གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Rahmah Dwi Asri

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal-1

Rahmah Dwi Asri གིས-
Nama : Rahmah Dwi Asri
NPM : 2313053164
Kelas : 3F

Judul: Penerapan Nilai Moral Pancasila dalam Mewujudkan Generasi Anti Korupsi di SD Negeri Osiloa Kupang Tengah
Abstrak
jurnal ini menjelaskan tujuan utama dari pendidikan moral Pancasila, yaitu untuk menumbuhkan nilai-nilai Pancasila dan menjadikannya sebagai standar baik buruknya perilaku manusia. Abstrak menyoroti pentingnya pendidikan ini dalam membentuk generasi yang anti-korupsi, terutama melalui sosialisasi yang diterapkan pada siswa sekolah dasar. Penulis menegaskan bahwa menanamkan nilai moral Pancasila sejak dini dapat mencegah dorongan untuk melakukan korupsi dan membekali siswa dengan karakter yang kuat dalam menghadapi godaan tersebut. Secara umum, abstrak sudah menggambarkan dengan jelas tujuan, metode, dan harapan dari penelitian ini.
Namun, bagian abstrak ini belum menyebutkan hasil yang lebih spesifik dari penelitian dan dampaknya terhadap siswa. Abstrak seharusnya juga memberikan gambaran lebih ringkas tentang hasil yang dicapai sehingga pembaca dapat memahami keberhasilan atau tantangan dalam penerapan nilai moral ini di lapangan.
Pendahuluan
Jurnal ini membahas tentang pentingnya pendidikan moral Pancasila sebagai landasan dalam pembentukan karakter generasi muda, khususnya untuk mencegah perilaku korupsi. Pancasila dijadikan sebagai pedoman untuk menanamkan nilai-nilai moral sejak dini pada siswa, sehingga diharapkan dapat menciptakan generasi yang bebas dari korupsi. Penulis menyoroti bahwa dengan perkembangan zaman dan teknologi, generasi muda rentan terhadap perilaku menyimpang, termasuk korupsi. Oleh karena itu, pendidikan moral Pancasila dianggap penting untuk membentengi generasi muda.
Metode
Penelitian ini menggunakan metode sosialisasi yang diterapkan kepada siswa kelas III hingga V di SD Negeri Osiloa. Sosialisasi mencakup penanaman nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keadilan. Metode ini dilaksanakan melalui beberapa tahap, mulai dari perizinan dengan pihak sekolah hingga pelaksanaan materi dan pemberian kuis kepada siswa.
Hasil dan Pembahasan
Dari sosialisasi yang dilakukan, ditemukan bahwa siswa di SD Negeri Osiloa merespon dengan baik kegiatan ini. Nilai-nilai moral yang diajarkan mampu diterima oleh siswa, terutama terkait nilai kejujuran dan tanggung jawab. Dalam kegiatan ini, siswa diajak untuk aktif melalui kuis dan diskusi yang dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya integritas dan kejujuran. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan partisipasi siswa dalam diskusi terkait anti-korupsi, dengan mayoritas siswa menunjukkan sikap antusias dalam pembelajaran.
Kesimpulan
Jurnal ini menyimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai moral Pancasila sejak dini sangat efektif dalam membentuk karakter siswa sebagai generasi yang anti-korupsi. Pendidikan moral ini dianggap sebagai fondasi penting untuk mencegah perilaku korupsi sejak dini dengan melibatkan semua pihak, termasuk guru dan orang tua.
Kelebihan dan kekurangan jurnal
Jurnal ini memiliki kelebihan dalam menyoroti isu penting terkait pendidikan moral Pancasila sebagai upaya pencegahan korupsi sejak dini. Metode sosialisasi yang digunakan juga dinilai sederhana namun efektif, di mana siswa secara aktif terlibat dalam kegiatan pembelajaran melalui diskusi dan kuis. Namun, jurnal ini memiliki beberapa kekurangan, seperti kurangnya pembahasan mengenai evaluasi jangka panjang dari penerapan nilai-nilai moral tersebut. Selain itu, data kuantitatif yang lebih mendalam untuk mengukur efektivitas sosialisasi ini juga tidak disajikan, sehingga hasil yang diperoleh masih terbatas pada pengamatan jangka pendek.

Nilai dan Moral PGSD 2024 -> Forum Analisis Jurnal

Rahmah Dwi Asri གིས-
Nama : Rahmah Dwi Asri
NPM : 2313053164

Jurnal Pendidikan Nilai dan Moral dalam Sistem Kurikulum Pendidikan di Aceh yang publish pada September, 2021 di Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol.9 No.3 dengan penulis Iwan Fajri, Rahmat, Dadang Sundawa, dan Mohd Zailani membahas tentang peran pendidikan nilai dan moral dalam kurikulum pendidikan di Aceh, yang mana fokus utama dari jurnal ini adalah integrasi nilai-nilai Islam ke dalam sistem pendidikan yang diatur oleh Qanun Aceh. Beberapa poin yang dibahas dalam jurnal ini meliputi:
-Pengembangan kurikulum Aceh yang merupakan kombinasi antara kurikulum Nasional 2013 dan materi pendidikan Islam serta muatan lokal.
-Menekankan bahwa guru memiliki peran penting dalam mengajar dan menanamkan nilai-nilai baik kepada siswa serta menjadi teladan dalam proses pendidikan karakter.
-Pentingnya pendidikan karakter sebagai isu utama dalam kebijakan pendidikan di Indonesia serta bagaimana pendidikan nilai diakui dalam konteks pendidikan global.
-Membahas dampak perubahan sosial yang cepat terhadap moralitas generasi muda dan pentingnya pendidikan yang responsif terhadap dinamika sosial dan budaya
-Penekanan pada pengembangan potensi siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler yang relevan dengan budaya dan syariat Islam.

