གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Riko Prasetya

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal-1

Riko Prasetya གིས-
Nama : Riko Prasetya
Npm : 2353053013
Kelas : 3F

Berdasarkan analisis saya mengenai jurnal tersebut, jurnal ini membahas tentang :

1. Pendidikan Moral Pancasila merupakan pendidikan yang berupaya untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Pendidikan Moral Pancasila yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai Pancasila dan menjadi standar baik atau buruknya perbuatan manusia.
3. Pengertian moral sebagai ajaran tentang baik buruk yang menyangkut tingkah laku dan perbuatan manusia, serta keterkaitan antara nilai, moral, dan hukum.
4. Metode penerapan nilai moral Pancasila melalui tahap perizinan, pemaparan materi, dan pemberian kuis kepada siswa SD Negeri Osiloa.
5. Hasil dan pembahasan yang menunjukkan tujuan penanaman nilai moral Pancasila untuk membangun generasi anti korupsi, serta keterkaitan antara nilai, moral, dan hukum.
6. Kesimpulan bahwa penanaman nilai moral sejak dini dapat mencegah korupsi dan membekali peserta didik sebagai generasi emas anti korupsi.

Secara keseluruhan, jurnal ini menunjukkan pentingnya penanaman nilai moral Pancasila sejak dini untuk mewujudkan generasi anti korupsi.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Video

Riko Prasetya གིས-
Nama : Riko Prasetya
NPM : 2353053013
Kelas : 3F


Dari video tersebut, nilai-nilai yang harus kita teladani dalam kehidupan sehari-hari mencakup keyakinan pada Tuhan, rasa kemanusiaan, cinta tanah air, kebersamaan melalui musyawarah, dan keadilan sosial. Dalam kehidupan modern yang penuh dengan tantangan, kita harus terus mengembangkan rasa tanggung jawab pribadi dan sosial, menghormati perbedaan, serta menjaga kerukunan dalam masyarakat. Semua ini bisa diterapkan dengan cara sederhana seperti menghargai hak-hak orang lain, berusaha adil, serta mempraktikkan toleransi dan empati dalam interaksi sehari-hari.

Untuk dapat meneladani dan menerapkan nilai-nilai Pancasila, seseorang harus bangun dari kesadaran diri bahwa nilai-nilai tersebut merupakan fondasi yang menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat. Prosesnya bisa kita mulai dari lingkungan kecil seperti keluarga dan sekolah, yang di mana individu diajarkan menghormati keberagaman, bersikap adil, serta memiliki rasa tanggung jawab sosial. Selain itu, penggunaan teknologi dalam era modern dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan-pesan positif, mempromosikan toleransi, dan menginspirasi orang lain melalui tindakan nyata.

Dalam menghadapi era modern saat ini kita banyak melihat dampaknya contohnya penurunan moral, penting bagi kita untuk tetap menjunjung tinggi etika dan nilai-nilai luhur, serta menjaga integritas diri. Dengan mempraktikkan disiplin, menghargai orang lain, serta menjaga rasa persatuan, kita bisa tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila meski di tengah tantangan zaman. Kesadaran ini akan membantu generasi muda tetap berpijak pada akar budaya dan moral yang kuat.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal

Riko Prasetya གིས-
NAMA : RIKO PRASETYA
NPM : 2353053013
SEMESTER/KELAS : 3F
.
.
Analisis Jurnal Pendidikan Nilai dan Moral dalam Sistem Kurikulum Pendidikan di Aceh.

ABSTRAK
Pada bagian abstrak Pendidikan di Aceh sedang mengalami transformasi melalui pengembangan kurikulum. Dimana pendidikan memegang peranan yang sangat berarti dalam pembuatan akhlak di golongan peserta didik, apalagi jadi tumpuan budaya warga. Dalam menjawab perihal tersebut pemerintah Aceh tidak hanya menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan yang diamanatkan secara nasional, pemerintah Aceh pula melakukan pembelajaran yang sesuai dengan kekhususan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah Aceh.
Abstrak ini mencakup inti dari pembahasan mengenai pendidikan di Aceh, tantangan yang dihadapi, serta tujuan dari kurikulum yang diterapkan.

