Kiriman dibuat oleh Castyllus Devandra Oktafio

Castyllus Devandra Oktafio
2311011004

Artikel tersebut membahas tentang perkembangan konstitusi di Indonesia. Menurut saya artikel tersebut telah menjelaskan bagaimana sejarah perkembangan konstitusi di Indonesia dengan lengkap. Jadi menurut artikel tersebut Konstitusi merupakan istilah yang mengandung makna mendalam dan berlapis, yang tidak hanya terbatas pada pengertian Undang-Undang Dasar. Secara etimologis, konstitusi berasal dari bahasa Perancis dan Latin yang menggambarkan proses pembentukan atau penegakan suatu negara. Dalam praktiknya, konstitusi mencakup aspek-aspek yuridis dan politis yang kompleks, mencerminkan struktur dan prinsip-prinsip fundamental suatu negara. Di dalam artikel juga di jelaskan bahwa perkembangan konstitusi di Indonesia di bagi menjadi beberapa periode, dan ada periode dimana UUD 1945 ini mengalami perubahan hingga ke empat kali, sehingga mempengaruhi proses kehidupan demokrasi di Negara Indonesia. Selain itu artikel tersebut juga menjelaskan tentang sebab-sebab terjadinya perubahan konstitusi di Indonesia secara lengkap. Jadi menurut artikel tersebut Perubahan konstitusi di Indonesia dipengaruhi berbagai faktor historis dan politis diantaranya adalah proses penyusunan Undang-Undang Dasar yang tergesa-gesa oleh BPUPKI, tekanan dari Belanda, serta dinamika politik hukum dalam negeri.

MKU PKN Manajemen 2024 -> aktivitas 1

oleh Castyllus Devandra Oktafio -
Castyllus Devandra Oktafio
2311011004

Mengapa perlu adanya konstitusi di negara Indonesia? Apa fungsi konstitusi bagi negara Indonesia
Jadi konstitusi sendiri adalah keseluruhan sistem ketatanegaraan suatu negara yang berupa kumpulan peraturan yang membentuk dan mengatur/memerintah dalam pemerintahan suatu negara. Dari pengertian tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa konstitusi sangat diperlukan di indonesia, karena konstitusi menjadi landasan bagi pembentukan aturan hukum lainnya. Selain itu adanya konstitusi ini dapat menjamin hak asasi dan hak politik warga negara serta dapat membatasi kekuasaan pemerintahan.

Fungsi Konstitusi bagi negara Indonesia yaitu
1. Sebagai piagam kelahiran suatu negara, yang dalam hal Indonesia adalah Undang-Undang Dasar 1945.
2. Sebagai sumber hukum tertinggi yang menjadi acuan dalam menciptakan aturan-aturan hukum lainnya.
3. Sebagai identitas nasional dan lambang persatuan bangsa.
NAMA : CASTYLLUS DEVANDRA OKTAFIO
NPM : 2311011004

Analisis Jurnal
“URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK”

Jurnal tersebut membahas peran penting Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan, Persatuan, musyawarah, dan keadilan, diakui sebagai landasan etika dalam pengembangan iptek. Nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia.

Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK yaitu :
1. Setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.
3. Nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.
4.Setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri

Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945 pada alenia keempat, Kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada di balik peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. Jadi Kesimpulannya, Pancasila memainkan peran krusial dalam mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan nilai-nilai budaya dan agama masyarakat Indonesia.