Kiriman dibuat oleh Alfi Mufid

MKU PKN Komunikasi -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

oleh Alfi Mufid -
Nama : Alfi Mufid
Npm : 2356031016
Kelas : Man B

Jurnal ini membahas pentingnya kearifan budaya lokal sebagai perekat identitas bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi. Dalam konteks ini, terdapat tujuh indikator ketahanan modal budaya yang dapat memperkaya kebudayaan bangsa Indonesia. Selain itu, penting untuk memahami bahwa hubungan antar suku bangsa dan golongan di Indonesia memiliki potensi konflik yang perlu diantisipasi. Identitas bangsa Indonesia tidaklah mudah dirumuskan karena terdiri dari berbagai suku bangsa dengan kebudayaan masing-masing. Menjaga dan mengembangkan citra Indonesia di luar negeri melalui diplomasi kebudayaan juga merupakan hal penting dalam membangun masa depan bangsa.

Oleh karena itu, seluruh penjuru negeri ini harus bekerja sama dalam suatu komunitas agar dapat hidup berdampingan dalam keberagaman tanpa kehilangan jati diri budayanya serta menjamin kehidupan budaya bangsa dan lembaga pendidikan lain. Oleh karena itu diperlukan pembelajaran yang tepat agar budaya damai membalikkan budaya kekerasan yang sering terjadi. Kearifan lokal setiap daerah dalam wilayah satu bangsa, Negara Kesatuan Republik Indonesia, sungguh luar biasa kekayaannya dan menunjukkan keberagaman jenisnya. Secara tepat sasaran, banyak yang bisa dijadikan sebagai aset kebudayaan nasional, baik sebagai perekat maupun modal dasar penguatan jati diri bangsa.

MKU PKN Komunikasi -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

oleh Alfi Mufid -
Nama : alfi Mufid
Npm : 2356031016
Kelas : Man B

Identitas bangsa adalah kepribadian nasional atau jati diri nasional yang dimiliki suatu bangsa yang membedakan bangsa satu dengan bangsa yang lainnya. Identitas nasional dalam kosteks bangsa cenderung mengecu pada kebudayaan, adat istiadat, serta karakter khas suatu negara. Terdapat 4 unsur identitas nasional yaitu sebagai berikut :

1. Suku Bangsa
Kelompok etnik, juga dieja kelompok etnis, atau etnisitas, juga disebut sebagai suku bangsa, adalah suatu golongan atau kelompok manusia yang anggota-anggotanya menggolongkan dirinya dengan sesamanya, biasanya berdasarkan garis keturunan yang dianggap sama. Negara Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa. Terdapat 210 juta masyarakat di Indonesia, terbagi menjadi etnis jawa, makasar, batak, bugis, bali, Lombok, aceh, dan lain sebagainya.

2. Agama
Indonesia sebagai negara yang multikultural memiliki 6 agama yang diakui yaitu islam, Kristen, katolik, hindu, buddha, dan konghucu. Negara Indonesia menjunjung tinggi perbedaan dan menghargai satu sama lain.

3. Kebudayaan
Kebudayaan adalah pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya adalah model-model pengetahuanyang digunakan untuk menafsirkan dan menghadapi lingkunggan atau digunakan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

4. Bahasa
Bahasa merupakan alat komunikasi sosial yang berupa sistem simbol bunyi yang dihasilkan dari ucapan manusia. Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan sarana untuk berinteraksi dengan manusia lainnya di masyarakat. Untuk kepentingan interaksi sosial itu, maka dibutuhkan suatu wahana komunikasi yang disebut bahasa. Negara Indonesia menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, Indonesia juga kaya akan bahasa daerah.

MKU PKN Komunikasi -> FORUM JAWABAN ANALISIS VIDEO

oleh Alfi Mufid -
Nama : Alfi Mufid
Npm : 2356031016
Kelas : man b

Hakekat dan Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi :
1. Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) : berasal dari kata warga negara, Usaha sadar menyiapkan peserta didik > cinta, setia, berani, berkorban membela bangsa dan bernegara. Sekaligus melatih peserta didik berfikir kritis, analitis, demokratis berdasarkan Pancasila.

2. Landasan Ideal dan Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan :
1). Pancasila
2). ⁠Pembukaan UUD 1945
3). ⁠Batang Tubuh UUD 1945
4). ⁠UU Nomor 20 Tahun 1982
5). ⁠UU Nomor 20 Tahun 2003
6). ⁠SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006

3. Sumber Historis, Sosiologis & Politik PKN;
• Historis> Substansi: dimulai sebelum Indonesia merdeka
• Sosiologis> Diperlukan oleh masyarakat untuk menjaga, memelihara, dan mempertahankan eksistensi negara-negara
• Politik PKN> Dok. Kurikulum: Kewarganegaraan (1957), Civics (1962), Kewarganegaraan Negara (1968-2013)

4. Dinamika, Esensi, dan Urgensi PKN: PKN perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan IPTEK untuk membangun negara & bangsa. Masa depan PKN sangat ditentukan oleh ekstensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia.