Kiriman dibuat oleh Alya Nayra Syafiqa

MKU PKN PSTI -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

oleh Alya Nayra Syafiqa -
NAMA : ALYA NAYRA SYAFIQA
NPM : 2315061001
KELAS : PSTI A

Di Indonesia konstitusi telah mengalami beberapa perkembangan sejak kemerdekaan pada tahun 1945. UUD 1945, yang diadopsi pada saat proklamasi kemerdekaan, menjadi landasan utama yang telah mengalami beberapa perubahan dan amandemen sepanjang sejarah. Salah satu tonggak penting adalah periode konstitusi Republik Indonesia Serikat (RIS) pada tahun 1949, sebelum Indonesia kembali ke UUD 1945. Reformasi pada tahun 1998 membawa perubahan signifikan dalam politik dan sistem pemerintahan, termasuk amandemen UUD 1945 untuk memperkuat demokrasi dan hak asasi manusia. Selain itu, pembentukan Mahkamah Konstitusi pada tahun 2003 memberikan lembaga yang bertugas mengawasi konstitusi dan menyelesaikan sengketa konstitusi, menambah kompleksitas dalam sistem hukum Indonesia.

Video tersebut memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kompleksitas dan dinamika dalam pembentukan serta perubahan UUD di Indonesia. Selain itu, penekanan pada pentingnya memahami dokumen resmi UUD yang berlaku saat ini, yaitu versi 5 Juli 1959 dengan lampiran-lampiran perubahan, menunjukkan pentingnya memahami basis hukum negara dalam konteks sejarah dan perubahan politik yang telah terjadi.

MKU PKN PSTI -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

oleh Alya Nayra Syafiqa -
ALYA NAYRA SYAFIQA
2315061001
PSTI A

Kearifan lokal di Indonesia, seperti di Bali dan Jawa, mencerminkan nilai harmoni, estetika, dan keseimbangan, yang krusial untuk konservasi sumber daya alam, pengembangan SDM, dan pelestarian kebudayaan. Diplomasi kebudayaan memainkan peran penting dalam memperkuat identitas ke-Indonesiaan dan membangun hubungan antar bangsa. Sebagai bangsa multikultur, Indonesia perlu menghormati pluralitasnya untuk mencapai persatuan. Revitalisasi kearifan lokal menjadi kunci untuk memperkokoh identitas bangsa.

Identitas budaya dapat berasal dari agama, bahasa, dan adat. Konflik etnis mungkin timbul akibat perbedaan identitas, sehingga kearifan lokal menjadi perekat penting untuk mengatasi hal tersebut. Masa depan politik dunia menghadapi tantangan benturan kebudayaan, dan Indonesia sebagai negara multietnis perlu mengatasi masalah legitimasi kultural. Revitalisasi nilai-nilai kearifan lokal menjadi krusial dalam menghadapi konflik sosial. Modal budaya Indonesia mencerminkan keberagaman, dan sistem nilai merupakan inti dari kebudayaan. Ketahanan modal budaya kolektif sangat penting untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.

Kearifan lokal menjadi elemen kunci kebudayaan yang perlu dipelajari dan dihidupkan kembali untuk memperkuat identitas bangsa di era globalisasi. Identitas bangsa Indonesia yang beragam membutuhkan pemahaman dan penghargaan terhadap keberagaman budaya lokal. Multikulturalisme memiliki peran vital dalam membangun integrasi antar identitas budaya yang beragam. Identitas seseorang ditentukan oleh keanggotaannya dalam kesatuan sosial, dan identitas bangsa dapat diwujudkan melalui tradisi dan kearifan lokal yang dimiliki oleh kelompok etnik. Identitas merupakan konstruksi diskursif yang terbentuk melalui bahasa dan representasi.