Posts made by Dea Permata Sari 2311011131

Nama : DEA PERMATA SARI

NPM : 2311011131

1. Apakah hubungannya Pendidikan Pancasila dengan kehidupan berbangsa dan bernegara dan bagaimana urgensinya bagi mahasiswa atau generasi muda?

Pendidikan Pancasila memiliki hubungan erat dengan kehidupan berbangsa dan bernegara karena mengajarkan nilai-nilai dasar yang menjadi landasan negara Indonesia. Urgensinya bagi mahasiswa atau generasi muda adalah agar mereka memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat menjadi warga negara yang bertanggung jawab, toleran, dan berkontribusi positif.

2. Apakah hal yang paling pokok untuk dipelajari dari pendidikan Pancasila dalam menghadapi perubahan dan manfaatnya dalam menghadapi masa depan?

Hal paling pokok yang dapat dipelajari dari pendidikan Pancasila dalam menghadapi perubahan adalah memahami prinsip-prinsip dasar Pancasila seperti keadilan sosial, demokrasi, persatuan, dan ketuhanan yang maha esa.  Selain itu juga perlu mamahami dan mengimplementasikan kedalam kehidupan sehari hari nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila. Ini akan membantu individu dalam mengambil keputusan yang bijak dan mendukung perubahan positif, serta menjaga harmoni dalam masyarakat.

3. Jelaskan apa sajakah yang menjadi  faktor penghambat dan penunjang diberlakukannya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi!

Faktor penghambat dalam diberlakukannya pendidikan Pancasila di perguruan tinggi bisa termasuk kurang tertarik dengan pendidikan Pancasila, padatnya jadwal mata kuliah, keterbatasan tenaga pengajar, dan ketidakpahaman terhadap urgensi nilai-nilai Pancasila. Faktor penunjangnya meliputi komitmen dari perguruan tinggi, pelatihan bagi dosen, dan dukungan dari pemerintah dalam mendorong implementasi pendidikan Pancasila.

4. Bagaimanakah yang dimaksud dengan relasi antara pendidikan Pancasila dengan program studi/jurusan anda dan tujuan negara mencerdaskan kehidupan bangsa?

Relasi antara pendidikan Pancasila dengan program studi/jurusan tertentu terletak pada cara nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam bidang studi tersebut. 

Relasi antara pendidikan Pancasila dengan jurusan yang saya ambil yaitu jurusan MANAJEMEN adalah bahwa nilai-nilai, etika, dan prinsip-prinsip yang diajarkan dalam Pancasila dapat membentuk sikap dan perilaku mahasiswa Manajemen, membantu mereka menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan efektif dalam dunia bisnis dan manajemen yang beretika dan berorientasi pada keadilan sosial. Selain itu juga membantu dalam beretika ketika berbisnis, melatih jiwa kepemimpinan, dan sikap demokratis ketika berfikir, dan mampu memecahkan masalah dengan cara musyawarah, mufakat tanpa adanya perkelahian.


Nama : DEA PERMATA SARI
Npm : 2311011131

INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI

Jurnal tersebut menggunakan metode pendekatan kualitatif

Isi atau hasil dari jurnal tersebut :
Sekarang ini pemahaman tentang nilai nilai Pancasila mengalami degradasi, bukan hanya pemahamannya saja tetapi juga pengetahuan tentang sila Pancasila, bahkan ada yang sama sekali tidak hapal. Dibuktikan oleh survey (UKP PIP) yang mengatakan bahwa dari 100 orang terdapat 24 orang yang tidak hapal sila Pancasila. Hal tersebut terjadi akibat dari globalisasi yang telah melanda negara ini yang membuat masyarakat mempunyai gaya hidup hedonis. 

Oleh karena itu diperlukan Revitalisasi Pancasila supaya tidak hilang atau hanya sekedar slogan saja dikalangan generasi muda. Revitalisasi harus dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan supaya supaya didalam melakukan Revitalisasi tersebut tidak menghilangkan esensi dari makna nilai Pancasila. 
Revitalisasi Pancasila dalam penelitian ini dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah pendidikan Pancasila didalam kelas. Alasan penerapan cara ini disebabkan karena hampir semua negara menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan nasional. 
Dengan adanya pembelajaran di kelas pada mata kuliah Pancasila dapat dilihat bahwa mahasiswa semakin paham tentang Pancasila dan mengetahui makna Pancasila itu sendiri. 


KESIMPULAN setelah saya menganalisis jurnal ini:
Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk karakter, nilai nilai, dan kesadaran kewarganegaraan mahasiswa. 
Internalisasi nilai nilai Pancasila di perguruan tinggi harus dilakukan secara mendalam, kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman. 
Oleh sebab itu kita sebagai mahasiswa harus benar-benar memahami nilai nilai yang terkandung di dalam Pancasila, bukan sekedar memahami tetapi mengimplementasikan juga dikehidupan sehari hari. 
NAMA : DEA PERMATA SARI
NPM : 2311011131

Sejarah Lahirnya Pancasila
Pancasila adalah dasar dari negara Republik Indonesia yang memiliki sejarah dan perjuangan yang sangat panjang. Pada tahun 1945, disaat Indonesia merdeka dari penjajahan Belanda, Soekarno dan Mohammad Hatta adalah tokoh utama yang terlibat dalam perumusan Pancasila. Mereka mau menciptakan ideologi yang bisa menjadi dasar bagi bangsa Indonesia yang baru saja merdeka. 
Dalam sidang BPUPKI pada tanggal 1 juni 1945 dalam sidang itu berbagai pandangan dan ideologi diajukan oleh anggota-anggota BPUPKI. Kemudian setelah sidang selesai melalui diskusi dan musyawarah, lima sila Pancasila disetujui sebagai dasar negara. 
Setiap sila Pancasila memiliki makna dan arti yang mendalam seperti sila pertama "ketuhanan yang maha Esa" mencerminkan toleransi agama di Indonesia. Sila kedua "Kemanusiaan yang adil dan beradab"  Menekan kan hak asasi dan keadilan sosial. Sila ketiga "Persatuan Indonesia" mencerminkan bahwa walapun Indonesia memiliki berbagai macam suku, bangsa, Ras dan Agama tetapi tetap menjunjung persatuan. Sila keempat "Kerakyatan yang dipimpin oleh khidmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan" menekankan musyawarah di dalam menghadapi masalah atau mengambil keputusan. Sila kelima "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia" menekankan bahwa keadilan dijunjung tinggi di Indonesia. 
Pancasila bukanlah ideologi saja, akan tetapi sebagai simbol perjuangan panjang dan tekad bangsa Indonesia untuk merdeka.