NAMA : WILDA TAJKIA
NPM : 2313053163
KELAS : 2F
PRODI : PGSD
JURUSAN : ILMU PENDIDIKAN
FAKULTAS : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
A. Identitas Jurnal
1. Nama Jurnal : Jurnal Bakti Saraswati
2. Volume : 05
3. Nomor : 01
4. Halaman : 9-16
5. Tahun Penerbit: 2016 ISSN : 2088-2149
6. Judul Jurnal : Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa
7. Nama Penulis : Ida Bagus Brata
B. Abstrak Jurnal
Abstrak tersebut menjelaskan tentang pentingnya kearifan lokal sebagai elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jati diri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Selain itu, berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara pasca reformasi seiring timbulnya tuntutan yang berlebihan hampir dalam segala aspek kehidupan yang sering memicu permasalahan krusial.
C. Pendahuluan Jurnal
Pendahuluan jurnal tersebut berisi tentang pentingnya kearifan lokal sebagai perekat identitas bangsa Indonesia di tengah tantangan globalisasi. Kearifan lokal, yang tercermin dalam nilai harmoni, estetika, dan keseimbangan di daerah seperti Bali dan Jawa, dianggap sebagai elemen kunci dalam konservasi sumber daya alam, pengembangan sumber daya manusia, dan pelestarian kebudayaan. Diplomasi kebudayaan juga disorot sebagai sarana untuk memperkuat identitas Indonesia dan membangun hubungan antar bangsa. Bangsa Indonesia ditakdirkan sebagai bangsa multikultur yang harus hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing. Revitalisasi kearifan lokal dapat memperkokoh identitas bangsa dan menjawab berbagai tantangan masa depan.
D. Kerangka Konseptual dan Teoritik Jurnal
Bagian kerangka konseptual dan teoritik dalam jurnal tersebut membahas pentingnya pemahaman terhadap kebudayaan etnik yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal dalam konteks identitas nasional. Hal ini sejalan dengan perubahan yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, di mana kearifan lokal dianggap sebagai elemen budaya yang esensial untuk penguatan fondasi jati diri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Kerangka konseptual dan teoretik ini memberikan landasan untuk memahami pentingnya revitalisasi kearifan lokal sebagai perekat identitas bangsa Indonesia di tengah dinamika globalisasi dan perubahan sosial yang terjadi. Dalam hal ini, memahami budaya etnis yang kaya akan kearifan dan nilai-nilai lokal serta mendiskusikan isu-isu kesadaran kolektif daerah yang mencerminkan identitas etnis dan nasional menjadi sangat penting untuk mengungkap berbagai perubahan yang menyertainya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
E. Hasil Penelitian dan Pembahasan Jurnal
Bagian hasil penelitian dan pembahasan dalam jurnal tersebut membahas tentang pentingnya kearifan lokal sebagai elemen kunci dalam memperkokoh identitas bangsa Indonesia di tengah tantangan globalisasi. Kearifan lokal, yang mencerminkan nilai-nilai budaya yang kaya dan beragam, dianggap sebagai perekat yang dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat lokal terhadap identitas budaya mereka. Dalam konteks ini, kearifan lokal tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan, tetapi juga sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas nasional dan jati diri bangsa. Revitalisasi nilai-nilai kearifan lokal dianggap sebagai langkah penting dalam memberdayakan kebudayaan lokal dan mengantisipasi perkembangan zaman menuju arah yang lebih baik. Pemahaman terhadap kebudayaan etnik yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal juga dianggap relevan dalam konteks pembangunan identitas nasional yang kuat. Dengan memperkuat kesadaran kolektif masyarakat lokal terhadap identitas budaya mereka, kearifan lokal dapat menjadi perekat yang memperkokoh identitas bangsa Indonesia dalam menghadapi dinamika sosial dan globalisasi.
F. Kesimpulan Jurnal
Bagian kesimpulan jurnal berisi pentingnya revitalisasi kearifan lokal sebagai perekat identitas bangsa Indonesia di tengah dinamika globalisasi dan perubahan sosial. Kearifan lokal dianggap sebagai elemen vital dalam membangun fondasi identitas bangsa yang kuat dan berkelanjutan, serta menjaga keutuhan identitas nasional Indonesia. Dalam konteks hubungan antar suku bangsa dan golongan di Indonesia, penting untuk memperhatikan potensi konflik yang dapat timbul akibat ketegangan antar kelompok. Selain itu, dalam era globalisasi, isu-isu kebudayaan, agama, etnik, dan identitas kultural menjadi semakin penting, sehingga kearifan lokal dianggap sebagai inspirasi dalam penguatan jati diri dan identitas kultural suatu bangsa. Kesimpulan ini menegaskan bahwa kearifan lokal memiliki peran yang signifikan dalam memperkuat identitas bangsa Indonesia dan menjaga keberagaman budaya di tengah tantangan zaman.
