Kiriman dibuat oleh Aulia Rahmi Shakira

Nama: Aulia Rahmi Shakira
NPM: 2315061104
Kelas: PSTI D

Dalam jurnal ini, saya menganalisis bahwa jurnal ini membahas pemilu serentak 2019 di Indonesia, yang merupakan pemilu pertama di mana pemilihan presiden dan wakil presiden dilaksanakan bersamaan dengan pemilihan anggota legislatif. Artikel-artikel dalam jurnal membahas dinamika sosial politik pra-pemilu 2019, penguatan sistem presidensial, upaya mobilisasi perempuan, serta kritik terhadap sistem pemilihan umum serentak 2019. Penulis-penulis seperti Dhuroruddin Mashad dan Sutan Sorik, yang merupakan peneliti senior di Pusat Penelitian Politik LIPI, membahas berbagai aspek politik, politik agama, Asia Selatan, Dunia Islam, dan Minoritas. Hasil penelitian menunjukkan harapan terjadinya coattail effect pada Pemilu Serentak 2019, yang dapat menguatkan sistem presidensial karena dukungan memadai di legislatif. Jurnal ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi diskusi dan kajian mengenai isu-isu atau dinamika sosial politik yang terjadi menjelang pemilu 2019, serta memberikan arah dan pencerahan bagi masyarakat dalam membangun Indonesia yang lebih rasional, adil, dan demokratis.

Nama: Aulia rahmi Shakira
NPM: 2315061104
Kelas: PSTI D

Dalam video tersebut, dapat saya analisis bahwa demokrasi dapat memberikan dampak positif dan negatif. Demookrasi dapat dianggap berisik oleh beberapa orang, namun dengan demokrasi kita dapat kebebasan dalam berpendapat. SElain itu, demokrasi dapat mempertahankan kemanan dan kemakmuran dalam jangka panjang, menjadi alat yang paling efektif untuk mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi publik.

Dari segi penegakan HAM Negara yang memiliki sistem demokrasi didalamnya memiliki skor penegakan HAM yang lebih tinggi dibanding Negara yang tidak menganut sistem demokrasi, warganya juga memiliki angka harapan hidup yang tinggi, dan negara yang menganut sistem demokrasi juga lebih bahagia dan sehat. Walaupun begitu, ada juga beberapa orang yang tidak menyetujui sistem demokrasi ini.

Lalu kita melihat keadaan sekarang, demokrasi di Indonesia semakin menurun. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kepercayaan warga terhadap pemerintah dan politikus, penurunan jumlah keanggitaan parrtai politik, dan regulasi pemerintah yang tidak transparan. Demokrasi akan menjadi lebih baik jika pemerintah dan warganya dapat sama-sama dipercaya dan bekerjasama.


PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Aulia Rahmi Shakira -
Nama: Aulia Rahmi Shakira
2315061104
TI D

A. Sistem politik saat ini seharusnya didasarkan oleh nilai-nilai Pancasila. Pancasila sebagai sistem etika politik memberikan pedoman bagi penyelenggara negara untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan kekuasaan, kebijakan, dan kewenangan sehingga mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

Etika politik memberikan kriteria baik dan buruk bagi tindakan politik yang dilakukan oleh penyelenggara negara maupun masyarakat. Hal ini memastikan bahwa keputusan atau kebijakan yang diambil didasari oleh nilai-nilai Pancasila. Pancasila sebagai sumber nilai memberikan dasar-dasar bagi etika politik untuk menilai dan mengatur perilaku. Etika politik Pancasila juga dapat mengatasi berbagai masalah yang mengancam kehidupan bernegara, seperti dekadensi moral, korupsi, kurangnya kontribusi, pelanggaran HAM, dan kerusakan lingkungan. Namun politik di Indonesia masih melenceng dari nilai-nilai Pancasila, seperti masih adannya nepotisme dan korupsi.

b. Saya melihat etika generasi muda di lingkungan saya mencerminkan etika dan nilai yang dianut olehh bangsa Indonesia, namunn memang generasi muda di sekitar rumah saya bersifat individualis yang tidak sesuai dengan nilai sosial dalam Pancasila.

Untuk mengatasi dekandasi moral kita bisa menerapkan:

-Meningkatkan pemahaman nilai etika Pancasila melalui pendidikan dan sosialisasi yang lebih intensif, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat
.
-Mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam kegiatan-kegiatan yang memperkuat nilai-nilai Pancasila, seperti kegiatan sosial, keagamaan, dan kebangsaan

-Memperkuat peran lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter dan moral generasi muda sesuai dengan nilai-nilai Pancasila

Dengan menerapkan solusi-solusi tersebut dengan baik, kita bisa mengatasi dekandasi moral yang ada di Indonesia ini.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Aulia Rahmi Shakira -
Nama: Aulia Rahmi Shakira
2315061104
TI D

Jurnal tersebut membahas peran media massa dalam penanaman nilai-nilai Pancasila dan kontrol sosial untuk menekan kejahatan di Indonesia. Jurnal ini mengatakan bahwa media massa belum efektif dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Walaupun di Inndonesia sudah diterapkan hukum, namun belum cukup untuk mengendalikan masyarakat. Dalam hal ini, media massa bertanggung jawab atas beredarnya muatan komunikasi massa, memengaruhi masyarakat tentang hukum, dan mengangkat profil dan tugas lembaga atau aparat hukum, namun belum efektif dalam menanggulangi kejahatan. Norma Pancasila menjadi tolak ukur bagi seluruh penilaian terhadap kegiatan di Indonesia.

Dalam junal ini, dikatakan bahwa media massa harus memegang teguh Pancasila sebagai tolak ukur dalam penilaian terhadap kegiatan di Indonesia. Kita bisa melakukan pendekatan sosial, pendekatan undang-undang, dan pendekatan asas. Jurnal ini membicarakan bawa media massa belum sepenuhnya efektif dalam mengamalkan nilai-nilai pancasila dan kebijakan penanggulangan kejahatan.

PSTI C dan D MKU Pancasila -> Forum Analisis Jurnal

oleh Aulia Rahmi Shakira -
Nama: Aulia Rahmi Shakira
2315061104
TI D

Jurnal ini membahas pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK. Metode yang digunakan dalam penelitian pada jurnal ini menggunakan analisis deskriptif verifikatif dengan teknoik statistik analisis regresi sederhana dan sebelumnya data diuji validias dan reliabilitasnya menggunakan pearson product moment.

Secara umum, hasil dari penelitian inni memiliki hasil responden pengembangan kepribadian Pancasila yang baik. Hal ini diuktikan dengan analisis terkait koefisien determinasi (R2) dan signifikasi variabel mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila terhadap variael menyikapi perkembangan IPTEK.

Dalam jurnal ini dikatakan bahwa mahasiswa perlu menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan IPTEK dan berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara.

Oleh karena itu, jurnal ini memberikan pemahaman tentang pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila terhadap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.