Kiriman dibuat oleh Makka Muhammad Mustova

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Makka Muhammad Mustova -

Makka Muhammad Mustova
2315061100
TI D

A.   
Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai proses pendidikan di tengah pandemi covid-19, Jelaskan!
Menurut saya proses pendidikan ditengah pandemi covid-19 sangat sulit dan menjadi tantangan baik bagi para guru dan dosen maupun bagi para pelajar dan mahasiswa. Keterbatasan tatap muka/ physical mengharuskan kita menjalankan pendidikan dengan cara online. Banyaknya orangtua yang terbebani karena harus menyediakan perangkat belajar seperti ponsel dan laptop, ditambah lagi harus menyediakan pulsa yang jumlahnya tidak sedikit. Pembelajaran online juga kurang efektif bagi para siswa, mereka lebih memahami pembelajaran offline.

B.   Bagaimanakah mengefektifkan dan memaksimalkan proses pendidikan di tengah pandemi covid-19 supaya tetap berkorelasi dengan implementasi nilai Pancasila?
butuhnya kerjasama dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, sekolah, para orangtua, dan juga para mahasiswa. Pemerintah seharusnya meningkatkan penyediaan fasilitas pendidikan untuk mendukung siswa yang mengalami kesulitan. Selain itu, pemerintah sebaiknya aktif menyosialisasikan pentingnya pendidikan melalui berbagai media yang tersedia. Guru-guru pun dapat menciptakan pengalaman belajar jarak jauh yang lebih interaktif agar siswa tidak merasa bosan saat belajar online. Orang tua juga harus lebih memperhatikan keteraturan belajar online anak-anak mereka. Semua langkah ini akan membantu membangun kerjasama yang kuat dalam mengatasi dampak pandemi COVID-19 terhadap pendidikan.

C.   Berikan contoh kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai di lingkungan anda dan bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai contoh kasus tersebut!
Contoh dari kasus diatas yaitu sebagai berikut: Jujur seperti tidak mencontek saat melakukan ujian, Tanggungjawab seperti jika melakukan kesalahan, harus menanggung akibatnya dan tidak kabur dari kesalahan tersebut, Peduli seperti jika ada teman yang tidak mengerti tentang materi yang dipelajari, kita harus membantunya dalam memahami, Santun seperti menyapa para guru dan selalu tersenyum, Ramah lingkungan seperti tidak membuang sampah sembarangan dan jika melihat sampah berserakan mengambilnya dan buang ketempat sampah, Gotong royong seperti bersama sama membersihkan lingkungan sekitar kampung, Cinta damai seperti tidak melakukan kegaduhan yang mengganggu masyarakat lainnya. Menurut saya kasus diatas dapat diwujudkan jika kita semua mengimplementasikan pancasila dalam kehidupan sehari hari.

D.   Jelaskan yang dimaksud dengan hakikat Pancasila dalam pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?
pengaktualisasian nilai-nilai Pancasila sebagai paradigma berpikir, bersikap, dan berperilaku masyarakat mengharuskan individu dan kelompok masyarakat untuk menjalani prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ini mencakup menghormati hak asasi manusia, menjaga persatuan dan kesatuan, berpartisipasi dalam proses demokrasi, memerangi ketidakadilan sosial, dan berperilaku adil serta beradab dalam interaksi sehari-hari. Dengan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, masyarakat dapat membangun sebuah bangsa yang kokoh, berkeadilan, dan penuh dengan keberagaman yang harmonis.



PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Makka Muhammad Mustova -
Makka Muhammad Mustova
2315061100
TI D

Analisa yang dapat saya simpulkan relevan dengan ulasan kali ini yang membahas tentang Filsafat Pancasila dalam Pendidikan di Indonesia menuju bangsa yang ber jati diri, khususnya Pancasila sebagai landasan dan ideologi bangsa Indonesia, mempunyai fungsi dalam kehidupan bangsa Indonesia dan negara.. negara, termasuk lima prinsip dasar pembentuk jati diri bangsa Indonesia..
Pancasila merupakan filsafat karena Pancasila merupakan acuan intelektual kognitif bagi cara berpikir bangsa, yang dalam ikhtiar keilmuan dapat dibangun menjadi suatu sistem filsafat yang handal.. Pancasila sebagai sistem filsafat mempunyai landasan ontologis, landasan epistemologis, dan landasan aksiomatik.. Filosofi Pancasila memuat prinsip-prinsip dan nilai-nilai Pancasila yang terkandung di dalamnya..
Filsafat Pendidikan Pancasila dalam bahasa Indonesia artinya Filsafat pendidikan merupakan pencerminan mendalam terhadap pendidikan yang berdasarkan filsafat.. Memperhatikan fungsi pendidikan dalam membangun potensi nasional, khususnya melestarikan jati diri dan budaya bangsa yang ada, yang pada akhirnya menentukan eksistensi dan harkat dan martabat bangsa dan sistemnya.Pendidikan nasional dan falsafah pendidikan Pancasila perlu dikembangkan secara maksimal untuk menjamin penghormatan demi kehormatan dan kepribadian bangsa..
Untuk mewujudkan manusia Indonesia yang cerdas dan bermartabat diperlukan pendidikan karakter yang kesemuanya termuat dalam falsafah pendidikan Pancasila yang bersifat menyeluruh, beretika, dan religius.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Makka Muhammad Mustova -
Makka Muhammad Mustova
2315061100
TI D