NPM : 2313053163
KELAS : 2F
PRODI : PGSD
JURUSAN : ILMU PENDIDIKAN
FAKULTAS : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
A. Identitas Jurnal
1. Nama Jurnal : Jurnal Bakti Saraswati
2. Volume : 05
3. Nomor : 01
4. Halaman : 9-16
5. Tahun Penerbit: 2016 ISSN : 2088-2149
6. Judul Jurnal : Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa
7. Nama Penulis : Ida Bagus Brata
B. Abstrak Jurnal
Abstrak tersebut menjelaskan tentang pentingnya kearifan lokal sebagai elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jati diri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Selain itu, berbagai perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara pasca reformasi seiring timbulnya tuntutan yang berlebihan hampir dalam segala aspek kehidupan yang sering memicu permasalahan krusial.
C. Pendahuluan Jurnal
Pendahuluan jurnal tersebut berisi tentang pentingnya kearifan lokal sebagai perekat identitas bangsa Indonesia di tengah tantangan globalisasi. Kearifan lokal, yang tercermin dalam nilai harmoni, estetika, dan keseimbangan di daerah seperti Bali dan Jawa, dianggap sebagai elemen kunci dalam konservasi sumber daya alam, pengembangan sumber daya manusia, dan pelestarian kebudayaan. Diplomasi kebudayaan juga disorot sebagai sarana untuk memperkuat identitas Indonesia dan membangun hubungan antar bangsa. Bangsa Indonesia ditakdirkan sebagai bangsa multikultur yang harus hidup bersama dalam keanekaragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing. Revitalisasi kearifan lokal dapat memperkokoh identitas bangsa dan menjawab berbagai tantangan masa depan.
D. Kerangka Konseptual dan Teoritik Jurnal
Bagian kerangka konseptual dan teoritik dalam jurnal tersebut membahas pentingnya pemahaman terhadap kebudayaan etnik yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal dalam konteks identitas nasional. Hal ini sejalan dengan perubahan yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, di mana kearifan lokal dianggap sebagai elemen budaya yang esensial untuk penguatan fondasi jati diri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Kerangka konseptual dan teoretik ini memberikan landasan untuk memahami pentingnya revitalisasi kearifan lokal sebagai perekat identitas bangsa Indonesia di tengah dinamika globalisasi dan perubahan sosial yang terjadi. Dalam hal ini, memahami budaya etnis yang kaya akan kearifan dan nilai-nilai lokal serta mendiskusikan isu-isu kesadaran kolektif daerah yang mencerminkan identitas etnis dan nasional menjadi sangat penting untuk mengungkap berbagai perubahan yang menyertainya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
E. Hasil Penelitian dan Pembahasan Jurnal
Bagian hasil penelitian dan pembahasan dalam jurnal tersebut membahas tentang pentingnya kearifan lokal sebagai elemen kunci dalam memperkokoh identitas bangsa Indonesia di tengah tantangan globalisasi. Kearifan lokal, yang mencerminkan nilai-nilai budaya yang kaya dan beragam, dianggap sebagai perekat yang dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat lokal terhadap identitas budaya mereka. Dalam konteks ini, kearifan lokal tidak hanya dipandang sebagai warisan budaya yang harus dilestarikan, tetapi juga sebagai modal dasar untuk memperkokoh identitas nasional dan jati diri bangsa. Revitalisasi nilai-nilai kearifan lokal dianggap sebagai langkah penting dalam memberdayakan kebudayaan lokal dan mengantisipasi perkembangan zaman menuju arah yang lebih baik. Pemahaman terhadap kebudayaan etnik yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal juga dianggap relevan dalam konteks pembangunan identitas nasional yang kuat. Dengan memperkuat kesadaran kolektif masyarakat lokal terhadap identitas budaya mereka, kearifan lokal dapat menjadi perekat yang memperkokoh identitas bangsa Indonesia dalam menghadapi dinamika sosial dan globalisasi.
F. Kesimpulan Jurnal
Bagian kesimpulan jurnal berisi pentingnya revitalisasi kearifan lokal sebagai perekat identitas bangsa Indonesia di tengah dinamika globalisasi dan perubahan sosial. Kearifan lokal dianggap sebagai elemen vital dalam membangun fondasi identitas bangsa yang kuat dan berkelanjutan, serta menjaga keutuhan identitas nasional Indonesia. Dalam konteks hubungan antar suku bangsa dan golongan di Indonesia, penting untuk memperhatikan potensi konflik yang dapat timbul akibat ketegangan antar kelompok. Selain itu, dalam era globalisasi, isu-isu kebudayaan, agama, etnik, dan identitas kultural menjadi semakin penting, sehingga kearifan lokal dianggap sebagai inspirasi dalam penguatan jati diri dan identitas kultural suatu bangsa. Kesimpulan ini menegaskan bahwa kearifan lokal memiliki peran yang signifikan dalam memperkuat identitas bangsa Indonesia dan menjaga keberagaman budaya di tengah tantangan zaman.