Kiriman dibuat oleh Anggun Azqiyah Azzahra

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Anggun Azqiyah Azzahra -
Nama : Anggun Azqiyah Azzahra
NPM : 2355061005

Dalam video tersebut berisikan peristiwa saat Bung Karno membacakan Pancasila di pidatonya pada tahun 1945 di Amerika Serikat. 5 prinsip Pancasila yang dibacakan Bung Karno tersebut antara lain:
1. Believe in God
2. Nationalism
3. Humanity
4. Democratic
5. Social Justice

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan bagaimana Soekarno membawa nilai-nilai Pancasila ke dunia internasional. Hal ini juga menunjukkan komitmen Indonesia untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan mewujudkan cita-cita bangsa yang terkandung dalam Pancasila.
Tujuan Bung Karno membacakan sila Pancasila di Amerika Serikat adalah untuk memperkenalkan, mempromosikan, memperkuat hubungan diplomatik, dan menegaskan kedaulatan bangsa Indonesia serta nilai-nilai Pancasila kepada dunia internasional.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analis Jurnal

oleh Anggun Azqiyah Azzahra -
Nama : Anggun Azqiyah Azzahra
NPM : 2355061005

Jurnal yang berjudul "Agama Musuh Pancasila? Studi Sejarah dan Peran Agama dalam Lahirnya Pancasila" ini menganalisis hubungan antara agama dan Pancasila dalam pembentukan negara Indonesia. Jurnal tersebut menyatakan bahwa Pancasila merupakan hasil pemikiran beberapa tokoh bangsa dan merupakan landasan untuk menyatukan masyarakat Indonesia yang beragam.
Jurnal tersebut menyoroti bahwa Pancasila menggandeng ideologi terbuka dan memiliki nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praktis. Nilai-nilai tersebut harus mampu mengikuti perkembangan zaman, ilmu pengetahuan, dan dinamika masyarakat. Namun, ada dinamika yang sering terjadi dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila, di mana Pancasila sering dibenturkan dengan agama.
Penulis mengungkapkan bahwa hubungan antara Pancasila dan agama seharusnya harmonis, dengan terjadinya hubungan mutualisme yang saling menguntungkan. Pancasila membutuhkan agama dalam menjalankan kehidupan bernegara yang bermartabat, adil, dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Agama juga membutuhkan negara untuk merealisasikan nilai-nilai agama agar masyarakat dapat menjalankan kewajibannya dalam mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Selanjutnya, jurnal tersebut menyoroti pernyataan kontroversial yang dilakukan oleh ketua BPIP, yang menyatakan bahwa "Agama Musuh Pancasila." Jurnal menyatakan bahwa pernyataan tersebut adalah kekeliruan dalam berpikir dan berkomentar. Agama sebenarnya merupakan hal positif bagi Pancasila, dan pasal pertama Pancasila bahkan menyebutkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Lebih lanjut, jurnal juga mencatat bahwa Pancasila lahir dari kelapangan hati dan ketulusan hati para pejuang agama dalam menjadikan Pancasila sebagai dasar negara.

Pernyataan Agama Musuh Pancasila adalah pernyataan kontroversial yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Pancasila. Pancasila mengakui adanya Ketuhanan Yang Maha Esa dan memastikan kebebasan beragama untuk semua individu. Pancasila dan agama seharusnya memiliki hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan. Pernyataan tersebut tidak mempertimbangkan keragaman agama di Indonesia dan bisa menimbulkan ketegangan di masyarakat. Penting bagi pemerintah dan semua pihak terkait untuk menegaskan bahwa hubungan antara agama dan Pancasila adalah saling melengkapi, bukan saling bertentangan. Kerukunan antarumat beragama harus dijaga dalam membangun bangsa yang majemuk seperti Indonesia.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Anggun Azqiyah Azzahra -
Nama : Anggun Azqiyah Azzahra
NPM : 085381283051

Menurut saya jurnal yang berjudul "Internalisasi Nilai-nilai Pancasila di Perguruan Tinggi" tersebut memberikan suatu evaluasi yang positif terhadap efektivitas pengajaran mata kuliah Pancasila. Pendekatan kontekstual dengan menghadirkan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti kunjungan ke Kampung Pancasila dan kegiatan bakti sosial, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila secara langsung.

