Posts made by NABELA AGISTA JOSI

MKU PKN Manajemen 2024 -> aktivitas 1

by NABELA AGISTA JOSI -

Nama: Nabela Agista Josi

NPM: 2311011125

Kelas: Manajemen Ganjil

Konstitusi memiliki peranan penting bagi negara Indonesia karena untuk adanya pembatasan kekuasaan pemerintahan menjadi beberapa lembaga (legislatif, eksekutif, dan yudikatif) yang saling mengawasi untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan agar tidak sewenang-wenang terhadap rakyat Indonesia. Selain itu juga untuk konstitusi akan menjamin Hak Asasi Manusia, seperti pada pasal 28E ayat (3) UUD 1945 tentang kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Konstitusi negara Indonesia sebagai hukum tertinggi yaitu UUD 1945 juga berperan penting dalam mewujudkan tujuan negara Indonesia yang terdapat pada Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 yang didasarkan pada dasar negara Indonesia yaitu Pancasila.

Kedudukan dan fungsi konstitusi yang dirumuskan Komisi Konstitusi tentang perubahan Undang-Undang Dasar Negara RI tahun 1945.

1. Konstitusi berfungsi sebagai dokumen nasional (national document).

2. Konstitusi sebagai piagam kelahiran negara baru (a birth certificate of new state).

3. Konstitusi sebagai sumber hukum tertinggi.

4. Konstitusi sebagai identitas nasional dan lambang persatuan.

5. Konstitusi sebagai alat untuk membatasi kekuasaan. 

6. Konstitusi sebagai pelindung HAM dan kebebasan warga negara.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by NABELA AGISTA JOSI -

Nama: Nabela Agista Josi 

NPM: 2311011125

Pada jurnal halaman 214 menyatakan bahwa, "Perkembangan iptek pada gilirannya bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat obyektifitas di pihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia. (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 97-98).

Pendapat Saya:

Maksud dari kalimat tersebut adalah bahwa pentingnya semangat obyektifitas dalam proses pengembangan iptek untuk memastikan bahwa penemuan dan inovasi didasarkan pada fakta ilmiah dan kebenaran universal. Namun, juga memerlukan perhatian dampak terhadap masyarakat yang mungkin memiliki nilai-nilai budaya dan keyakinan agama tertentu. Dengan kalimat lain bahwa harus mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dengan menghormati dan menyadari keragaman masyarakat agar tidak merugikan masyarakat.


Pada jurnal halaman 216, menyatakan "Upaya manusia mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat dan martabatnya maka manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi, di masa sekarang memang merupakan kebutuhan tersendiri."

Pendapat Saya:

Saya setuju dengan pernyataan tersebut. Upaya manusia untuk mencapai kesejahteraan dan meningkatkan martabatnya mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada masa sekarang, ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi kebutuhan penting karena dapat memberikan solusi terhadap berbagai tantangan, meningkatkan kualitas hidup, dan memfasilitasi perkembangan masyarakat secara keseluruhan. Dengan terus mengembangkan pengetahuan dan teknologi, manusia berharap dapat mencapai kemajuan yang lebih besar untuk mencapai kesejahteraan dan meningkatkan derajat hidupnya.


Pada jurnal halaman 220, menyatakan bahwa "Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia."

Pendapat Saya:

Ilmu pengetahuan adalah upaya manusia untuk memahami dunia melalui observasi, eksperimen, dan analisis. Sedangkan teknologi adalah penerapan praktis dari pengetahuan ini untuk membuat alat, sistem, dan proses yang memudahkan kehidupan sehari-hari. Contohnya dalam bidang kesehatan, ilmu pengetahuan membantu seseorang memahami penyakit dan cara kerja tubuh sedangkan teknologi medis menciptakan perangkat medis, obat-obatan, dan metode pengobatan yang meningkatkan diagnosa dan perawatan. Dalam kehidupan mahasiswa jurusan manajemen, teknologi seperti handphone, komputer, dan internet menjadi solusi untuk akses informasi, komunikasi jarak jauh, dan pemecahan masalah sehari-hari. Jadi, kehadiran ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan manfaat nyata dalam menyediakan solusi untuk berbagai aspek kehidupan manusia.

manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by NABELA AGISTA JOSI -

Nama: Nabela Agista Josi
NPM: 2311011125

Pada jurnal halaman 34, menyatakan bahwa,
"Melihat kenyataan dalam masyarakat terutama pada kalangan mahasiswa, sebenarnya bukan pancasila yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi melainkan masyarakat itu sendiri."

