakat juga menunjukkan perlawanan terhadap kebijakan yang merugikan HAM.
3. Pandangan Asmin Fransiska (Universitas Katolik Atma Jaya):
- Kritik Umum: Pengadilan HAM belum berhasil mengadili pelanggar HAM.
- Rekonsiliasi: Penyelesaian pelanggaran masa lalu tanpa pengungkapan kebenaran akan sia-sia dan menciptakan impunitas.
- Situasi di Papua: Kasus Wasior dan Wamena belum ada kepastian penyelesaian. Masalah di Papua juga mencakup diskriminasi rasial yang tidak diakui pemerintah.
- Isu Lain: Kemiskinan, ketidaksetaraan akses ekonomi, kesehatan, dan pendidikan masih menjadi masalah utama yang tertutupi oleh isu pemekaran daerah dan kemerdekaan.
- Peran Masyarakat Sipil: Penting untuk memastikan pemenuhan HAM dan mengkritisi kebijakan yang tidak berbasis data dan ilmu.
Kesimpulannya, artikel ini menyoroti banyaknya tantangan yang masih dihadapi Indonesia dalam penegakan HAM, meskipun ada beberapa langkah positif yang telah diambil.Isu utama termasuk kurangnya akuntabilitas atas pelanggaran oleh aparat keamanan, pembatasan kebebasan berekspresi, diskriminasi gender, dan meningkatnya pelanggaran di Papua. Meskipun ada beberapa langkah reformasi dan gerakan masyarakat yang memberikan harapan, penegakan HAM masih memerlukan perbaikan signifikan.