PENDAHULUAN
Pendahuluan dalam artikel ini memberikan gambaran yang jelas mengenai konteks pendidikan di Aceh, terutama dalam penerapan kurikulum yang berlandaskan ajaran Islam sesuai dengan Qanun Aceh. Penjelasan mengenai pentingnya pendidikan nilai dan moral dalam sistem pendidikan di Aceh sangat relevan, mengingat provinsi ini memiliki otonomi khusus dalam bidang pendidikan yang mengacu pada nilai-nilai Islam dan budaya lokal.

Pentingnya integrasi kurikulum nasional dengan muatan lokal dan pendidikan Islam juga diangkat, menunjukkan upaya untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan sesuai dengan budaya Aceh.

Secara keseluruhan, pendahuluan ini memberikan landasan yang kuat untuk memahami isu-isu yang akan dibahas lebih lanjut dalam artikel, serta menekankan pentingnya pendidikan yang berbasis nilai dalam konteks lokal.

PEMBAHASAN
Pembahasan dalam artikel ini menguraikan penerapan kurikulum Aceh yang berlandaskan ajaran Islam serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya.
Secara keseluruhan, hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan dalam penerapan kurikulum Aceh, masih banyak aspek yang perlu diperbaiki untuk mencapai tujuan pendidikan yang ideal di provinsi ini.

KESIMPULAN
Kesimpulan dalam artikel ini merangkum temuan utama mengenai penerapan kurikulum Aceh yang berbasis nilai-nilai Islam dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya.
dalam kesimpulan disini juga memberikan gambaran yang jelas tentang pentingnya pendidikan nilai dan tantangan yang harus diatasi untuk mencapai tujuan pendidikan yang ideal di Aceh. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan, masih banyak yang perlu dilakukan untuk mengoptimalkan penerapan kurikulum Aceh.

ANALISIS
Jurnal ini dapat menjadi referensi penting bagi pengambil kebijakan, pendidik, dan peneliti yang tertarik pada pengembangan pendidikan di Aceh dan daerah lain dengan konteks serupa. Rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut juga dapat mencakup studi tentang praktik terbaik dalam penerapan pendidikan berbasis nilai di berbagai konteks budaya dan sosial.

2024/2F/BP -> Diskusi 2

Riko Prasetya གིས-
NAMA : RIKO PRASETYA
NPM : 2353053013
KELAS : 2F

Untuk membuat bagaimana cara membuat siswa yang pasif menjadi aktif dalam pembelajaran inkuiri di kelas rendah, yiatu dengan cara mengenali minat dan kebutuhan siswa tersebut. Hal ini dapat dapat membantu meningkatkan motivasi dari diri mereka untuk berpartisipasi secara aktif didalam sebuah pembelajaran (dikelas).
lalu sebagai guru kita harus memberikan suasana yang mendukung dan nyaman, yaitu lingkungan kelas yang aman bagi semua siswa untuk berpartisipasi, dan memberikan pujian dan dukungan kepada siswa yang berani berbicara atau mencoba hal baru.

2024/2F/BP -> Diskusi 1

Riko Prasetya གིས-
NAMA : RIKO PRASETYA
NPM : 2353053013
KELAS : 2F

Untuk Kelebihan dan Kekurangan pembelajaran Inkuiri jika dibandingkan dengan pembelajaran model cooperatif learning
Untuk kelebihan pembelajaran inkuiri yaitu, mendorong siswa untuk bertanya, menyelidiki, dan mengembangkan pemahaman mereka sendiri. hal ini bisa membantu siswa dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis karena siswa diajak untuk mempertanyakan, menganalisis, dan menyimpulkan berdasarkan bukti yang mereka temukan.
kekurangan pembelajaran inkuiri ialah, memerlukan waktu yang lebih lama untuk merencanakan dan melaksanakannya dalam sebuah pembelajaran, karena melibatkan proses penyelidikan dan eksplorasi yang lebih mendalam.

Untuk selanjutnya yaitu kelebihan dan kekurangan pembelajaran model cooperatif learning
kelebihannya, yaitu mendorong siswa untuk saling mendukung satu sama lain dalam proses belajar. Hal ini akan membuat mereka dapat saling membantu dalam memecahkan masalah, dan memberikan sebuah semangat atau memotivasi satu sama lain.
kekurangan, yaitu memiliki risiko yang dimana mungkin beberapa siswa hanya mengandalkan kontribusi anggota kelompok lain tanpa adanya ikut berpartisipasi secara aktif dalam sebuah kelompok tersebut.