Pendapat Saya:
Maksud dari pernyataan tersebut adalah pengaruh teknologi informasi lebih terasa dalam perilaku dan dinamika masyarakat pada umumnya, terutama dikalangan mahasiswa. Pancasila bersifat fleksibel, maksudnya adalah bahwa Pancasila mampu menyelesaikan perkembangan zaman yang ada. Pancasila tidak terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi, melainkan masyarakat itu sendiri yang terpengaruh oleh perkembangan teknologi informasi. Namun, Pancasila merupakan filter untuk membatasi perkembangan teknologi informasi yang negatif sehingga tidak masuk ke dalam masyarakat.

Selanjutnya pada halaman 36, menyatakan bahwa,
"Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) selalu menjadi bagian terpenting dalam mendorong perkembangan sebuah negara."

Pendapat Saya:
Menurut Saya, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) sangat mendorong perkembangan sebuah negara dalam berbagai sektor, seperti ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Dalam bidang ekonomi, Iptek dapat meningkatkan efisiensi produksi, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan daya saing pasar. Sedangkan dalam bidang kesehatan, Iptek membantu pengembangan obat-obatan baru, alat kesehatan yang lebih akurat, dan perawatan yang lebih efektif. Selanjutnya dalam bidang pendidikan, IPTEK mengubah metode pembelajaran dengan menggunakan platform digital.

Lalu pada halaman 41, menyatakan bahwa,
Mahasiswa sebagai generasi muda sebaiknya menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan Iptek, serta bisa menyeleksi pengaruh buruk kebudayaan baru, sehingga budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negatif kepada bangsa Indonesia dan harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan Iptek bisa membantu pembangunan dan
perkembangan Negara.

Pendapat Saya:
Saya setuju dengan pernyataan tersebut. Mahasiswa sebagai generasi muda merupakan agen perubahan yang berperan penting dalam menjaga kepribadian bangsa di tengah perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek). Mahasiswa seharusnya dapat menyaring dan menyeleksi perkembangan teknologi, dengan mengambil hal positif dan membuang hal negatifnya.

Dengan kita tetap berpegang teguh pada Pancasila sebagai dasar negara dapat menjadi landasan moral yang kuat untuk mengarahkan perkembangan Iptek agar memberikan dampak positif pada pembangunan dan perkembangan negara.


manajemen A MKU pancasila -> Forum Analisis Video

by NABELA AGISTA JOSI -

Nama: Nabela Agista Josi
NPM: 2311011125

Menurut Saya, IPTEK sangat berhubungan dengan Pancasila. Saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi sudah sangat maju, namun perlu adanya penyaring agar kita tidak menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kegiatan yang negatif. Dengan adanya sila-sila Pancasila, maka kita dapat menyaring IPTEK yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Pancasila bersifat fleksibel, maksudnya Pancasila dapat menyesuaikan diri dengan hal-hal yang berkembang namun harus sesuai dengan nilai Pancasila. Pancasila mengakui pentingnya kemajuan ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dengan memegang teguh nilai-nilai Pancasila, maka diharapkan perkembangan IPTEK dapat berperan positif dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.

IPTEK adalah hasil karya manusia. Karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupannya. IPTEK tersebut ada saja yang memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu baik yang berdampak positif maupun negatif.

Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Perkembangan IPTEK saat ini dan di masa yang akan datang itu sangat cepat.

Dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, yang bagi bangsa Indonesia adalah mutlak. Jika diikuti pandangan-pandangan sekular dunia Barat, yang ilmunya dipelajari dan jadi rujukan para cendekiawan, sepertinya berjalan berlawanan.

Sila-sila pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK.
1. Sila Ke Tuhanan Yang Maha Esa
Mengimplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional, antara akal dan kehendak. Berdasarkan sila ini IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan manusia disekitarnya atau tidak. Pengolahan diimbangi dengan melestarikan.

2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab karena IPTEK adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.

3. Sila persatuan Indonesia
Mengimplementasikan universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Pengembangan IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian umat manusia di dunia.

4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis, artinya setiap ilmuan harus memiliki kebebasan untuk mengembangkan IPTEK juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik, dikaji ulang, maupun di bandingkan dengan penemuan lainnya.

5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
Mengimplementasikan pengembangan IPTEK haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannnya dengan dirinya senndiri maupun dengan Tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara, serta manusia dengan lingkungannya.