Posts made by Aulia Rahmi Shakira

Nama: Aulia Rahmi Shakira
NPM: 2315061104
Kelas: PSTI D
Prodi: Teknik Informatika

Dalam jurnal "Semangat Bela Negara di Tengah Pandemi COVID-19", saya menganalisis bahwa terdapat beberapa poin penting terkait dengan konsep bela negara dan kewajiban warga negara dalam situasi pandemi.

Diawal, jurnal ini menyatakan pentingnya persatuan, gotong royong, dan kerja sama sebagai solusi untuk mengatasi masalah pandemi COVID-19 yang sedang terjadi di seluruh dunia. Dalam konteks ini, bela negara diartikan sebagai kesediaan untuk berbakti dan berkorban demi kepentingan pertahanan dan eksistensi negara. Kesadaran bela negara yang tinggi di kalangan warga negara diharapkan dapat memperkuat fondasi negara dan mengurangi potensi konflik internal.

Kedua, jurnal ini menyatakan dasar hukum bela negara yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2003 tentang pertahanan negara. Pasal-pasal dalam undang-undang tersebut menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk ikut serta dalam upaya pembelaan dan pertahanan negara. Hal ini mencerminkan pentingnya kesadaran warga negara terhadap bela negara sebagai landasan bagi keberlangsungan negara.

Ketiga, jurnal menekankan bahwa bela negara bukan hanya terbatas pada aspek militer, tetapi juga melibatkan berbagai cara lain yang dapat dilakukan oleh warga negara. Misalnya, dalam konteks pandemi COVID-19, warga negara dapat berkontribusi dengan mematuhi aturan pemerintah, tidak menyebarkan informasi palsu (hoax), dan melindungi para tenaga medis yang sedang berjuang melawan pandemi. Hal ini menunjukkan bahwa bela negara dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, jurnal ini memberikan gambaran yang menyeluruh tentang pentingnya bela negara dalam konteks pandemi COVID-19, serta menekankan peran aktif warga negara dalam memperkuat fondasi negara dan melindungi eksistensi negara di tengah tantangan global.
Nama: Aulia Rahmi Shakira
NPM: 2315061104
Kelas: PSTI D
Prodi: Teknik Informatika

Mealui analisis saya mengenai video tersebut, video ini membahas Ketahanan Nasional. Ketahanan Nasional merupakan keuletan,keterampilan, dan ketangguhan dalam suatu bangsa, serta kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang.

Dalam video tersebut, di ilustrasikan bahwa Negara kita dilindungi dengan dinding dan dari luar dinding tersebut banyak pihak yang akan menyerang dan menghancurkan dinding tersebut. PIhak-pihak tersebut dapat membawa tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan bagi Negara kita. Lawan akan menyerang integritas, identitas bangsa, kelangsunan hidup, dan perjuangan mencapai tujuan nasional di Indonesia. Cara lawan menyerang dinding tersebut bisa dengan secara langsung seperti Belanda, dari luar seperti Amerika yang ingin menjajah filipina, dari dalam Negara, dan secara tidak langsung seperti china yang secara bertahap menguasai industry perekonomian di Indonesia.

Ancaman bisa berdasarkan unsur TRIGATRA dan PANCA GATRA. Ancaman TRI GATRA, yaitu meliputi lokasi dab posisi geografis, keadaan dan kekayaan alam, dan kemampuan penduduk, edangkan PANCA GATRA meliputi bidang ideology seperti dahulu G30S PKI, bidang politik seperti tidak adanya kebebasan dalam bersuara, bidang ekonomi seperti lebih banyak orang yang berbelanja di supermarket besar yang dimiliki oleh orang luar dibanding dengan pasar tradisional yang diisi dengan pedagang local, bidang sosial budaya seperti tradisi, dan bidang ketahanan dan keamanan.

