Npm : 2313053164
Kelas : 2F
Prodi : PGSD
Jurusan : Ilmu Pendidikan
Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Latar belakang dari jurnal ini adalah kebutuhan untuk mendiskusikan peran penting kearifan lokal di Indonesia, khususnya di Bali dan Jawa, dalam memperkuat identitas bangsa, menjaga keberagaman budaya, dan menghadapi tantangan globalisasi serta konflik sosial. Jurnal ini juga ingin menyoroti nilai harmoni, estetika, dan keseimbangan yang tercermin dalam kearifan lokal, serta pentingnya diplomasi kebudayaan dalam memperkuat identitas ke-Indonesiaan dan membangun hubungan antar bangsa. Selain itu, latar belakang jurnal ini juga mencakup tantangan yang dihadapi oleh Indonesia sebagai negara multietnis dan multikultural dalam mempertahankan identitas budaya serta keberagaman kebudayaan daerah sebagai modal budaya Indonesia.
Jurnal dengan judul "Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa." Memiliki tujuan yaitu, untuk menggali dan mendiskusikan peran serta pentingnya kearifan lokal dalam memperkuat identitas bangsa Indonesia, menjaga keragaman budaya, serta menghadapi tantangan globalisasi dan konflik sosial. Jurnal ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang nilai-nilai kearifan lokal sebagai modal dasar dalam pembangunan jati diri bangsa Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini terlihat bahwa penelitian ini lebih bersifat analisis dan diskusi mengenai peran kearifan lokal dalam memperkuat identitas bangsa Indonesia, menjaga keberagaman budaya, dan menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian ini juga mencakup pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kearifan lokal dan relevansinya dalam konteks sosial dan budaya Indonesia.
Isi jurnal ini sangat relevan dengan kondisi budaya Indonesia saat ini, terutama dalam konteks globalisasi dan multikulturalisme. Dimana jurnal ini juga memberikan solusi dalam menjaga keberagaman budaya dan menghadapi pengaruh globalisasi melalui multikulturalisme dan revitalisasi nilai-nilai kearifan lokal, dan juga menyajikan perspektif dari berbagai aspek, seperti agama, bahasa, adat, dan konflik antar kelompok etnis sehingga memberikan gambaran yang komprehensif tentang keberagaman budaya di Indonesia. Namun jurnal ini memiliki kelemahan, karena kurangnya pembahasan tentang implementasi konsep kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia dan kurangnya data empiris yang mendukung argumen yang di sajikan dalam jurnal tersebut.