Tujuan utama dari penelitian jurnal ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum pendidikan di Aceh, serta dampaknya terhadap pengembangan karakter dan moral siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana kurikulum yang berlandaskan ajaran Qanun Aceh tentang Islam yang dapat diterapkan di berbagai jenjang pendidikan dan lembaga. Penelitian ini juga menjawab pertanyaan yang relevan terkait pendidikan nilai dan karakter di Aceh, termasuk bagaimana nilai-nilai Islam diintegrasikan ke dalam kurikulum, peran guru dalam proses pendidikan, dan juga dampak dari perubahan sosial terhadap moralitas generasi muda.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur, yang dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai refrensi dan literatur yang relevan digunakan untuk menjelaskan tentang konsep pendidikan di Aceh berdasarkan kurikulum yang ada.

Hasil dan pembahasan dalam jurnal tersebut memberikan wawasan yang mendalam mengenai penerapan pendidikan nilai dan moral dalam kurikulum pendidikan di Aceh. Jurnal ini menunjukkan bahwa kurikulum pendidikan di Aceh telah dirancang untuk mengintegrasi nilai-nilai Islam ke dalam proses pembelajaran. Namun, dalam implementasinya masih menghadapi tantangan yang signifikan, yang mana diperlukan dukungan yang lebih baik bagi guru dan adaptasi terhadap dinamika sosial untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Jurnal ini juga menyoroti pentingnya kegiatan ekstrakurikuler yang relevan dengan budaya dan syariat Islam. Jurnal ini memberikan gambaran yang jelas tentang pentingnya pendidikan dan moral dalam konteks pendidikan di Aceh dan perlunya perhatian lebih dalam pelaksanaanya.

Kesimpulan yang diambil dari hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum pendidikan di Aceh memiliki dampak positif terhadap pengembangan karakter dan moral siswa. Jurnal ini menegaskan bahwa penerapan kurikulum yang islami sesuai dengan Qanun Aceh dan dapat membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan generasi muda berakhlak mulia dan sesuai dengan budaya serta syariat Islam di Aceh. Kelebihan jurnal antara lain, memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana nilai-nilai Islam diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan, penekanan pada pendidikan karakter dan nilai moral sebagai bagian dari kurikulum menunjukkan kesadaran akan pentingnya pembentukan karakter siswa dalam konteks pendidikan modern, dan relevansi jurnal ini dengan konteks sosial dan budaya Aceh memberikan wawasan yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan di daerah tersebut.

2024/2F/BP -> Diskusi 2

Rahmah Dwi Asri གིས-
Izin menjawab pak,
Nama : Rahmah Dwi Asri
Npm : 2313053164
Untuk membuat siswa pasti menjadi aktif dalam pembelajaran inkuiri di kelas rendah guru dapat menerapkan beberapa strategi, antara lain
1. Menggunakan metode yang menarik dan interaktif, seperti permainan, ekperimen sederhana, dan diskusi yang membangkitkan minat siswa dan menbuat mereka lebih aktif dalam proses pembelajaran
2. Menggunakan bahan ajar yang menarik dan interaktif, seperti pengguna bahan ajar yang relevan dengan kehidupan siswa, serta menggunakan video, dan gambar
3. Memberikan bimbingan, seperti memberikan petunjuk dan arahan yang jelas dalam setiap pembelajaran, membantu siswa merumuskan masalah mengumpulkan data dan menarik kesimpulan, serta memberikan contoh-contoh sederhana dan relevan dengan kehidupan siswa.

2024/2F/BP -> Diskusi 1

Rahmah Dwi Asri གིས-
Izin menjawab pak,
Nama : Rahmah Dwi Asri
Npm : 2313053164
Kelebihan pembelajaran inkuiri jika dibandingkan dengan model pembelajaran kooperatif learning antara lain;
1. Dalam pembelajaran inkuiri, siswa terlibat aktif dalam proses penyelidikan dan menemukan konsep atau solusi mereka sendiri.
2. Mendorong peserta didik berpikir dan bekerja keras atas inisiatifnya sendiri, bersikap objektif jujur, dan terbuka.
3. Memberikan kepuasan yang bersifat instrinsik serta dapat mengembangkan bakat atau kecakapan individu seperti memberi kebebasan peserta didik untuk belajar sendiri.
Kekurangan pembelajaran inkuiri antara lain membutuhkan waktu yang lebih lama, memerlukan keterampilan guru yang baik tidak cocok untuk semua materi, dan dapat membuat siswa merasa frustasi jika tidak terbiasa.