Untuk mengatasi ancaman TRI GATRA kita dapat melakukan peningkatan pitensi laut dan darat , memberikan kesadaran nasional mengennai pemanfaatan alam, dan memperbaiki kemampuan penduduk dengan pendidikan. Sedangkan, untuk mengatasi ancaman PANCA GATRA dari bidang ideology adlaah bagaimana rangkaian nilai dapat menampung aspirasi, dari bidang politik adalah melalui demokrasi dan kesimbangan input dan output, dari bidang ekonomi melalui sarana, modal, dan teknologi, dari bidang sosial budaya melalui tradisi, pendidikan, dan kepemimpinan, dan dari bidang pertahanan dan keamanan melalui partisipasi dan kesadaran masyarakat.
Nama: Aulia Rahi Shakira
NPM: 2315061104
Kelas: PSTI D
Prodi: Teknik Informatika

A. Artikel ini membahas keadaan HAM di Indonesia pada tahun 2019 yang dianggap suram oleh berbagai lembaga, seperti KOMNAS HAM dan LBH Jakarta. Hal ini disebabkan sari 2019 pelanggaran HAM berat yang ada di masa lalu belum ditangani dengan baik, kebebasan berekspresi dan beragama masih dibatasi, terjadi diskriminasi gender, masalah HAM di Papua, dan hukumanmati dan eksekusi di luar pengadilan.

Namun, hal positif yang bisa terjadi dari peristiwa tersebut, yaitu adanya ratifikasi perjanjian HAM Internasional yang menunjukkan komitmen untuk melindunngi HAM, gerakan mahasiswa bakit kembali sebagai control sosial terhadap jalannya kekuasaan, dan terbukanya kesadaran dan partisipasi warga sipil untuk memperjuangkan hak-hak mereka.

B. Demokrasi yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat atau budaya asli Indonesia, seperti gotong royong dan musyawarah mufakat adalah bentuk bagian ntegral dari udaya Indonesia yang sejala dengan prinsip prinsip demokrasi. Prinsip demokrasi yang berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa membuktikan bahwa setiap warga Indonesia harus menghormati nilai-nilai agama dan kepercayaan, hal ini dapat memberikan kerangka moral dan etika yang kuat dalam proses demokratis Indonesia.

C. Mennurut saya, secara prakik demokrasi di Indonesia belum terjalan dengan sempurna dan masih belum menjunjung tinggi nilai HAM. Misalnya saja masih banyak kurangnya kebebasan dalam mengeluarkan ekspresi kita sebaga warga Negara, seperti masalah HAM di Papua yang sudah djelaskan dalam artikel diatas dan masih lemahnya penegakan hukum di Indonesia menyebabkan perwujudan demokrasi tidak adil dan merata.

D. Sebagai mahasiswa sikap yang bisa saya ambil adalah memaksimalkan hak pilih saya untuk memilih anggota parlemen yang benar-benar bisa dipercaya sebelum anggota parlemen tersebt benar benar terpilih, lalu jika memang sudah terpilih dan kita tentunya tidak bisa mengutak atik permasalahan pengangkatan anggota parlemen, sebagai mahasiswa saya dapat melakukan aksi protes, melakukan penolakan, dan mengkritik anggota tersebut.

E. Tanggapan saya adalah sangat mengecewakan, karena pihak pihak yang memiliki kuasa tentunya kekuasaan mereka harus dapat persetujuan dari masyarakat Indonesia walaupun mereka memiliki kekayaan. Ketika mereka memanfaatkan kepercayaan tersebut, maka akan menimbulkan ancaman bagi demokrasi dan HAM sepreti dapat menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Tentunnya hal tersebut sangat buruk untuk masa depan Indonesia. Indonesia akan menjadi Negara yang menjadi tempat kekerasan dan pelanggaran HAM akibat eksploitas emosi, memecah belah masyarakat, dan menyebabkan kemunduran demokrasi. Hal-hal ini sangat bertentangan dengan HAM yang menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kebebasannya.