Pengkajian Pancasila dengan menggunakan pisau analisis
filsafat ilmu adalah hal yang menarik karena di dalam nilai-nilai Pancasila secara genuine sudah terkandung juga filsafat ilmu.
Pancasila yang memiliki sumber pengetahuan dan nilai-
nilai luhur sudah seharusnya dapat diimplementasikan oleh setiap masyarakat Indonesia. Akan tetapi, persoalan secara filosofis adalah mengapa Pancasila itu sulit diterapkan di dalam diri bangsa Indonesia? Pancasila hanya menjadi sebuah simbol dan tidak memiliki arti serta sumbangsih dalam menyelesaikan persoalan negara, persoalan yang seharusnya diselesaikan secara bersama.
Secara filsafati, Pancasila merupakan sistem nilai-nilai
ideologis yang berderajat. Artinya di dalamnya terkandung nilai
luhur, nilai dasar, nilai instrumental, nilai praksis, dan nilai teknis.
Agar ia dapat menjadi ideologi bangsa dan negara Indonesia yang lestari tetapi juga dinamis berkembang, nilai luhur dan nilai dasarnya harus dapat bersifat tetap, sementara nilai instrumentalnya harus semakin dapat direformasi dengan perkembangan tuntutan zaman. Oleh karena itu, pengembangan Pancasila secara terus-menerus melalui jalur keilmuan itu akan berdampak signifikan. Pancasila dapat memberikan sumbangsih dalam tingkat perguruan tinggi. Penerapan secara terus-menerus filsafat ilmu ke dalam pengembangan Pancasila merupakan kekaryaan yang penting, sebagaimana juga pernah diisyaratkan oleh Bung Karno bahwa Pancasila harus ditarik ke atas, pada tingkat ilmiah. Tugas ini harus dilakukan di tingkat perguruan tinggi. Tetapi, juga dapat dilakukan oleh komunal dan media didik yang perlu diangkat ke dalam diskusi publik.
Nama : Makka Muhammad Mustova
NPM : 2315061100
TI D

Kata filsafat berasal dari kata Yunani “Philosophia” yang berarti cinta atau keinginan besar dan kebijaksanaan atau kebenaran sejati. Filsafat memiliki aliran antara lain rasionalisme, materialisme, individualisme, dan hedonisme. Dengan mempelajari filsafat, kita dapat memperoleh manfaat seperti memperoleh kebenaran sejati. Melatih kemampuan berpikir dan bertindak secara logis, rasional, komprehensif, bijaksana dan seimbang antara pikiran dan tindakan.
Pancasila sebagai filsafat diartikan sebagai refleksi kritis dan rasional terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan realitas budaya bangsa. Tujuannya adalah untuk memperoleh pemahaman yang mendasar dan komprehensif. Ciri-cirinya adalah merupakan suatu kesatuan bagian-bagian dan bagian-bagian tersebut mempunyai fungsi masing-masing, saling berhubungan dan bergantung satu sama lain untuk mencapai tujuan tertentu yang terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks. .
2. Epistemologi :
Asal usul, kondisi, struktur, metode dan nilai-nilai ilmu
3. Aksiologi :
Kajian tentang nilai, etika dan moralitas.
Makka Muhammad Mustova
2315061100
TI D

Pancasila itu bagaikan pedoman bangsa. Pancasila dapat mempersatukan rakyat Indonesia yang beragam dan juga tersebar disegala pulau. Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang merupakan seperangkat prinsip dan nilai-nilai yang menjadi landasan ideologi negara.
Kata "Pancasila" berasal dari bahasa Sanskerta yang terdiri dari dua kata: "Panca" yang berarti lima, dan "Sila" yang berarti prinsip atau asas. Pancasila memiliki lima asas atau prinsip utama yang membentuk landasan pemikiran negara Indonesia. Pancasila bukan hanya sebagai konsep teoretis, tetapi juga sebagai panduan bagi pembentukan kebijakan dan pembangunan negara Indonesia. Ini mencerminkan semangat nasionalisme, demokrasi, dan keadilan yang menjadi pondasi negara Indonesia.