Nama: Alexander Lawrensius
NPM: 2315061013
1. Sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia yaitu dimulai dengan lingkungan keluarga dengan saling membantu membersihkan rumah dan mengurangi rasa egois.
2. Upaya yang saya lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu yaitu dengan cara saling menghargai perbedaan dan jika berbicara kepada orang lain menghindari unsur-unsur yang mengandung SARA karena itu dapat menghancurkan hubungan di masyarakat dan dapat memungkinkan terjadinya pengucilan.
3. Nilai-nilai dasar tersebut merupakan hakikat atau sifat dari suatu bangsa atau negara yang bersifat universal. Nilai-nilai dasar tersebut dapat berupa ideologi, kebudayaan, bahasa. Di setiap kelompok/bangsa/negara otomatis memiliki perbedaan. Sehingga itu bisa dijadikan acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara.
4. Para pendiri negara Indonesia menunjukkan sikap yang arif dan bijaksana dalam menanggapi tuntutan wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur terkait perubahan rumusan Pancasila. Mereka mengutamakan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. Mereka juga mengutamakan toleransi karena Indonesia terdiri dari beraneka ragam SARA. Sikap ini menunjukkan bahwa para pendiri negara memiliki komitmen yang kuat terhadap bangsa dan negara serta bersedia mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan. Sikap-sikap seperti itu yang harus kita miliki di masa sekarang agar tidak terjadinya perpecahan.
NPM: 2315061013
1. Sikap gotong royong yang saat ini bisa di wujudkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang melanda bangsa Indonesia yaitu dimulai dengan lingkungan keluarga dengan saling membantu membersihkan rumah dan mengurangi rasa egois.
2. Upaya yang saya lakukan dalam rangka menghadapi keberagaman di lingkungan sekitar tempat tinggal serta menjadikannya sebuah keharmonisan di masyarakat dalam rangka mewujudkan tekad untuk bersatu yaitu dengan cara saling menghargai perbedaan dan jika berbicara kepada orang lain menghindari unsur-unsur yang mengandung SARA karena itu dapat menghancurkan hubungan di masyarakat dan dapat memungkinkan terjadinya pengucilan.
3. Nilai-nilai dasar tersebut merupakan hakikat atau sifat dari suatu bangsa atau negara yang bersifat universal. Nilai-nilai dasar tersebut dapat berupa ideologi, kebudayaan, bahasa. Di setiap kelompok/bangsa/negara otomatis memiliki perbedaan. Sehingga itu bisa dijadikan acuan dan identitas nasional kelompok/bangsa/negara.
4. Para pendiri negara Indonesia menunjukkan sikap yang arif dan bijaksana dalam menanggapi tuntutan wakil yang mengatasnamakan masyarakat Indonesia Bagian Timur terkait perubahan rumusan Pancasila. Mereka mengutamakan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. Mereka juga mengutamakan toleransi karena Indonesia terdiri dari beraneka ragam SARA. Sikap ini menunjukkan bahwa para pendiri negara memiliki komitmen yang kuat terhadap bangsa dan negara serta bersedia mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan. Sikap-sikap seperti itu yang harus kita miliki di masa sekarang agar tidak terjadinya perpecahan.