Posts made by Gamaliel Felix Repi

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analis Jurnal

by Gamaliel Felix Repi -
nama : Gamaliel Felix Repi
npm: 2311011058

Dalam isi jurnal itu disebutkan bahwa Natsir menginginkan Indonesia menjadi negara Islam sebagai dasar negara. Dengan alasan sekularisme Soekarno menolak apa yang di sampaikan oleh Natsir tersebut, karna yang ditakutkan jika Indonesia menjadi negara berlandaskan Islam, Indonesia akan semakin mudah di kambing dombakan, seperti yang dikatakan Mahmud Essay Bey yaitu apabila
agama dipakai dalam mengelola negara,
makan selalu digunakan sebagai alat untuk
menghukum di tangan raja-raja, orang zalim
dan tangan besi.
tidak sepatutnya pun jika Indonesia berlandaskan negara Islam, dikarenakan perjuangan untuk memerdekakan Indonesia bukan hanya dari 1 golongan agama saja, tapi dari berbagai aliran kepercayaan lainpun memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

by Gamaliel Felix Repi -
nama: Gamaliel Felix Repi
npm: 2311011058

1. Pancasila dengan jiwa dan semangat bangsa Indonesia mengakui realitas bangsa
yang majemuk (suku, bahasa, agama, ras, golongan dll) namun tetap menjunjung
tinggi persatuan. Pada dasarnya semboyan Bhinneka Tunggal Ika melambangkan
toleransi dan kesatuan. Pendidikan dapat dijadikan tempat untuk mempelajari segala
hal yang berhubungan dengan bangsa Indonesia.
dengan
menumbuhkan rasa saling mengerti satu sama lain, akan memahami perbedaan,
hidup bersama dalam kerukunan, saling bekerjasama dalam menyelesaikan masalah,
saling memberi rasa aman, dan adil akan mewujudkan rasa saling menghargai itulah yang penting disadari oleh para pelajar ataupun mahasiswa, perlunya pendamping secara internal dan eksternal supaya generasi muda Indonesia tidak mengabaikan isi isi dari Pancasila.

2. Dalam hal ini, pendidikan karakter dalam membentuk kepribadian peserta didik sangat penting adanya. Dengan adanya pendidikan karakter, peserta didik dapat mempelajari dan memahami bagaimana menggunakan kebebasan berpendapat mereka dan merefleksikan karakter yang baik dalam setiap sikap dan aktivitasnya.
Sehingga, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya pada pendidikan karakter, nilai nilai Pancasila hendaknya diresapi dan diimplementasikan secara nyata. Setiap sila yang terkandung dalam Pancasila merupakan modal dasar pendidikan karakter.
dengan pembentukan karakter ini, mentalitas suatu bangsa akan terus positif kedepannya.

3. 3. Faktor Penunjang:
- Kebijakan Pemerintah :
Dukungan dari pemerintah dalam mengintegrasikan pendidikan Pancasila dalam kurikulum perguruan tinggi dapat menjadi faktor penunjang.
- Kualitas Pengajar :
Pengajar yang berkualitas, terlatih, dan berkomitmen untuk menyampaikan pendidikan Pancasila dengan baik dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran.
- Sikap Mahasiswa :
Kesadaran dan minat mahasiswa terhadap pendidikan Pancasila juga penting. Jika memiliki minat yang tinggi dan aktif dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, ini akan menjadi faktor penunjang.
- Kerjasama dengan Masyarakat :
Melibatkan masyarakat dalam proses pembelajaran, seperti melalui program magang atau proyek sosial, dapat membantu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam konteks nyata.

Faktor Penghambat:
- Pengajar :
Kurangnya pengajar yang berkualifikasi atau berpengalaman dalam mengajar Pancasila dapat menjadi hambatan. bahkan masih banyak oknum pengajar yang memanfaatkan hal yang ada di pendidikan demi kepentingan dirinya sendiri
- Ketertinggalan Sistem Pendidikan : Terkadang, sistem pendidikan yang kuno dapat menghambat inovasi dalam pendidikan Pancasila. Perubahan yang signifikan akan sulit tercapai jika kurikulum yang sangat tertinggal terus dipertahankan
- Sumber Daya manusia :
banyaknya doktrin doktrin negatif yang bermunculan dan sudah menetap dipikiran SDM akan mempersulit kemajuan berpikir, sehingga mereka malas untuk berinovasi.

4. tiap materi yang disampaikan bertujuan untuk bagaimana para mahasiswa dapat menerapkan secara positif. tiap jurusan diharapkan para mahasiswa menggunakan ilmunya untuk hal yang positif, dengan belajar di prodi manajemen, kami dapat mengatur bagaimana suatu organisasi dapat berjalan dengan baik, dengan menerapkan dasar dasar yang ada di Pancasila juga dapat menjadi cara untuk mengatur suatu perkumpulan atau organisasi dengan baik.

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

by Gamaliel Felix Repi -
nama: Gamaliel Felix Repi
npm: 2311011058

Pada era reformasi Pancasila seolah-olah telah memudar eksistensinya
dikalangan generasi milenial. Hal tersebut dibuktikan ketika dilakukan wawancara oleh peneliti kepada beberapa mahasiswa seperti yang dituliskan di jurnal. mereka banyak yang tidak memahami isi konsep Pancasila bahkan tidak hafal isi dari Pancasila.
maka dari itu, sangat penting terobosan dari
dosen untuk menjelaskan mengenai Pancasila
secara yuridis kenegaraan dalam lingkup deskriptif, kausal normatif, sedangkan
dalam lingkup esensial dibahas di dalam filsafat Pancasila. Harapannya setelah
selesai menempuh mata kuliah Pancasila, mahasiswa bukan hanya mampu mengimplementasikannya nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tetapi juga
memahami sampai ke dalam hakikat dari sila-sila yang ada.

Manajemen B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

by Gamaliel Felix Repi -
nama : Gamaliel Felix Repi
npm : 2311011058

Pancasila berasal dari bahasa sansekerta yaitu panca yang berarti 5 dan sila yang berarti dasar.
Tanggal 29 April 1945 dibentuk BPUPKI yang diketuai Radjiman Widyo Diningrat.
BPUPKI melakukan sidang pertama pada 29 mei - 1 Juni 1945. Pada sidang itu Mohammad Yamin, Supomo, dan Ir Soekarno mengusulkan dasar dasarnya. tanggal 1 Juni 1945, Ir Soekarno mengusulkan dasar dasarnya dan diberi nama Pancasila dan diterima oleh BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945. hingga saat ini tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahir Pancasila.
sebagai paham filosofis, Pancasila dijadikan 2 pengertian yaitu pandangan hidup dan dasar negara. Pancasila juga dijadikan hukum dari segala sumber hukum negara.
Pancasila memiliki 3 fungsi yaitu:
1. fungsi yuridis
2. fungsi sosiologis
3. fungsi etis dan filosofis.