Melalui kegiatan bakti sosial yang dilakukan di berbagai tempat, mahasiswa dapat merasakan secara langsung bagaimana mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam membantu sesama dan membangun masyarakat. Hal ini juga menyoroti pentingnya pengabdian kepada masyarakat dan pembangunan sosial sebagai bagian integral dari Pancasila.

Selain itu, jurnal ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi Pancasila dalam era digital. Ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dapat dengan mudah masuk dan mempengaruhi masyarakat. Hal ini menekankan pentingnya menjaga dan mempertahankan nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi perubahan zaman dan perkembangan teknologi.

Analisis tersebut juga menyatakan bahwa Pancasila dapat menjadi pemersatu perbedaan yang ada di Indonesia, karena nilai-nilai universal yang terkandung dalam setiap sila. Pancasila menjadi dasar untuk membangun dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman Indonesia sebagai negara yang majemuk.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video-2

oleh Anggun Azqiyah Azzahra -
Nama : Anggun Azqiyah Azzahra
NPM : 2355061005

Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa penting dalam sejarah Indonesia yang terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945. Pada saat itu, pasukan Jepang telah menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Berita ini diketahui oleh para pemuda di Bandung pada tanggal 15 Agustus 1945, di mana saat itu Ir. Soekarno dan Dr. Mohammad Hatta baru kembali ke tanah air.

Setelah mengetahui berita tersebut, muncul perbedaan pendapat antara pemuda dan tokoh-tokoh tua mengenai langkah selanjutnya. Pemuda ingin segera memproklamirkan kemerdekaan tanpa bergantung pada negara atau bangsa lain, sedangkan tokoh-tokoh tua ingin proses proklamasi diatur dengan baik dan terorganisir. Ketidaksepakatan ini menyebabkan pemuda mengambil tindakan penculikan terhadap Soekarno dan Hatta, dan membawa mereka ke Rengasdengklok, Jawa Barat, agar jauh dari pengaruh pemerintah Jepang.

Di Jakarta, terjadi perundingan yang sengit untuk mencapai kesepakatan mengenai proklamasi kemerdekaan Indonesia. Hasil dari perundingan tersebut adalah keputusan bahwa proklamasi harus dilakukan di Jakarta. Oleh karena itu, Soekarno dan Hatta dijemput dan dibawa ke rumah Laksamana Tadashi Maeda untuk melaksanakan penyusunan naskah proklamasi. Naskah proklamasi tersebut dirumuskan oleh Soekarno, Hatta, dan Ahmad Subardjo setelah melalui pertimbangan yang matang. Setelah disepakati, Sayuti Melik mengetik naskah tersebut. Penyusunan teks proklamasi dilakukan hingga dini hari tanggal 17 Agustus 1945.

Peristiwa Rengasdengklok menunjukkan semangat perjuangan pemuda-pemuda Indonesia untuk mencapai kemerdekaan. Meskipun ada perbedaan pendapat, mereka tetap berusaha mencari jalan terbaik untuk menyatukan visi dan mengambil keputusan yang tepat. Dalam peristiwa ini, pentingnya kolaborasi antara pemuda dan tokoh-tokoh tua terlihat jelas. Proses proklamasi yang terjadi memberikan landasan yang kuat bagi kemerdekaan Indonesia yang kita nikmati saat ini.

PSTI A dan B MKU Pancasila -> Forum Analisis Video -1

oleh Anggun Azqiyah Azzahra -
Nama : Anggun Azqiyah Azzahra
NPM : 2355061005

Dalam video tersebut berisikan Ir. Soekarno Hatta yang menyampaikan pidato mengenai Pancasila bahwasanya Pancasila adalah suatu dasar yang dimanis yang dapat menyatukan bangsa Indonesia untuk bukan saja mencetuskan revolusi tetapi juga mengakhiri revolusi dengan akhir yang baik. Revolusi Indonesia adalah revolusi dari semua rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Dari pidato yang telah disampaikan Ir. Seokarno tersebut kita harus semakin sadar bahwa revolusi Indonesia ada di tangan kita, rakyat Indonesia. Nasib suatu negara tidak hanya ditentukan oleh pemimpin, namun oleh semua anggota suatu negara. Untuk mencapai akhir yang baik dari revolusi, kita harus mengimplememtasikan Pancasila yang telah dipercaya oleh pemimpin terdahulu kita untuk dapat menyatukan bangsa Indonesia.